TEKNIK TENAGA LISTRIK (SELASA)

110
1162

Setelah pembelajaran di kelas, bacalah buku Christopher R Robertson. 2008. Fundamental Electrical and Electronic Principles. Burlington, Elsevier Ltd. Pelajari bab 3 Electric Fields dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Jelaskan mengenai hokum Coulomb.
  2. Jelaskan apa yang dimaksud medan listrik, kuat medan listrik, fluks listrik, dandensitas fluks.
  3. Dua buah plat parallel dengan ukuran 25 x 25 mm memiliki muatan yang berlawanan sebesar 55 mC. Tentukan kerapatan medan listrik yang ada di antara kedua plat tersebut.
  4. Dua buah plat parallel dipisahkan oleh suatu dielektrikum dengan tebal 2,5 mm bermuatan 40mC saat dihubungkan dengan sumber tegangan 150 V. jika luas penampang efektif medan listrik antara kedua plat adalah 145 mm2, tentukan kuat medan listrik dan densitas fluksnya.

Silakan diskusikan dengan teman-teman dan jawaban bisa ditulis di dalam kolom komentar. Perlu diperhatikan: 1) jawaban diawali dengan menuliskan NIM dan setiap mahasiswa membuat/merumuskan jawaban dengan versi masing-masing (tidak copy paste jawaban teman) meskipun hasil diskusi bersama, 2) Setiap soal di atas, jawabannya di tulis dalam satu kolom komen (tiap menjawab satu soal, langsung kirim), soal nomor 2 dst ditulis dalam kolom komen yang terpisah (satu kolom komen hanya untuk menjawab satu soal saja). Jawaban ditunggu sampai hari Rabu, 4 September 2019 pukul 17.00. Selamat berdiskusi (DW).

110 COMMENTS

  1. 5211418027
    1. Hukum coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

  2. 5211418027
    2. Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya.

    Kuat Medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.

    Fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu

    Densitas flucks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu

  3. 5211418024

    1. Hukum coulomb adalah hukum yang menjelaskan antara 2 titik yang memiliki muatan, yang mana muatan tersebut akan menghasilkan gaya tarik menarik atau tolak menolak pada jarak tertentu.

  4. 5211418021

    1. Hukum Coulomb berbunyi “Besar gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat antara kedua jarak tersebut”.

    Dari hukum tersebut menghasilkan persamaan berupa
    F= k |Q1| |Q2| / r.r
    Dengan
    F = Besar Gaya Coulomb (N)
    K = Koefisien dengan nilai 8,99 x 10 pangkat 9 Nm.m/C.C
    Q1= Muatan pada partikel 1 (C)
    Q2 =Muatan pada partikel 2 (C)
    r= Jarak dantara dua buah partikel (m)

    Hukum ini menjelaskan misalnya ada buah muatan Q1 dan Q2 berada pada jarak r satu sama laian dalam ruang hampa udara. jika Q1 dan Q2 memiliki muatan yang sama, maka akan terjadi tolak menolak. Jika kedua muatan berbeda maka akan terjadi tarik menarik.

  5. 5211418025

    1. Hukum Coulomb adalah hukum yang menyatakan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan. Pada dasarnya hukum coulomb menyatakan bahwa interaksi muatan listrik yang sejenis akan tolak-menolak, sedangkan untuk muatan yang berbeda jenis akan tarik-menarik.

  6. 5211418005

    Hukum Coulumb adalah hukum yang menyatakan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan.

  7. 5211418024

    2. Medan listrik adalah ruangan yang mendapatkan gaya listrik karena didalamnya terdapat benda yang bermuatan listrik.

    Kuat medan listrik adalah besaran gaya per satuan muatan listrik di titik tersebut.

    Fluks listrik adalah medan listrik yang mengarah ke arah tertentu.

    Densitas fluks adalah besar medan magnet yang menembus luas bidang atau luas penampang secara tegak lurus.

  8. 5211418025

    2. Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb).

    Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.

    Fluks Listrik ɸ adalah Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Sedangkan Muatan yang terjadi diluar permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik.

    Densitas flucks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu

  9. 5211418005

    2)
    – Medan listrik adalah ruangan di sekitar benda bermuatan listrik, di mana jika sebuah benda bermuatan listrik berada di dalam ruangan tersebut maka akan mendapat gaya listrik.Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb
    – Kuat medan listrik adalah besaran yang menyataakan gaya coulumb per satuan muatan di suatu titik.
    – Fluks listrik adalah jumlah garis Medan listrik yang menembus tegak lurus suatu bidang.
    – Densitas fluks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu.

  10. 5211418001

    1. Hukum Coulomb adalah hukum yang menyatakan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan. Pada dasarnya hukum coulomb menyatakan bahwa interaksi muatan listrik yang sejenis akan tolak-menolak, sedangkan untuk muatan yang berbeda jenis akan tarik-menarik.

  11. 5211418001

    2)-Medan listrik adalah daerah di sekitar benda bermuatan listrik yang masih mengalami gaya listrik. Jika muatan lain berada di dalam medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik, muatan tersebut akan mengalami gaya listrik berupa gaya tarik atau gaya tolak. Listrik mengalir dari saluran positif ke saluran negatif.
    -Kuat medan listrik di suatu titik dalam medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan listrik di titik itu. Kuat medan listrik dinyatakan dengan lambang E.
    -fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu. Secara matematis, fluks listrik adalah hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara
    garis medan listrik dengan garis normal yang tegak lurus permukaan.
    -Kerapatan fluks listrik (density of electric flux) D adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garistersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut.

  12. 5211418016

    1.Hukum Coulomb ditemukan oleh ahli fisika asal Perancis yang bernama Charles Augustin de Coulomb. Coulomb melakukan penelitan mengenai gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang diberi muatan listrik yang dipisahkan oleh jarak tertentu. Hukum Coulomb pada dasarnya menyatakan bahwa interaksi muatan listrik yang sejenis akan tolak-menolak, sedangkan muatan yang berlainan jenis akan tarik-menarik. Dari hasil percobaan Coulomb dapat dinyatakan bunyi Hukum Coulomb sebagai berikut:
    “Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing – masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.”
    Sehigga Hukum Coulomb dapat dirumuskan sebagai berikut:
    F = k x q1 x q2 / r^2
    Keterangan :
    F = Gaya Coulomb (N)
    k = Konstanta pembanding = 9 x 10^9 Nm^2 / C^2
    q1 = Besar muatan 1 (C)
    q2 = Besar muatan 2 (C)
    r = Jarak antar muatan (m)

  13. 5211418016

    2.- Medan listrik ialah dampak yang terjadi oleh adanya muatan listrik, mislnya elektron, ion maupun proton dalam ruangan yang ada di sekelilingnya. Medan listrik mempunyai satuan N/C (Newton/Coulomb).
    beberapa sifat dari medan listrik antara lain sebagai berikut:
    a. Skema gaya listrik tidak mudah terpotong.
    b. Skema gaya listrik sering menuju radial berhenti dari muatan positif dan bertemu menuju muatan negatif.
    c. Bertambah rapat skema gaya listrik pada suatu tempat, sehingga medan listrik pada tempat tersebut bertambah kuat dan sebaliknya.
    Rumus medan listrik
    F = k x Q x q / r^2
    – Kuat medan listrik adalah vektor gaya Coulomb yang bekerja pada satu satuan muatan yang kita letakkan pada suatu titik dalam medan gaya.
    – Fluks listrik adalah banyaknya medan listrik yang menembus suatu bidang dengan arah tegak lurus.
    – Densitas fluks adalah medan vector yang mengambil arahnya dari garis-garis fluks.

  14. 5211418013

    1. Hukum Coulomb menyatakan bahwa gaya tarik menarik atau tolak menolak antara benda yang bermuatan listrik berbanding lurus dengan hasil dari muatan dari masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :
    F = k q1.q2/r^2

    Keterangan :
    F = Gaya Coulomb (N)
    k = Konstanta Pembanding = 9 x 10^9 Nm^2/C^2
    q1 = Besar Muatan 1 (C)
    q2 = Besar Muatan 2 (C)
    r = Jarak Antar Muatan (m)

  15. 5211418013

    2. Medan listrik merupakan sebagai ruangan di sekitar benda bermuatan listrik, di mana jika sebuah benda bermuatan listrik berada di dalam ruangan tersebut akan mendapat gaya listrik (gaya Coulomb), untuk menggambarkan medan listrik digunakan garis-garis gaya listrik yang digambarkan garis lengkung yang dianggap sebagai lintasan yang ditempuh oleh muatan positif yang bergerak dalam medan listrik.

    Kuat medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan yang diberikan pada muatan uji yang ditempatkan di dalam medan listrik dan disimbolkan dengan E. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :
    E = F/q

    Fluks Listrik adalah ukuran aliran medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup yang suatu garis fluks listrik berawal dari +1C dan berakhir pada -1C sehingga fluks listrik diukur dalam coulomb. Maka dari itu Jumlah fluks listrik yang keluar dari muatan positif atau masuk ke muatan negatif sama dengan besarnya muatan tersebut, yang dapat dirumuskan sebagai berikut : Ψ = Q

    Densitas fluks listrik yang biasa disimbolkan dengan “D” didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Yang dapat dirumuskan sebagai berikut : D = Ψ/A atau D = Q/A

  16. 5211418015

    1). Hukum Coulomb adalah gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan bergantung pada besarnya muatan-muatan serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.

    Secara matematik : F = (|q1| |q2|) /r.r

    dimana q1 dan q2 adalah ukuran relatif dari kedua muatan. Persamaan diatas disebut hukum Coulomb. Dengan memasukan konstanta pembanding k yang harganya 9,0 x 109 N.m2/C2 maka :

    F = k (q1q2)/r.r

    Satuan SI dari muatan adalah Coulomb. Satu Coulomb adalah banyaknya muatan yang mengalir melalui setiap penampang kawat dalam waktu satu detik jika sebuah arus tetap sebesar satu ampere terdapat didalam kawat tersebut. Simbolnya q = it.

  17. 5211418027
    4. d = 2,5 X 10-3 m
    Q = 40 X 10-3C
    V = 150V
    A = 145 X 10-6
    a. E = V/D Volt/meter
    = 150/ 2,5 X 10-3= 75 KV/m
    b. D= Q/A coulomb/meter2= 40 X 10-3/145 X 10-6= 275,9 C/m2

  18. 5211418023

    1) Hukum ini menjelaskan tentang hubungan antara gaya yang muncul antara dua titik muatan, yang dipisahkan oleh jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah antar keduanya. Satuan internasional untuk muatan listrik diberi nama C (Coulomb)
    Charles Augustin de Coulomb dia menyimpulkan bahwa:
    Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.
    Saat dua muatan sejenis didekatkan satu sama lain akan terdapat gaya yang saling menolak yang mencegah kedua muatan itu bersatu. Lain halnya dengan dua buah muatan yang berbeda muatan saat didekatkan akan timbul gaya saling tarik-menarik. Gaya tarik-menarik dan gaya tolak-menolak ini disebut gaya elektrostatis.

  19. 5211418018

    1 Hukum Coulomb : Besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak oleh dua benda yang mempunyai muatan listrik sejenis akan berbanding lurus pada muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik pada kuadrat jarak pada dua benda tersebut.

    Maka didapatkan persamaan :
    F = k.|q1|.|q2|/ r.r
    keterangan :
    F = Besar Gaya Coulomb (N)
    k = konstanta pembanding 9 × 10 pangkat 9 Nm2/C2
    q1 = besar muatan pertama satuan Coulomb (C)
    q2 = besar muatan kedua satuan Coulomb (C)
    r = jarak antara 2 benda muatan pada satuan meter (m)

  20. 5211418013

    3. Diberikan :
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm^2 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2

    Ditanya :
    D…?

    Dijawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    D = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    D = 88 C/m^2

  21. 5211418001

    3. Diketahui:
    Q=55mC= 55 x 10^-3 C
    A=25 x 25mm=625mm^2=625 x 10^-6 m^2
    Ditanya: D=?
    D=Q/A
    D=55 x 10^-3 C/ 625 x 10^-6 m^2
    D=0,088 x 10^3 C/m^2
    D=88 C/m^2

  22. 5211418014
    1. Hukum Coulomb menjelaskan tentang gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua muatan listrik. Seperti bunyinya yaitu “besar gaya tolak menolak atau gaya tarik menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus dengan besar masing masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda bermuatan”.

  23. 5211418015

    2).
    #medan listrik adalah suatu daerah/ruang di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik.
    medan listrik digambarkan dengan garis gaya listrik yang arahnya keluar (menjauhi) muatan positif dan masuk (mendekati) muatan negatif.

    #Kuat medan listrik adalah besarnya gaya Coulomb untuk tiap satu satuan muatan.
    Secara sistematis : E = F/q
    E = kuat medan listrik (N/C)
    F = gaya Coulomb (N)
    q = muatan uji (C)

    # fluks listrik adalah ukuran aliran medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup.
    • arah fluks listrik bergantung pada tanda muatan netto.
    • muatan di luar permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik.
    • ukuran permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik.

    # densitas fluks adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut.

  24. 5211418021

    3.Diketahui
    A = 25mm x 25mm
    = (25X25X0,000001) m²
    = 0,000625
    Q = 55 mC
    =55 X 0,001 C
    Ditanya = D ?

    Jawab :
    D = Q/A Coulomb/meter²
    D = 55X0,001/625X0,000001
    D = 88C/m²

  25. 5211418016

    3.Diketahui :
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm^2 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2
    Ditanyakan : D = ….?
    Jawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    D = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    D = 88 C/m^2

  26. 5211418024

    3. diketahui :
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2

    ditanya :
    D = ?

    dijawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10^-3 C / 625 10^-6 m^2
    D = 0,088 x 10^3 C/m^2
    D = 88 C/m^2

  27. 5211418015

    3).
    diketahui:
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm^2 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2
    ditanya :
    D…?
    jawab :
    D = Q / A
    = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    = 88 C/m^2

  28. 5211418005

    3)
    Dik :
    Q = 55 mC = 55 x 10-3 C
    A = 25 x 25 mm2 = 625 mm2 = 625 x 10-6 m2
    Dit : D?
    Jawab:
    D = Q / A
    D = 55 x 10-3 C / 625 x 10-6 m2
    D = 8,8 x 10-2 x 10^3 C/m2
    D = 88 C/m2

  29. 5211418013

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2

    Ditanya :
    a. E…?
    b. D…?
    Dijawab :
    a. E = V/d
    E = 150 V / 2,5 x 10^-3 m
    E = 60 x 10^3 V/m
    E = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    D = 4 x 10^-2 C / 145 x 10^-6 m^2
    D = 2,7586 x 10^-2 x 10^4 C/m^2
    D = 275,86 C/m^2

  30. 5211418004

    1. Hukum Coulomb
    Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya. Hukum Coulomb ini didapatkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli Fisika Prancis, Charles Augustin Coulomb pada tahun 1736-1806 yang berbunyi bahwa:
    “besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik (yang kemudian disebut gaya Coulomb) berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut“
    Pernyataan Charles Augustin Coulomb (1736-1806) yang kemudian dikenal dengan Hukum Coulomb yang dinyatakan dalam persamaan :

    di mana :
    F= gaya tarik-menarik atau tolak-menolak/gaya Coulomb (Newton)
    k = bilangan konstanta = = 9. 109N m2/C2
    q1, q2 = muatan listrik pada benda 1 dan benda 2 (Coulomb/C)
    r = jarak pisah antara kedua benda (m)

    Gaya tarik-menarik akan terjadi jika muatan kedua benda berbeda jenis, dan gaya tolak-menolak akan terjadi jika kedua muatan benda sejenis.

    • 5211418014
      4. Diketahui
      d= 2.5 mm
      = 2.5 x 10 ^-3
      Q= 40 mC
      = 40 x 10^-3
      V= 150 v
      A= 145 mm^2
      = 145 x 10 ^-6 m²

      Ditanya, a. E=….?
      b. D=….?
      Jawab,
      a. E= V/d
      = 150 v/ 2.5 x 10^-3 m
      = 60.000 V/m
      = 60 kV/m
      b. D= Q/A
      = 40 x 10^-3 C / 145 x 10^-6
      = 0.27586 x 10 ^3
      = 275.86 C/m²

  31. 5211418005

    4.
    Dik :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Dit :
    a. E?
    b. D?
    Jawab :
    a.
    E = V/d
    E = 150 V / 2,5 x 10^-3 m
    E = 60 x 10^3 V/m
    E = 60 kV/m

    b.
    D = Q / A
    D = 4 x 10^-2 C / 145 x 10^-6 m^2
    D = 2,7586 x 10^-2 x 10^4 C/m^2
    D = 275,86 C/m^2

  32. 5211418001

    4. Diketahui:
    d= 2,5 x 10^-3 m
    V=150 V
    A= 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Q= 40mC= 40 x 10^-3 C
    Ditanya:
    – E =?
    – D =?
    Jawab:
    -E=V/d
    E= 150 V/2,5/ 10^-3 m
    E= 60 x 10^3 V/m

    -D= Q/A
    D= 40 x 10^-3 C/ 145 x 10^-6 m^2
    D= 0,2758 x 10^3 C/m^2
    D= 275, 8 C/m^2

  33. 5211418019

    1. Hukum coulomb yaitu hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.Hukum coulomb menjelaskan jika ada muatan Q1 dan Q2 memiliki muatan yang sama, maka akan terjadi tolak menolak. Jika kedua muatan berbeda maka akan terjadi tarik menarik.

  34. 5211418008

    1. Hukum Coulomb mempunyai kesamaan dengan hukum gravitasi Newton. Persamaannya terletak pada perbandingan kuadrat yang terbalik dalam hukum gravitasi Newton. Perbedaannya adalah gaya gravitasi selalu tarik-menarik, sedangkan gaya listrik dapat bersifat tarik-menarik maupun tolak-menolak. Pada dasarnya hukum coulomb menyatakan muatan listrik yang sejenis tolak-menolak, sedangkan muatan listrik tak sejenis tarik-menarik. Dimana Hukum Coulomb sendiri adalah salah satu hukum dari dasar ilmu fisika yang berkaitan dengan kelistrikan.

  35. 5211418015

    4).
    diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 0.001 m
    Q = 40 mC = 4 x 0.01 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 0.000001 m^2
    ditanya :
    a. E…?
    b. D…?
    jawab :
    a. E = V/d
    = 150 V / 2,5 x 0.001 m
    = 60 x 1000 V/m
    = 60 kV/m
    b. D = Q / A
    = 4 x 0.01 C / 145 x 0.000001 m^2
    = 275,8620 C/m^2

  36. 5211418016

    4.Diketahui :
    d= 2,5 x 10^-3 m
    V=150 V
    A= 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Q= 40mC= 40 x 10^-3 C

    Ditanya :
    a.) E = ….?
    b.) D = ….?

    Jawab :
    a.) E=V/d
    E= 150 V/2,5/ 10^-3 m
    E= 60 x 10^3 V/m

    b.) D= Q/A
    D= 40 x 10^-3 C/ 145 x 10^-6 m^2
    D= 0,2758 x 10^3 C/m^2
    D= 275, 8 C/m^2

  37. 5211418018

    2. Medan listrik : Merupakan dampak yang terjadi oleh adanya muatan listrik, jika muatan lain berada di dalam medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik, muatan tersebut akan mengalami gaya listrik berupa gaya tarik atau gaya tolak.

    Kuat medan listrik : merupakan hasil bagi gaya coulumb yang bekerja pada muatan uji dengan besar muatan uji tersebut. Kuat medan listrik disimbolkan E. secara matematis kuat medan listrik dirumuskan.
    E = F / q

    Fluks listrik : Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Sedangkan muatan yang terjadi diluar permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik. Dalam fluk listrik jumlah fluks listrik yang keluar dari muatan positif atau masuk ke muatan negatif sama dengan besarnya muatan tersebut.

    Densitas flucks : suatu ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu. dirumuskan D = Q / A

  38. 5211418014
    2. *Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik,seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada disekitarnya. Medan listrik miliki satuan N/C atau dibaca Newton/Coulomb.
    * Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya Coulomb persatuan muatan disuatu titik
    * Fluks listrik adalah adanya medan listrik yang mengarah kearah tertentu pada topik garis-garis gaya listrik telah dijelaskan bahwa medan listrik digambarkan menggunakan garis-garis medan listrik karena fluks listrik juga sama. Jadi fluks listrik adalah garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    * Densitas fluks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu. Fluks Magnetik yang melalu bidang tertentu itu sebanding dengan nilai jumlah medan magnet yg melalui bidang tersebut dan jumlah ini sudah termasuk kedalam pengurangan atas medan magnet yg berlawanan arah.

  39. 5211418021

    2. Medan listrik adalah dampak yang terjadi oleh adanya muatan listrikmisalnya karena elektron, ion, mapun proton dalam ruangan yang ada didalam sekelilingnya.
    Kuat Medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    dengan persamaan
    E= F/q
    E=Kuat medan listrik
    F=gaya coulomb
    q=Muatan Uji
    Fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu (menembus luas permukaan)
    Densitas fluks didefinisikan sebagai banyaknya fluks per satuan meter persegi medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya.
    dapat dibuat persamaan
    D = Ψ/A atau D = Q/A

  40. 5211418023

    2)
    *medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb).
    * Kuat medan listrik adalah vektor gaya Coulomb yang bekerja pada satu satuan muatan yang kita letakkan pada suatu titik dalam medan gaya.
    * Fluks Listrik adalah Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Sedangkan Muatan yang terjadi diluar permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik.
    * Densitas fluks listrik disimbolkan dengan (D) diartikan sebagai jumlah fluks/m² medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Dirumuskan sebagai berikut : D = Q/A

  41. 5211418008

    2. • Medan Listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listrik.
    • Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    • Fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu, Secara matematis, fluks listrik adalah hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara garis medan listrik dengan garis normal yang tegak lurus permukaan.
    • Densitas fluks adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal serta dapat melewati luas permukaan pada penampang.

  42. 5211418019

    2.> Medan listrik adalah daerah pengaruh yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Satuan medan listrik adalah ( N/C ) = newton/coulomb.

    >Kuat Medan Listrik adalah Nilai yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan pada suatu titik.

    >Fluks Listrik merupakan Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Sedangkan Muatan yang terjadi diluar permukaan tertutup tidak berpengaruh pada fluks listrik.

    >Densitas flucks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu.

  43. 5211418012

    1. Hukum Coulomb menjelaskan tentang gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua muatan listrik. Seperti bunyinya yaitu, ” besar gaya tolak menolak atau gaya tarik menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus dengan besar masing masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda bermuatan.”
    Fc = k(Q1×Q2)/r^2
    Keterangan:
    Fc = gaya tarik-menarik atau gaya tolak-menolak dengan satuan Newton (N)
    Q1 = besar muatan pertama dengan satuan Coulomb (C)
    Q2 = besar muatan kedua dengan satuan Coulomb (C)
    r = jarak antara 2 benda bermuatan dengan satuan meter (m)
    k = konstanta pembanding besarnya 9 × 10^9 Nm^2/C^2

  44. 5211418021

    4. Diketahui :
    A = 145 mm² = 145 x 0,000001 m²
    d = 2,5 mm = 2,5 x 0,001 m
    Q = 40 mC = 4 x 0,01 C
    V = 150 V

    Ditanya :
    a. E?
    b. D?

    Dijawab :
    a.
    E = V/d
    E = 150 V / 2,5 x 0,001 m
    E = 60 . 0,001 V/m
    E = 60 kV/m
    b.
    D = Q / A
    D = 4 x 0,01 C / 145 x 0,000001 m²
    D = 2,7586 x 0,01 x 0,0001 C/m²
    D = 275,86 C/m²

  45. 5211418018

    3. D1 :
    Q = 55 mC = 0.055 C
    A = 25 mm x 25 mm = 625 mm² = 0.000625 m²

    D2 :
    D = …?

    D3 :
    D = Q / A
    D = 0.055 C / 0.000625 m²
    D = 88 C/m²

  46. 5211418014
    3. Diketahui A= 25×25 mm
    = 25×25 x 10^-6 m²
    = 625 x 10^-6
    Q= 55 mC
    = 55 x 10^-3 C
    Ditanya = D….?
    Jawab. D= Q/A
    =55 x 10 ^-3 C/ 625 x 10^-6 m²
    = 0.088 x 10^3
    = 88 C/m²

  47. 5211418008

    3. Diket => A = 25×25 mm^2 = 625×10^-6 m^2
    Q = 55 mC = 55×10^3 C
    Ditanya => D?
    Jawab => D = Q/A
    = 55×10^-3C / 625×10^-6m^2
    = 8,8×10^-2×10^3 C/m^2
    = 88 C/m^2
    Jadi, kerapatannya yaitu 88 C/m^2

  48. 5211418028
    1. hukum coulomb berbunyi “gaya pada ,uatan akan saling tarik menarik apabila kedua muatan tiak sejenis, dan akan saling tolak-menolak apabila kedua muatan sejenis”
    atau dapat ditarik kesimpulan hukum coulomb adalah hkum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan pada jarak tertentu dengan nilai muatandan jarak pisah keduanya

  49. 4. diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2

    ditanya :
    a. E = ?
    b. D = ?

    dijawab :
    a.
    E = V / d
    E = 150 V / 2,5 x 10^-3 m
    E = 60 x 10^3 V/m
    E = 60 kV/m

    b.
    D = Q / A
    D = 4 x 10^-2 C / 145 x 10^-6 m^2
    D = 2,7586 x 10^-2 x 10^4 C/m^2
    D = 275,86 C/m^2

  50. 5211418010

    1) Hukum Coulomb menjelaskan tentang hubungan antara gaya yang muncul antara dua titik muatan, yang dipisahkan oleh jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah antar keduanya. Satuan internasional untuk muatan listrik diberi nama C.
    Hukum coulomb pada dasarnya menyatakan muatan listrik yang sejenis akan tolak-menolak, dan yang tidak sejenis akan tarik-menarik.

    Bunyi Hukum Coulomb:
    Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.

  51. 5211418018

    4. D1 :
    d = 2,5 mm = 0.0025 m
    Q = 40 mC = 0.04 C
    V = 150 V
    A = 145 mm² = 0.000145 m²

    D2 :
    a. E = ….. ?
    b. D = ….. ?

    D3 :
    a. E = V/d
    E = 150 V / 0.0025 m
    E = 60000 V/m = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    D = 0.04 C / 0.000145 m²
    D = 275.86 C/m²

  52. 5211418012

    2. A. medan listrik adalah daerah/ruang/space di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik dari muatan tersebut. Medan listrik didefinisikan sebagai gaya listrik persatuan muatan. Medan listrik digambakan dengan garis-garis listrik yang arahnya keluar (menjauhi) muatan positif dan masuk (mendekati) muatan negatif
    B. Kuat medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan yang diberikan pada muatan uji yang ditempatkan di dalam medan listrik dan disimbolkan dengan E
    C. fluks listrik dapat diartikan sebagai aliran medan listrik. Kata aliran di sini tidak menunjukkan medan listrik mengalir seperti air mengalir, tetapi menjelaskan adanya medan listrik yang mengarah ke arah tertentu.
    D. densitas fluks adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut.

  53. 5211418004

    2. a. Medan listrik adalah efek yang ada di suatu ruang/area benda bermuatan listrik yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton. Medan listrik memiliki satuan N/C (Newton/Coulomb). Arah dari medan listrik itu menjauhi sumber positif dan mendekati sumber negatif. Medan listrik dapat digambarkan dengan garis-garis khayal yang dinamakan garis-garis gaya listrik.

    b. Kuat medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan yang diberikan pada muatan uji yang ditempatkan di dalam medan listrik dan disimbolkan dengan E. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :
    E = F/q

    c. Fluks Listrik adalah ukuran aliran medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup yang suatu garis fluks listrik berawal dari +1C dan berakhir pada -1C sehingga fluks listrik diukur dalam coulomb. Maka dari itu Jumlah fluks listrik yang keluar dari muatan positif atau masuk ke muatan negatif sama dengan besarnya muatan tersebut, yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
    Ψ = Q

    d. Densitas fluks listrik yang biasa disimbolkan dengan “D” didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
    D = Ψ/A atau D = Q/A

  54. 5211418003

    1. Hukum Coulumb menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya diantara kedua muatan tersebut, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak.
    Hukum Coulumb adalah hukum yang menjelaskan antara gaya yang timbul di antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.
    Arah gaya pada masing masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut.Gaya yang timbul menyebabkan kedua titik saling tarik menarik ataupun tolak menolak tergantung nilai dari masing masing muatan .

    Hk.Coulumb :
    F = K x Q1 x Q2 / r^2

  55. 5211418023

    3)
    *Diketahui :
    Q = 55 mC = 55 x 10-3 C
    A = 25 x 25 mm² = 625 mm² = 625 x 10-6m²

    *Ditanya :
    D?

    *Jawab:
    D = Q / A
    D = 55 x 10-3 C / 625 x 10-6 m²
    D = 8,8 x 10-2 x 10^3 C/m²
    D = 88 C/m²

  56. 5211418008

    4. Diket => Q=40mC = 4×10^-2C
    V=150 V
    d=2,5mm = 2,5×10^-3m
    A=145mm^2 = 145×10^-6m^2
    Ditanya=> • E
    • D
    Jawab=>
    •E=V/d
    =150V/2,5×10^-3m
    =60×10^3V/m

    •D=Q/A
    =4×10^-2C / 145×10^-6m^2
    =2,7586×10^-2×10^4C/m^2
    =275,86C/m^2
    Jadi, kuat medannya yaitu 60×10^3V/m dan densitas fluksnya yaitu 275,86C/m^2

  57. 5211418019

    3. Diket :
    Q = 55 mC = 0.055 C
    A = 25 mm x 25 mm = 625 mm² = 0.000625 m²

    Ditanya :
    D = …?

    Jawab :
    D = Q / A
    D = 0.055 C / 0.000625 m²
    D = 88 C/m²

  58. 5211418028
    2. -medan listrik adalah ruangan disekitar benda yang beermuatan listrik dan mendapat pengaruh dari benda tersebut
    -kuat medan listrik adalah besarnya gaya coulomb persatuan muatan, disembolkana dengan E dan secara matematis dirumuskan E = F/q
    -fluks listrik adalah ukuran aliran medan listrikyang melalui sebuah permukaan tertutup
    -densitas fluks adalah banyaknya flugs persatuan meter persegi medan listrik

  59. 5211418012

    3. Diketahui :
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm^2 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2
    Ditanya : D = …?
    Dijawab :

    D = Q/A
    D = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    D = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    D = 88 C/m^2

  60. 5211418003

    2. A. Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan karena adanya muatan listrik seperti elektron , ion , dan proton dalam ruangan yang terdapat disekitarnya atau juga dapat di artikan medan listrik adalah ruangan disekitar benda bermuatan listrik , dimana jika suatu benda bermuatan listrik berada di dalam ruangan tersebut akan mendapat gaya listrik.
    Satuan dari medan listrik adalah N / C

    B. Kuat medan listrik adalah gaya per satuan muatan yang dikenakan pada muatan uji dan ditempatkan di dalam bidang listrik.
    Kuat medan listrik terjadi karena di pengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda.
    Kuat medan listrik dilambangkan dengan E

    C. Fluks listrik adalah hasil kali antara kuat medan listrik ( E ) dengan luas penampang ( A) yang tegak lurus dengan medan listrik tersebut .
    Satuan dari fluks listrik adalah Weber.

    D. Densitas listrik adalah didefinisikan sebagai fluks setiap satuan luas penampang. Kerapatan fluks listrik D arah dari D pada tiap titik merupakan arah garis fluks pada titik tersebut dan besarnya sama dengan banyaknya garis fluks .

  61. 5211418004

    3. Diketahui:
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 mm^2 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2

    Ditanyakan : D…?

    Jawab :
    D = Q / A
    = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    = 88 C/m^2

  62. 5211418004

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 0.0025 m
    Q = 40 mC = 0.04 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 0.000145 m^2

    D2 :
    a. E = ….. ?
    b. D = ….. ?

    D3 :
    a. E = V/d
    E = 150 V / 0.0025 m
    E = 60000 V/m = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    D = 0.04 C / 0.000145 m^2
    D = 275.86 C/m^2

  63. 5211418002

    1. Hukum coloumb adalah hukum yang pada dasarnya menyatakan muatan listrik yang sejenis akan tolak menolak, dan yang tidak sejenis akan tarik menarik. Hukum coloumb berbunyi “Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut

    Maka didapatkan persamaan :
    F = k.|q1|.|q2|/ r.r
    keterangan :
    F = Besar Gaya Coulomb (N)
    k = konstanta pembanding 9 × 10 pangkat 9 Nm2/C2
    q1 = besar muatan pertama satuan Coulomb (C)
    q2 = besar muatan kedua satuan Coulomb (C)
    r = jarak antara 2 benda muatan pada satuan meter (m)

  64. 4. Diketahui :
    d= 2,5 x 10^-3 m
    V=150 V
    A= 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Q= 40mC= 40 x 10^-3 C
    Ditanya :
    A) E = …?
    B) D = …?
    Dijawab :
    A) E=V/d
    E= 150 V/2,5/ 10^-3 m
    E= 60 x 10^3 V/m
    B) D= Q/A
    D= 40 x 10^-3 C/ 145 x 10^-6 m^2
    D= 0,2758 x 10^3 C/m^2
    D= 275, 8 C/m^2

  65. 5211418003

    3. Diketahui :
    A = 25 mm x 25 mm
    = 625 mm
    = 625 x 10 ^ -6 m^2
    Q = 55 mC
    = 55 x 10 ^-3 C

    Ditanya :
    D ( densitas / kerapatan ) ?

    Dijawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10 ^ -3 / 625 x 10 ^ -6
    D = 0,088 x 10 ^ 3 C / m ^2
    D = 88 C / m ^2

  66. 5211418010

    2) a. Medan Listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listrik.
    b. Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    c. Fluks Listrik (ɸ) adalah medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup,memiliki satuan Nm^2/C
    d. Densitas fluks listrik disimbolkan dengan (D) diartikan sebagai jumlah fluks/m² medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Dirumuskan sebagai berikut : D = Q/A

  67. 5211418028
    3. diketahui :Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = 25 x 25 = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2
    Ditanya : D…?
    Jawab : D = Q/A
    = 55 x 10^-3 C / 6 x 10^-6 m^2
    = 8,8 x 10 ^-2 x 10^3 C/m^2
    = 88 C/m^2

  68. 5211418010

    3) Diketahui:
    A= 25×25 mm
    = 25×25 x 10^-6 m²
    = 625 x 10^-6
    Q= 55 mC = 55 x 10^-3 C

    Ditanya: D=…?

    Jawab:
    D= Q/A
    =55 x 10 ^-3 C/ 625 x 10^-6 m²
    = 0.088 x 10^3
    = 88 C/m²

  69. 5211418003

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10 ^ -3 m
    Q = 40 mC = 40 x 10 ^ -3 C
    V = 150 volt
    A = 145 mm = 145 x 10 ^ -6 m ^2

    Ditanya :
    A. Kuat medan ( E ) ?
    B. Densitas ( D ) ?

    Dijawab :
    A. E = V / d
    E = 150 V / 2,5 x 10 ^ -3 m
    E = 60 kV / m

    B. D = Q / A
    D = 40 x 10 ^ -3 C / 145 x 10 ^ -6 m ^2
    D = 0,2758 x 10 ^3 C / m^2
    D = 275,8 C / m^2.

  70. 5211418028
    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Ditanya : a. E…?
    b. D…?
    Jawab :
    a. E = V / D
    = 150 V / 2,5 x 10^-3 m
    = 60 x 10^3 V/m
    = 60 kV/m

    b. D = Q/A
    = 4 x 10^-2 C/ 145 x 10^-6 m^2
    = 2,7586 x 10^-2 x 10^4
    = 275,86 C/m^2

  71. 5211418002

    – Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb.
    – Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    – Fluks listrik dapat didefinisikan sebagai jumlah garis gaya yang menembus permukaan yang saling tegak lurus. Dengan demikian muatan satu coulomb menimbulkan fluks listrik satu coulomb.
    – Densitas fluks adalah medan vector yang mengambil arahnya dari garis-garis fluks.

  72. 5211418002

    3. Diketahui :
    A = 25 mm x 25 mm
    = 625 mm
    = 625 x 10 ^ -6 m^2
    Q = 55 mC
    = 55 x 10 ^-3 C

    Ditanya : D…?

    Dijawab :
    D = Q / A
    = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 m^2
    = 8,8 x 10^-2 x 10^3 C/m^2
    = 88 C/m^2

  73. 5211418002

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 0.0025 m
    Q = 40 mC = 0.04 C
    V = 150 V
    A = 145 mm² = 0.000145 m²

    Ditanya :
    a. E = … ?
    b. D = … ?

    Jawab :
    a. E = V/d
    = 150 V / 0.0025 m
    = 60000 V/m
    = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    = 0.04 C / 0.000145 m²
    = 275.86 C/m²

  74. 5211418010

    4) Diketahui :
    A = 145 mm² = 145 x 0,000001 m²
    d = 2,5 mm = 2,5 x 0,001 m
    Q = 40 mC = 4 x 0,01 C
    V = 150 V

    Ditanya :
    a. E=…?
    b. D=…?

    Dijawab :
    a.
    E = V/d
    E = 150 V / 2,5 x 0,001 m
    E = 60 . 0,001 V/m
    E = 60 kV/m

    b.
    D = Q / A
    D = 4 x 0,01 C / 145 x 0,000001 m²
    D = 2,7586 x 0,01 x 0,0001 C/m²
    D = 275,86 C/m²

  75. 5211418017
    1. Hukum Coloumb berbunyi “Gaya pada Muatan akan saling tarik-menarik apabila kedua muatan tidak sejenis, dan akan saling tolak-menolak apabila kedua muatan sejenis”.
    Hukum Coloumb adalah hukum yang menjelaskan antara 2 muatan, yang mana muatan tersebut akan menghasilkan gaya tarik menarik jika tak sejenis atau tolak menolak jika sejenis pada jarak tertentu.

  76. 5211418017
    2. Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik,seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada disekitarnya.
    Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    Fluks Listrik adalah Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup dengan arah tegak lurus.
    Densitas flucks adalah ukuran atau jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu.

  77. 5211418017
    3. Diketahui :
    A = 25 mm x 25 mm = 625 mm^2 = 625 x 10^-6 m^2
    Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    Ditanya : D = ?
    Jawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10^-3 / 625 x 10^-6
    D = 0,088 x 10^3
    D = 88 C/m^2

  78. 5211418017
    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2
    Ditanya : a. E…?
    b. D…?
    Jawab :
    E = V / d
    E = 150 / 2,5 x 10^-3
    E = 60 x 10^3
    E = 60 kV/m

    D = Q / A
    D = 4 x 10^-2 / 145 x 10^-6
    D = 2,7586 x 10^-2 x 10^4
    D = 275,86 C/m^2

  79. 5211418026
    1) Hukum Coulomb menjelaskan tentang gaya tarik – menarik atau tolak- menolak antara dua muatan. Seperti bunyinya yaitu besar gaya tolak- menolak atau tarik – menarik.antara dua benda bermuatan listrik,berbanding lurus dengan besar masing masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda.

  80. 5211418026
    2) – Medan listrik daerah sekitar benda bermuatan listrik yang masih mengalami gaya listrik.
    – Kuat medan listrik adalah vektor gaya coulomb yang bekerja pada satu satuan muatan yang kita letakkan dalam suatu titik dalam medan gaya.
    – Fluks listrik adalah jumlah garis – garis medan listrik yang menembus tegak lurus bidang atau bisa dikatakan sebagai medan listrik dibagi dengan luas permukaan.
    – Densitas listrik merupakan teori fluks listrik pertama kali diterapkan oleh Michael Faraday dengan eksperimennya menggunakan dua buah bola konduktor sepusat yang keduanya diberi bahan elektrik. Pada suatu permukaan bola dimana fluks yang keluar darinya memancar secara radial pada jarak (r) dari muatan tersebut

  81. memancar secara radial pada jarak (r) dari muatan tersebut
    5211418026
    3) Diket : A = 25 × 25 mm = 625 mm^2 = 625 × 10^-6 m^2
    Q = 55 mC = 55 × 10^-3 C
    Ditanya : D…..?
    Jawab : D = Q/A
    = 55 × 10^-3 C / 625 × 10^-6 m^2
    = 0,088 × 10^3 C/ m^2

  82. 5211418026
    4) Diket : d = 2,5 mm = 2,5 × 10^-3 m
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 × 10^-6 m^2
    Q = 40 mC = 40 × 10^-3 C
    Ditanya : – E…….?
    -D…..?
    Jawab : – E = V/d
    = 150 V/ 2,5 × 10^-3 m
    = 60 × 10^3 V/m
    – D = Q/A
    = 40 × 10^-3 C / 145 × 10^-6 m^2
    = 0,2758 × 10^-3 C/m2
    = 275,8 C/m2

  83. 5211418022

    1.hukum coulomb adalah hukum yang menyatakan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan

  84. 5211418020

    1) hukum columb = Ada kekuatan di antara tubuh yang diisi. Ada kekuatan tarik-menarik
    antara muatan yang berlawanan dan kekuatan tolakan antara sejenisnya seperti
    biaya polaritas. Hukum Coulomb menyatakan bahwa kekuatan itu langsung
    sebanding dengan produk dari biaya dan berbanding terbalik
    ke kuadrat jarak antara pusat-pusat mereka

  85. 5211418022

    2. – Medan listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listrik
    – kuat Medan listrik adalah rumusan besarnya gaya Coulomb untuk setiap satuan muatan
    -Fluks Listrik didefinisikan sebagai perkalian medan listrik dengan luasan yang dilaluinya
    -Densitas listrik adalah ukuran/jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu

  86. 5211418019

    4. Diket :
    d = 2,5 mm = 0.0025 m
    Q = 40 mC = 0.04 C
    V = 150 V
    A = 145 mm² = 0.000145 m²

    Ditanya :
    a. E ..?
    b. D.. ?

    Jawab :
    a. E = V/d
    = 150 V / 0.0025 m
    = 60000 V/m
    = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    = 0.04 C / 0.000145 m²
    = 275.86 C/m²

  87. 5211418022

    3.D1:Q = 55 mC = 55 x 10″-3 C
    A = 25 x 25 mm”2 = 625 mm”2 = 625 x 10″-6 m”2
    D2 : D…?
    D3 😀 = Q : A
    D = 55 x 10″-3 C : 625 x 10″-6 m”2
    D = 8,8 x 10″-2 x 10″3 C/m”2
    D = 88 C/m”2

  88. 5211418020

    2) *Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik,seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada disekitarnya.
    *Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    *Fluks listrik adalah jumlah garis – garis medan listrik yang menembus tegak lurus bidang atau bisa dikatakan sebagai medan listrik dibagi dengan luas permukaan.
    *Denistas flucks adalah jumlah medan magnet yang melewati luas penampang tertentu.

  89. 5211418020

    3) Diket : *A = 25 × 25 mm = 625 mm^2 = 625 × 10^-6 m^2
    *Q = 55 mC = 55 × 10^-3 C

    Ditanya : D=..?

    Dijawab : D = Q/A
    = 55 × 10^-3 C / 625 × 10^-6 m^2
    = 0,088 × 10^3 C/ m^2
    D = 88 C/ m^2

  90. 5211418023

    4).
    *Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10 ^ -3 m
    Q = 40 mC = 40 x 10 ^ -3 C
    V = 150 volt
    A = 145 mm = 145 x 10 ^ -6 m ^2

    *Ditanya :
    A. E ?
    B. D ?

    *Jawab :
    A).
    E = V / d
    E = 150 V / 2,5 x 10 ^-3 m
    E = 60 kV / m

    B).
    D = Q / A
    D = 40 x 10 ^-3 C / 145 x 10 ^-6 m ^2
    D = 0,2758 x 10 ^3C / m^2
    D = 275,8 C / m^2.

  91. 5211418020

    4) Diket : *d = 2,5 mm = 2,5 × 10^-3 m
    *V = 150 V
    *A = 145 mm^2 = 145 × 10^-6 m^2
    *Q = 40 mC = 40 × 10^-3 C

    Ditanya : *E=..?
    *D=..?

    Dijawaab : *E = V/d
    = 150 V/ 2,5 × 10^-3 m
    = 60 × 10^3 V/m

    *D = Q/A
    = 40 × 10^-3 C / 145 × 10^-6 m^2
    = 0,2758 × 10^-3 C/m2
    = 275,8 C/m2

  92. 5211418007

    1)Hukum Coulomb adalah Hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan pada jarak tertentu dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.maka bunyi dari Hukum Coulomb adalah sebagai berikut :

    “Gaya pada Muatan akan saling tarik-menarik apabila kedua muatan tidak sejenis, dan akan saling tolak-menolak apabila kedua muatan sejenis”.

  93. 5211418007

    2)-Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya.
    -Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    -Fluks Listrik merupakan hasil kali antara kuat medan listrik E dengan luas bidang A yang tegak lurus dengan medan listrik tersebut dinamakan fluks listrik Φ
    -dandensitas fluks adalah ukuran ataupun jumlah medan magnet B yang melewati Luas Penampang tertentu misalnya Kumparan Kawat dan dalam hal ini sering disebut juga dengan Kerapatan Medan Magnet.

  94. 5211418007

    3)Diketahui :
    Q = 55 mC = 55 x 10-3 C
    A = 25 x 25 mm2 = 625 mm2 = 625 x 10-6 m2
    Ditanya :
    D=…?
    Dijawab :
    D = Q / A
    D = 55 x 10-3 C / 625 x 10-6 m2
    D = 8,8 x 10-2 x 103 C/m2
    D = 88 C/m2

  95. 5211418007

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm2 = 145 x 10-6 m2
    Ditanya : a. E…?
    b. D…?
    dijawab :
    E = V / d
    E = 150 / 2,5 x 10-3
    E = 60 x 103
    E = 60 kV/m
    D = Q / A
    D = 4 x 10-2 / 145 x 10-6
    D = 2,7586 x 10-2 x 104
    D = 275,86 C/m2

  96. 5211418025

    3.Diketahui :
    Q = 55 mC
    =55 X 0,001 C
    A=(25×25) 0,000001
    =0.000625 m²
    Ditanya : D = ?
    Penyelesaian :
    D = Q/A
    D = 55X0,001 C/625X0,000001 m²
    D = 88 C/m²

  97. 5211418025

    4. Diketahui :
    d = 2,5 mm
    = 0.0025 m
    Q = 40 mC
    = 0.04 C
    V = 150 V
    A = 145 mm²
    = 0.000145 m²
    Ditanya :
    a. E = ?
    b. D = ?
    Penyelesaian :
    a.
    E = V/d
    E = 150 V / 0.0025 m
    E = 60000 V/m
    E = 60 kV/m

    b.
    D = Q / A
    D = 0.04 C / 0.000145 m²
    D = 275.86 C/m²

  98. 5211418022

    4.D1 :
    d = 2,5 mm = 2,5 × 10″-3 m
    V = 150 volt
    A = 145 mm”2 = 145 × 10″-6 m”2
    Q = 40 mC = 40 × 10″-3 C
    D2 :
    E Dan D
    D3 :
    E = V:d
    = 150 V:2,5 × 10″-3 m
    = 60 × 10″3 V/m
    D = Q:A
    = 40 × 10″-3 C / 145 × 10″-6 m”2
    = 0,2758 × 10″-3 C/m2
    = 275,8 C/m2

  99. 5211418006

    1.) Besar gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.
    pada dasarnya terdiri dari dua jenis yaitu muatan positif (+) dan muatan negatif (-). Di antara dua muatan ini akan terjadi interaksi tarik menarik pada muatan yang berbeda jenis sedangkan akan terjadi interaksi tolak menolak pada muatan yang sama jenis.

  100. 5211418011

    1. Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan tentang hubungan antara gaya tarik menarik atau tolak menolak yang terjadi antara 2 benda muatan listrik yang berbanding lurus dengan masing-masing muatan dan berbanding terbalik antara ke dua jarak.
    yang akan menghasilkan Rumus :
    F = k (Q1)(Q2) /r^2

  101. 5211418006

    2.) – Medan listrik merupakan sesuatu yang ditimbulkan oleh muatan listrik dan mempengaruhi ruang di sekitar muatan listrik di mana pengaruh medan listrik hanya dirasakan oleh muatan listrik lainnya.

    – Kuat Medan listrik merupakan besaran vektor, yang mana medan listrik mempunyai nilai dan arah.

    – Fluks Listrik merupakan ukuran aliran medan listrik listrik yang
    melalui sebuah permukaan.

    – Densitas fluks merupakan jumlah fluks magnet melalui area satuan yang ditempatkan tegak lurus terhadap arah medan magnet.

  102. 5211418011

    2. -Medan listrik adalah ruangan yang terdapat gaya listrik dari efek yang timbul oleh muatan listrik , seperti ion / Proton dalam ruangan sekitar nya.

    -Kuat Medan listrik (E) = besaran gaya Coulomb per satuan muatan listrik disuatu titik.
    E=F/q

    -Fluks listrik = Garis-garis Medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu. Dan merupakan hasil antara E x A (Luas permukaan) dan Cos sudut antara garis E dan garis normal

    -Densitas fluks = Besar Medan magnet yang melewati luas penampang tertentu secara tegak lurus.

  103. 5211418006

    3.) Diketahui:
    Q=55 mC = 55 x 10^-3 C
    A=25 x 25 mm = 625 mm^2 =625 x 10^-6 m^2

    Ditanya: D = … ?

    Jawab :
    D=Q/A
    D=55 x 10^-3 C/ 625 x 10^-6 m^2
    D=0,088 x 103 C/m^2
    D=88 C/m^2

  104. 5211418006

    4.) Diketahui :
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 4 x 10^-2 C
    V = 150 V
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m^2

    Ditanyakan :
    a. E = …?
    b. D = …?

    jawaban :
    a. E = V/d
    E = 150 V / 2,5 x 10^-3 m
    E = 60 x 10^3 V/m
    E = 60 kV/m

    b. D = Q / A
    D = 4 x 10^-2 C / 145 x 10^-6 m^2
    D = 2,7586 x 10^-2 x 10^4 C/m^2
    D = 275,86 C/m^2

  105. 5211418011

    3. Dik : Q = 55 mC = 55 x 10^-3 C
    A = (25 x 25) mm^2 = 625 x 10^-6 m^2

    Dit : D (Kerapatan Medan listrik) ?

    Jawab : D = Q/A = 55 x 10^-3 C / 625 x 10^-6 = 88 C/m^2

  106. 5211418011

    4. Dik : V = 150 V
    d = 2,5 mm = 2,5 x 10^-3 m
    Q = 40 mC = 40 x 10^-3 C
    A = 145 mm^2 = 145 x 10^-6 m

    Dit : E (Kuat Medan listrik)? , D (densitas fluks) ?

    Jawab : E = V/d = 150/2,5 x 10^-3 = 60 x 10^3 = 60 kV/m

    D = Q/A = 40 x 10^-3/145 x 10^-6 = 275,86 C/m^2

  107. This design is spectacular! You obviously know how to keep a reader entertained. Between your wit and your videos, I was almost moved to start my own blog (well, almost…HaHa!) Wonderful job. I really enjoyed what you had to say, and more than that, how you presented it. Too cool!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here