TEKNIK TENAGA LISTRIK (RABU)

100
3149

Setelah pembelajaran di kelas, bacalah buku Christopher R Robertson. 2008. Fundamental Electrical and Electronic Principles. Burlington, Elsevier Ltd. Pelajari bab 3 Electric Fields dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Jelaskan mengenai penggunaan hukum Coulomb dalam listrik.
  2. Uraikan perbedaan antara medan listrik, kuat medan listrik, fluks listrik, dan densitas fluks.
  3. Dua buah plat parallel dengan ukuran 35 x 35 mm memiliki muatan yang berlawanan sebesar 60 mC. Tentukan kerapatan medan listrik yang ada di antara kedua plat tersebut.
  4. Dua buah plat parallel dipisahkan oleh suatu dielektrikum dengan tebal 2,8 mm bermuatan 45 mC saat dihubungkan dengan sumber tegangan 160 V. jika luas penampang efektif medan listrik antara kedua plat adalah 135 mm2, tentukan kuat medan listrik dan densitas fluksnya.

Silakan diskusikan dengan teman-teman dan jawaban bisa ditulis di dalam kolom komentar. Perlu diperhatikan: 1) jawaban diawali dengan menuliskan NIM dan setiap mahasiswa membuat/merumuskan jawaban dengan versi masing-masing (tidak copy paste jawaban teman) meskipun hasil diskusi bersama, 2) Setiap soal di atas, jawabannya di tulis dalam satu kolom komen (tiap menjawab satu soal, langsung kirim), soal nomor 2 dst ditulis dalam kolom komen yang terpisah (satu kolom komen hanya untuk menjawab satu soal saja). Jawaban ditunggu sampai hari Kamis, 12 September 2019 pukul 17.00. Selamat berdiskusi (DW).

100 COMMENTS

  1. 5211418043
    1).Tarik menarik antara kertas dengan penggaris plastik terjadi akibat adanya perbedaan muatan listrik yang dimiliki kedua benda itu. Prosesnya penggaris yang bermuatan listrik dapat menarik sobekan-sobekan kertas
    Dalam kebanyakan atom atau molekul netral, pusat muatan positif berimpit dengan pusat muatan negatif. Ketika isolator misalnya sobekan-sobekan kertas yang bermuatan netral didekati oleh benda bermuatan listrik positif misalnya penggaris, pusat muatan negatif kertas ditarik mendekati benda bermuatan positif penggaris. Dengan demikian, akan dihasilkan muatan yang lebih negatif pada sisi kertas yang berdekatan dengan benda pemberi muatan (penggaris)

  2. 5211418043
    1) hukum coloumb:
    Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.”

    Jika dua benda berada di ruang vakum(hampa) bermuatan Q1 dan Q2 dan memiliki jarak antara keduanya r

  3. 5211418030
    1.Hukum Coulomb berbunyi ” Besar gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan besar masing masing muatan tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya”.Dalam hal ini muatan yang sejenis akan saling tolak menolak sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik menarik. Hukum Coulomb berhubungan dengan listrik.Gaya yang bekerja diantara dua partikel bermuatan bergantung pada besarnya muatan yang dimiliki oleh masing masing partikel tersebut.Selain itu, tentu saja jarak antara partikel juga berpengaruh pada besarnya gaya.Contoh, penggaris yang digosokan ke rambut dengan selang waktu tertentu setelah itu didekatkan ke potongan kertas kecil kecil makan penggaris tersebut akan menarik potongan kertas tadi, itu berarti antar dua benda memiliki muatan listrik yang berbeda.
    Rumus hukum Coulomb : Fc = k.q1.q2/r², dimana Fc merupakan sebuah gaya tarik menarik atu gaya tolak menilak dengn satuan Newton (N),k merupakan konstanta pembanding besarnya 9×109 pangkat 9 Nm²/C², q1 merupakan besar muatan pertama dengan satuan Coulomb (C), q1 merupakan besar muatan kedua dengan satuan Coulomb (C), dan r merupakan jarak antara 2 benda bermuatan dengan satuan meter (m).

  4. 5211418049
    1. Hukum Coulomb “Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut”

    Rumus Hukum Coulomb

    F= k.q1.q2/r^2

    Keterangan:
    F = gaya coulomb (N)
    k = konstanta gaya Coulomb ( k = 9×10^9 Nm^2/C^2 )
    q1 = muatan listrik benda 1 (C)
    q2 = muatan listrik benda 2 (C)
    r = jarak kedua muatan (m)

    Penerapan Hukum Coulomb:
    Penggaris apabila di gosok gosokan dengan rambut maka akan bermuatan listrik dan muatan listrik tersebut didekatkan dengan kertas maka kertas tersebut juga kan ikut tertarik ini menunjukan muatan listrik (Listrik statis). Selain itu hukum Coulomb diterapkan pada mesin fotocopy elektrostatik.
    Hukum Coulomb juga digunakan untuk menentukan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda yang bermuatan listrik.

  5. 5211418033
    1. Dengan menggunakan timbangan puntir (mirip percobaan Cavendish), selidiki besarnya gaya tarik-menarik atau gaya tolak elektrostatis bola bermuatan yang diakibatkan oleh hasil gesekan, jauh lebih besar dibanding gaya tarik gravitasinya. Pada percobaan Coulomb, jari-jari bola bermuatan tersebut jauh lebih kecil dibandingkan jarak antara keduanya sehingga bola bermuatan tersebut dapat dianggap sebagai muatan titik. Untuk memperoleh muatan dan menvariasikan besarnya muatan, dengan menggunakan cara induksi. Sebagai contoh, mula-mula muatan bola sebesar q dapat dikurangi menjadi setengahnya dengan cara membumikan salah satu bola tersebut agar muatannya terlepas.
    Contoh dalam sehari-hari misalnya ketika sedang menyisir rambut terkadang rambut akan terbawa berdiri walaupun tidak di sadari, hal tersebut di karenakan mengalami gaya tarik menarik dalam medan listrik yang ada.

  6. 5211418033
    2. Medan listrik merupakan sesuatu yang ditimbulkan oleh muatan listrik dan mempengaruhi ruang di sekitar muatan listrik di mana pengaruh medan listrik hanya dirasakan oleh muatan listrik lainnya. Medan listrik sebagai besaran vektor di gambarkan dengan garis-garis yang memiliki arah atau anak panah

    kuat medan listrik dapat didefinisikan juga sebagai kerapatan garis-garis medan listrik.

    Fluks listrik merupakan jumlah garis-garis medan listrik yang menembus secara tegak lurus pada suatu bidang. Fluks listrik bermula di muatan positif dan berakhir di muatan negatif atau berakhir di tak terhingga kalau tidak ada muatan negatif.

    Sedangkan kerapatan fluks listrik (density of electric flux) adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut.

  7. 5211418049
    2. A.Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb).

    B. Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik. Kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji).

    C. Fluks Listrik adalah ukuran aliran Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Fluks Listrik merupakan hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara.

    D. Densitas Fluks adalah adalah banyaknya garis-garis gaya magnet dalam medan magnet yang menembus tiap satuan luas bidang.

  8. 5211418046

    No 1 :
    Hukum Coulomb adalah hukum listrik yang timbul antara benda-benda yang bermuatan listrik yang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebanding besar muatan listrik dari tiap-tiap benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara benda-benda bermuatan listrik tersebut.

    Kegunaan Hukum Coulumb adalah untuk mengukur kekuatan arus listrik yang masuk.

  9. 5211418049
    3. Diketahui:
    q= 60 mC = 60×10^-3
    A= 35 mm x 35 mm
    = 1225 mm^2
    = 1225×10^-6 m^2

    Ditanya:
    D=?

    Dijawab:
    D= q/A
    D= 60×10^-3 C / 1225×10^-6 m
    D= 0,0489×10^3 C/m^2
    D= 48,9 C/m^2

  10. 5211418029
    No.1
    Ilmu Listrik dan Ilmu Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena fisika yang berhubungan dengan aliran muatan listrik. Yang dimaksud dengan Muatan listrik adalah muatan dasar yang dimiliki oleh suatu benda, yang membuatnya mengalami gaya pada benda lain yang juga memiliki muatan listrik dan berada pada jarak yang berdekatan. Satuan Muatan Listrik adalah Coulomb yang biasanya dilambangkan dengan huruf C. Sedangkan Muatan Listrik sering disimbolkan dengan Q dalam Rumus-rumus Elektronika.Istilah Coulomb ini berasal dari penemunya yang bernama Charles Augustin de Coulomb, yaitu seorang ahli fisika Perancis yang berhasil menemukan teori bahwa Muatan listrik pada dasarnya terdiri dari dua jenis yaitu muatan positif (+) dan muatan negatif (-). Di antara dua muatan ini akan terjadi interaksi tarik menarik pada muatan yang berbeda jenis sedangkan akan terjadi interaksi tolak menolak pada muatan yang sama jenis. Teori tersebut kemudian dikenal dengan Hukum Coulomb (Coulomb Law). Hukum Coulumb ini pertama kali dipublikasikan oleh Charles Augustin de Coulumb pada tahun 1784. Hukum Coloumb Berbunyi “Gaya pada Muatan akan saling tarik-menarik apabila kedua muatan tidak sejenis, dan akan saling tolak-menolak apabila kedua muatan sejenis”.Jadi pada dasarnya, Hukum Coulomb adalah Hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan pada jarak tertentu dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya. Arus Listrik adalah Muatan Listrik yang mengalir dengan satuan pengukurannya adalah Ampere (A). Besarnya arus listrik atau Kuat arus listrik adalah sebanding dengan dengan banyaknya muatan listrik yang mengalir. Kuat Arus listrik merupakan kecepatan aliran muatan listrik sehingga Kuat Arus Listrik dapat diartikan sebagai jumlah muatan listrik yang melalui penampang suatu penghantar setiap satuan waktu.

    Secara matematis, Hubungan Muatan Listrik, Kuat Arus Listrik dan Kecepatan aliran arus listrik dapat ditulis menjadi rumus seperti berikut ini :

    I = Q.t dimana I = Kuat arus listrik Q=Muatan Listrik t=waktu

    Contoh : batang kaca dan plastik yang digosok akan bermuatan listrik.

  11. 5211418030
    2.Medan listrik didefinisikan sebagai ruangan disekitar benda bermuatan listrik, dimana jika ada benda lain di ruang tersebut akan mendapatkan gaya listrik (gaya Coulomb).Arah medan listrik yang ditimbulkan oleh benda bermuatan positif dinyatakan keluar dari benda, sedangkan yang bermuatan negatif dinyatakan masuk ke benda.Sehingga antar benda yang berbeda muatan akan saling tansfer elektron.

    Kuat medan listrik didefinisikan sebagai gaya persatuan muatan listrik dititik itu.Kuat medan listrik dinyatakan dengan lambang E.E=k.q/r, dimana k adalah konstanta=9.10 pangkat 9 N m²C–², q adalah muatan listrik penimbul medan (C), r adalah jarak antara titik P ke muatan q(m).

    Fluks listrik dapat diartikan sebagai aliran medan listrik atau sejumlah garis yang keluar dariuatan pada suatu bidang.Sehingga dengan menghitung fluks listrik kita dapat mengetahui jumlah/besar muatan pada suatu bidang. Jika suatu bidang terdapat muatan yang tak terbatas maka dengan perhihitugan fluks listrik kita dapat menghitung jumlah atau besar muatannya, karena yang dihitung pada fluks listrik adalah jumlah garisnya.

    Kerapatan/densitas fluks listrik dinyatakan dengan huruf D merupakan medan vektor yang besarnya sama dengan banyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut. Pada bola dalam dengan jari jari r=a dan bola luar dengan jari jari r=b, mempunyai muatan masing masing Q dan –Q.

  12. 5211418029
    No. 2
    Medan Listrik adalah ruangan di sekitar benda bermuatan listrik, di mana jika suatu benda bermuatan listrik berada di dalam ruangan tersebut akan mendapat gaya listrik (gaya Coulomb). Medan listrik ini juga termasuk medan vektor, sehingga untuk menyatakan arah medan listrik dinyatakan sama dengan arah gaya yang dialami oleh muatan positif jika berada dalam sembarang tempat di dalam medan tersebut. Adapun arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan positif dinyatakan keluar dari benda, sedangkan arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan negatif dinyatakan masuk ke benda. Untuk menggambarkan medan listrik digunakan garis-garis gaya listrik, yaitu garis lengkung yang dibayangkan sebagai intasan yang ditempuh oleh muatan positif yang bergerak dalam medan listrik Dan Garis gaya listrik tidak mungkin berpotongan, Karena garis gaya listrik merupakan garis khayal yang berawal dari benda bermuatan positif dan akan berakhir di benda yang bermuatan negatif.

    Kuat medan listrik yang berada di suatu titik dalam medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan listrik di titik tersebut. Kuat medan listrik dinyatakan dengan lambang E. Kuat medan listrik ini karena dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji).
    Lalu, Kuat medan listrik di rumuskan sebagai besarnya gaya Coulomb untuk setiap satuan muatan. Secara matematis rumus medan listrik yaitu:
    E= F/q dimana E = kuat medan listrik F= Gaya coloumb q= Muatan uji

    Kata fluks berasal dari kata bahasa latin, fluere, yang artinya mengalir. Secara harafiah, fluks listrik dapat diartikan sebagai aliran medan listrik. Kata aliran di sini tidak menunjukkan medan listrik mengalir seperti air mengalir, tetapi menjelaskan adanya medan listrik yang mengarah ke arah tertentu. Pada topik Garis-garis medan listrik telah dijelaskan bahwa medan listrik divisualisasikan atau digambarkan menggunakan garis-garis medan listrik karenanya fluks listrik juga digambarkan berupa garis-garis medan listrik. Jadi fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    Secara matematis, fluks listrik adalah hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara Fluks Listrik 1garis medan listrik dengan garis normal yang tegak lurus permukaan.
    Φ = E A cos θ
    Jika garis-garis medan listrik tegak lurus dengan luas permukaan yang dilewatinya seperti pada gambar, maka sudut
    antara garis medan listrik dengan garis normal adalah 0o, di mana cos 0o = 1. Dengan demikian rumus fluks listrikFluks Listrik 2berubah menjadi :
    Φ = E A cos 0o = E A (1)
    Φ = E A

    Densitas fluks listrik atau D didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Ini memberikan persamaan berikut
    D=Q/A atau coulumb/Luas area

  13. 5211418029
    No. 4
    d = 28 x 10-2m ; Q = 45 x 10-3 C ; V = 160 V ; A = 135 x 10-6 m2

    1) E = V/d
    = 160/28 x 10-2
    = 571,4 V/meter
    2) D = Q/A
    = 45 x 10-3/135 x 10-6
    = 333,3 C/m2

  14. 5211418030
    3.Diketahui :
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Ditanya : D?

    Jawab :
    D = Q/A = 0,06 C/0,001225 m² = 48,98 C/m2

  15. 5211418039
    No 1
    Gaya muatan akan saling tarik menarik jika kedua muatan tidak sejenis dan akan saling tolak menolah jika muatan sejenis jadi pada dasarnya Hukum Coulomb adalah Hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan pada jarak tertentu dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

  16. 5211418049
    4. Diketahui:
    d= 2,8 mm = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm^2 = 135×10^-6 m^2

    Ditanya:
    E= ?
    D= ?

    Dijawab:
    E= V/d
    E= 160 V / 2,8×10^-3 m
    E= 57,14×10^3
    E= 57,14 kV/m

    b. D= q/A
    D= 45×10^-3 C / 135×10^-6 m^2
    D= 0,3333×10^3 C/m^2
    D= 333,3 C/m^2

  17. 5211418039
    No2
    medan listrik adalah daerah di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik dari muatan tersebut.
    Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik yang dilambangkan huruf E jika ditulis menggungakan rumu E = F/q Dimana F= gaya coulumb dan q = muatan uji  
    Fluks listrik menyatakan medan listrik yang menembus dalam arahtegak lurus suatu permukaan bila ditulis rumus
    Fluks listrik=E (medan listrik) x A(luasan)
    Densitas fluks adalan kerapatan medan magnet

  18. 5211418035
    1. Hukum Coulomb adalah besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak sebanding dengan besar muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.” Gaya tarik-menarik atau tolak menolak ini disebut dengan gaya Coulomb atau gaya listrik. Hukum Coulomb dirumuskan dalam persamaan:
    F = k x q1 x q2 / r^2
    F = Gaya Coulomb (N)
    q = Muatan Listrik (C)
    r = Jarak (m)
    k = Konstanta (9×10^9 Nm^2/C^2)
    Contoh penerapannya dalam listrik adalah untuk menentukan resultan gaya pada suatu benda yang bermuatan listrik

  19. 5211418030
    4.Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya : E dan D ?

    Jawab :
    E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m

    D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  20. 5211418031
    No.1 jadi penggunaan hukum Coulomb dalam listrik ialah besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik(yang kemudian disebut gaya coulumb) berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.Contoh batang kaca dan plastik yang digosok akan bermuatan listrik.

  21. 5211418035
    2. – Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya
    – Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    – fluks listrik adalah garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu
    – fluks density didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik

  22. 5211418035
    3.Diketahui :
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Ditanya : D?

    Jawab :
    D = Q/A = 0,06 C/0,001225 m² = 48,98 C/m2

  23. 5211418033
    3. Diketahui :
    q = 60 mC = 60 x 10^-3
    A = 35 mm x 35 mm
    = 1225 mm^2
    = 1225 x 10^-6 m^2
    Ditanya : D=…?
    Jawab :
    D= q / A
    D= 60×10^-3 C / 1225×10^-6 m
    D= 0,04898×10^3 C/m^2
    D= 48,98 C/m^2

  24. 5211418031
    No.2
    -Medan Listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listrik
    -Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coulumb persatuan muatan di suatu titik
    Rumus : E = k =Q/r²
    -fluks listrik adalah jumlah total garis gaya listrik yang menembus tegak lurus suatu bidang
    – density fluks adalah medan vektor yang besarnya sama dengan banyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis dibagi dengan luas permukaan tersebut

  25. NIM : 5211418041

    Jawaban no.1
    Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.
    Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut. Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik. Penerapan keseharian yang dapat memunculkan hukum coloumb sendiri dibuktikan ketika kita menyisir rambut berkali kali maka akan menghasilkan muatan listrik apabila kita berikan obyek seperti kertas dan serpihan kertas itu terangkat. Hal ini juga pernah dilakukan seperti percobaan neraca muatan.

  26. 5211418035
    4.Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya : E dan D ?

    Jawab :
    E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m

    D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  27. 5211418046

    No 2 :
    > Medan Listrik : efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, proton atau ion dalam ruangan yang berada di sekelilingnya

    > Kuat Medan Listrik : di suatu titik dalam medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan listrik di titik itu

    > Fluks Listrik : hasil kali antara kuat medan listrik E dengan luas bidang A yang tegak lurus dengan medan listrik tersebut

    > Densitas Fluks : banyaknya garis gaya magnet dalam sebuah medan magnet yang menembus setiap satuan luas bidang

  28. NIM : 5211418041

    Jawaban no.2

    – Medan listrik
    Medan Listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya.

    – Kuat Medan Listrik
    Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik. Kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda

    – Fluks Listrik
    Fluks Listrik adalah garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.

    – Fluks Density
    Fluks density adalah medan vektor yang besarnya sama dengan banyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis dibagi dengan luas permukaan tersebut. Jadi Fluks Density sendiri dapat diibaratkan sebagai jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik

  29. 5211418031
    3.Diket : Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm²
    =0,001225 m²

    Ditanya : D?

    Jawab :
    D = Q/A = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  30. 5211418033
    4. Diketahui :
    d= 2,8 mm = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm^2 = 135×10^-6 m^2
    Ditanya: E=…? Dan D=…?
    Jawab :
    *) Rtotal E= V / d
    E= 160 V / 2,8 x 10^-3 m
    E= 57,14 x 10^3
    E= 57,14 kV/m

    *) D= q / A
    D= 45 x 10^-3 C / 135 x 10^-6 m^2
    D= 0,333 x 10^3 C/m^2
    D= 333 C/m^2

  31. 5211418043
    2.) Medan Listrik adalah ruang di sekitar benda bermuatan listrik dimana benda-benda bermuatan listrik lainnya dalam ruang ini akan merasakan atau mengalami gaya listriArah Medan Listrik.
    Kuat Medan Listrik
    Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
     fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu
    Densitas fluks
    ukuran atau jumlah medan magnet B yang melewati luas penampang tertentu, misalnya kumparan kawat hal ini sering pula disebut “kerapatan medan magnet”

  32. 5211418046

    No 3 :

    Diketahui:

    q = 60 mC = 60×10^-3
    A = 35 mm x 35 mm
    = 1225 mm^2
    = 1225 × 10^-6 m^2

    Ditanya:

    D = ?

    D = q/A
    D = 60 × 10^-3 C / 1225 × 10^-6 m
    D = 0,0489 × 10^3 C/m^2
    D = 48,9 C/m^2

  33. 5211418031
    4.Diket :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya : E ,D?

    Jawab :
    E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m

    D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  34. NIM : 5211418041

    Jawaban no.3

    Diketahui : Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Ditanya : D =………..?

    DiJawab : D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m2

  35. 5211418043
    3).Diketahui:
    Q = 60 mC
    = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm
    = 1225 mm²
    =0,001225 m²
    Ditanya : D..?
    Dijawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  36. 5211418046

    No 4 :

    Diketahui :

    d = 2,8 mm = 2,8 × 10^-3 m
    q = 45 mC = 45 × 10^-3 C
    V = 160 V
    A = 135 mm^2 = 135 × 10^-6 m^2

    Ditanya:

    E & D ?

    E = V/d
    E = 160 V / 2,8 × 10^-3 m
    E = 57,14 × 10^3
    E = 57,14 kV/m

    D = q/A
    D = 45 × 10^-3 C / 135 × 10^-6 m^2
    D = 0,3333 × 10^3 C/m^2
    D = 333,3 C/m^2

  37. 5211418043
    3).Diketahui:
    Q = 60 mC
    = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm
    = 1225 mm²
    =0,001225 m²
    Ditanya : D..?
    Dijawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²
    4).Diketahui :
    d= 2,8 mm
    = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC
    = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm²
    = 135×10^-6 m²
    Ditanya: E=…? , D=…?
    Jawab :
    Rtotal E= V : d
    E= 160 V : 2,8 x 10^-3m
    E= 57,14 x 10³
    E= 57,14 kV/m
    D= q : A
    D= 45 x 10^-3 C : 135 x 10^-6 m²
    D= 0,333 x 10² C/m²
    D= 333 C/m²

  38. 5211418043
    4).Diketahui:
    Q = 60 mC
    = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm
    = 1225 mm²
    =0,001225 m²
    Ditanya : D..?
    Dijawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

    4).Diketahui :
    d= 2,8 mm
    = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC
    = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm²
    = 135×10^-6 m²
    Ditanya: E=…? , D=…?
    Jawab :
    Rtotal E= V : d
    E= 160 V : 2,8 x 10^-3m
    E= 57,14 x 10³
    E= 57,14 kV/m

    D= q : A
    D= 45 x 10^-3 C : 135 x 10^-6 m²
    D= 0,333 x 10² C/m²
    D= 333 C/m²

  39. 5211418034
    3. Diketahui : q= 60 mC = 60×10^-3 C
    A= 35 mm x 35 mm
    = 1225 mm^2
    = 1225×10^-6 m^2

    Ditanya :
    D … ?

    Jawab :
    D= q/A
    D= 60×10^-3 C / 1225×10^-6 m
    D= 0,0489×10^3 C/m^2
    D= 48,98 C/m^2

  40. NIM : 5211418041

    Jawaban no.4
    Diketahui :
    d = 2,8 mm = 0,0028 m
    q = 45 mC = 0,045 C
    A =135 mm^2 = 0,000135 m^2
    V = 160 V
    Ditanya: E =…….? Dan D =…..…?
    Jawab :

    1. ) E= V / d
    E = 160 V / 0.0028 m
    E = 57.142,85 V/m
    E = 57,142 kV/m

    2.) D= q / A
    D= 0.045 C / 0.000135 m^2
    D= 333,33 C/m^2

  41. 5211418039
    No3
    Diket
    Q= 60mC= 0,06 C
    A= 35mm x 35mm=1225 mm^2 = 0,001225m^2
    Ditanya D?
    Jawab
    D=Q/A = 0,06 C/ 0,001225 m^2= 48,98 C/m^2

  42. 5211418034
    4. Diketahui : d = 2,8 mm = 0,0028 m
    q = 45 mC = 0,045 C
    A =135 mm^2 = 0,000135 m^2
    V = 160 V
    Ditanya: E …?
    D … ?
    Jawab :

    1. ) E= V / d
    E = 160 V / 0.0028 m
    E = 57.142,85 V/m
    E = 57,142 kV/m

    2.) D= q / A
    D= 0.045 C / 0.000135 m^2
    D= 333,33 C/m^2

  43. 5211418038
    No:1
    .Hukum Coulomb yaitu Besar gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan besar masing masing muatan tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya ,dapat dicontohkan seperti penggaris plastik di gosok-gosokan akan terjadi gaya tarik menarik

  44. 5211418034
    1. hukum Coulomb merupakan hukum yang fundamental dalam ilmu kelistrikan, yang mendasari semua hukum dan rumus kelistrikan, seperti halnya hukum ‘inisial Newton’ dalam mekanika yang mendasari semua hukum dan rumus mekanika. Dalam sistem satuan m.k.s, tetapan medium k tertuliskan sebagai 1/(4 p e ), sehingga hukum Coulomb menjadi berbentuk:
    F= k . q1.q2/r^2
    Dengan F positif berarti gaya itu tolak-menolak dan sebaliknya F negatif berarti tarik–menarik. sebagai contoh dari terjadinya hukum coulomb yaitu Generator Van de Graff Listrik statis bisa dihasilkan melalui gesekan. Hal ini dimanfaatkan pada Generator van de Graff.Gesekan pita karet dengan silinder politilen membuat muatan negatif terdorong ke kubah generator dan tersebar merata pada kubah yang berbentuk bola.Generator van de Graff merupakan contoh pembangkit listrik yang memanfaatkan konsep listrik statis.

  45. 5211418039
    No4.
    Diket:
    d= 2,8 mm = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm^2 = 135×10^-6 m^2
    Ditanya: E=…?
    D=…?
    Jawab :
    E= V / d
    E= 160 V / 2,8 x 10^-3 m
    E= 57,14 kV/m
    D= q / A
    D= 45 x 10^-3 C / 135 x 10^-6 m^2
    D= 333,33 C/m^2

  46. 5211418034
    2. -kita mungkin lebih terbiasa dengan konsep dan efek dari medan magnet dan gravitasi. Misalnya, akan melakukan eksperimen sederhana menggunakan magnet batang dan besi untuk temukan bentuk medan magnet, dan kita akan menyadari kekuatan itu ada di antara tubuh bermagnet. kita juga mengalami efeknya gaya gravitasi terus-menerus, secara tidak sadar eksperimen tersebut ada proses terjadinya medan listrik

    -kuat medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan yang dikenakan pada muatan uji ditempatkan di dalam bidang listrik. Berikut adalah persamaan kuat medan listrik E=F/q
    E : kuat medan listrik
    F : gaya coulomb
    q : muatan uji

    -Dalam sistem SI fluks listrik diasumsikan terpancar dari permukaan muatan positif satu coulomb dan berakhir pada permukaan muatan negatif satu coulomb. Oleh karena itu fluks listrik memiliki nilai numerik yang sama dengan muatan yang menghasilkannya. Karena itu coulomb digunakan sebagai unit fluks listrik. Selain itu, bahasa Yunani huruf psi biasanya diganti dengan simbol untuk charge, yaitu Q.

    -Densitas fluks didefinisikan sebagai jumlah fluks per persegi meter dari medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan atas garis kekuatan. Ini memberikan persamaan berikut D = Q/A coulomb/meter^2

  47. 5211418038
    No:2
    *Medan listrik dapat didefinisikan sebagai ruangan disekitar benda bermuatan listrik, dimana jika ada benda lain di ruang tersebut akan mendapatkan gaya listrik (gaya Coulomb).

    *Kuat medan listrik dapat didefinisikan sebagai gaya persatuan muatan listrik dititik itu.Kuat medan listrik dinyatakan dengan lambang E.E=k.q/r

    *Fluks listrik dapat diartikan sebagai aliran medan listrik atau sejumlah garis yang keluar pada suatu bidang.Sehingga dengan menghitung fluks listrik kita dapat mengetahui jumlah/besar muatan pada suatu bidang. Jika suatu bidang terdapat muatan yang tak terbatas maka dengan perhihitugan fluks listrik kita dapat menghitung jumlah atau besar muatannya, /karena yang dihitung pada fluks listrik adalah jumlah garisnya.

    Kerapatan/densitas fluks listrik dinyatakan dengan huruf D merupakan medan vektor yang besarnya sama dengan banyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut.

  48. 5211418038
    No:3
    Diketahui:
    Q = 60 mC= 0,06 C
    A = 35 x 35 mm= 1225 mm²=0,001225 m²
    Ditanya : D..?
    Dijawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  49. 5211418048
    No. 1
    Bunyi hukum Coulomb yaitu “besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak sebanding dengan besar muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.” Gaya tarik-menarik atau tolak menolak ini disebut dengan gaya Coulomb atau gaya listrik.
    Penggaris apabila di gosok gosokan dengan kain sutra maka akan bermuatan listrik dan muatan listriik tersebut didekatkan dengan kertas maka kertas tersebut juga akan ikut tertarik ini menunjukan saling keterkaitan antara penggaris dengan kertas.

  50. 5211418048
    No. 2
    1. Medan listrik merupakan sesuatu yang ditimbulkan oleh muatan listrik dan mempengaruhi ruang di sekitar muatan listrik di mana pengaruh medan listrik hanya dirasakan oleh muatan listrik lainnya. Medan listrik sebagai besaran vektor di gambarkan dengan garis-garis yang memiliki arah atau anak panah.

    2. Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.

    3. Fluks Listrik adalah ukuran aliran Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Fluks Listrik merupakan hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara.

    4. Densitas fluks listrik atau D didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi medan listrik. Area ini diukur pada sudut kanan terhadap garis gaya. Ini memberikan persamaan berikut
    D=Q/A atau coulumb/Luas area.

  51. 5211418048
    No. 3
    Diketahui :
    Q= 60mC = 0,06 C
    A= 35mm x 35mm=1225 mm^2 = 0,001225m^2
    Ditanya : D….?
    Jawab :
    D=Q/A = 0,06 C/ 0,001225 m^2= 48,98 C/m^2

  52. 5211418048
    No. 4
    Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya : 1. E ….?
    2. D ….?

    Jawab :
    1. E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m

    2. D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  53. 5211418037
    1. hukum coulomb digunakan dalam perhitungan mengenai dua partikel bermuatan yang kemudian menghasilkan gaya tarik menarik maupun tolak menolak, besarnya gaya yang dihasilkan sebanding dengan besar muatan masing masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua partikel muatan.

  54. 5211418037
    2. -Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb
    – Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik
    – fluks listrik adalah medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup, karena medan listrik ini berbanding lurus dengan jumlah garis gaya per luas satuan, maka fluks ini akan berbanding lurus dengan jumlah garis gaya medan yang melewati luasan tersebut
    – Kerapatan fluks listrik (density of electric flux) D adalah medan vektor yang besarnya sama dengan benyaknya garis fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi dengan luas permukaan tersebut

  55. 5211418037
    3. diketahui
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35mm x 35mm = 0,001225 m^2
    Ditanya
    D = ….?
    Jawab
    D = Q/A = 0,06 C x 0,001225 m^2
    = 48,98 C/m^2

  56. 5211418037
    4. diketahui ;
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m
    Ditanya ;
    a. E = ….?
    b. D = ….?
    Jawab
    a. E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m
    b. D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  57. 5211418032
    No 1
    Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.
    Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut . Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik .

  58. 5211418032
    No 2
    1.Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb).
    2. Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik. Kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji).
    3. Fluks Listrik adalah ukuran aliran Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Fluks Listrik merupakan hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara.
    4. Densitas Fluks adalah adalah banyaknya garis-garis gaya magnet dalam medan magnet yang menembus tiap satuan luas bidang.

  59. 5211418032
    No 3
    Diketahui :
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Ditanyakan : D?

    Jawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m2

  60. 5211418032
    No 4
    Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya :
    1. E ….?
    2. D ….?

    Jawab :
    1. E = V/d
    = 160 V/0,0028 m
    . = 57.142,8 V/m

    2. D = Q/A
    = 0,045 C/0,000135 C
    = 333,3 C/m²

  61. 5211418047
    1. Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya. Contoh penerapannya dalam listrik adalah untuk menentukan resultan gaya pada suatu benda yang bermuatan listrik.

  62. 5211418047
    2. √Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb. Medan listrik umumnya dipelajari dalam bidang fisika dan bidang-bidang terkait, dan secara tak langsung juga di bidang elektronika yang telah memanfaatkan medan listrik ini dalam kawat konduktor (kabel).
    ✓ Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    √ fluks listrik adalah garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    √ fluks density didefinisikan sebagai jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik.

  63. 5211418050
    1.Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara keduanya, yang besarnya sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya. Interaksi antara benda-benda bermuatan (tidak hanya titik muatan) terjadi melalui gaya tak-kontak yang bekerja melampaui jarak separasi. Adapun hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa arah gaya pada masing-masing muatan terletak selalu sepanjang garis yang menghubungkan kedua muatan tersebut. Gaya yang timbul dapat membuat kedua titik muatan saling tarik-menarik atau saling tolak-menolak, tergantung nilai dari masing-masing muatan. Muatan sejenis (bertanda sama) akan saling tolak-menolak, sedangkan muatan berbeda jenis akan saling tarik-menarik.

  64. 5211418050
    2.
    a)Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb.
    b)Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    c)fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    d)densitas fluks adalah jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik.

  65. 5211418050
    3.
    Diketahui:
    Q= 60mC= 0,06 C
    A= 35mm x 35mm=1225 mm^2 = 0,001225m^2
    Ditanya: D?
    Dijawab: D=Q/A
    = 0,06 C/ 0,001225 m^2
    = 48,98 C/m^2

  66. 5211418050
    4.
    Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Ditanya :
    a). E ….?
    b). D ….?

    Dijawab :
    1. E = V/d
    = 160 V/0,0028 m
    = 57.142,8 V/m

    2. D = Q/A
    = 0,045 C/0,000135 C
    = 333,3 C/m²

  67. 5211418044
    No. 1
    -Hukum coloumb merupakan salah satu hukum dasar fisika yang berkaitan dengan kelistrikan. Hukum ini berbicara tentang gaya yang muncul diantara dua partikel bermuatan. Bunyi hukum coloumb adalah “besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak sebanding dengan besar muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.” Gaya tarik menarik atau tolak menolak itu disebut hukum coloumb
    -Contoh penggunaan hukum coloumb dalam listrik adalah :
    1. Hukum Coulomb diterapkan pada mesin fotocopy elektrostatik.
    2. Hukum Coulomb juga digunakan untuk menentukan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda yang
    bermuatan listrik.

  68. 5211418044
    No. 2
    – Medan listrik adalah Medan listrik ialah dampak yang terjadi oleh adanya muatan listrik, mislnya elektron,
    ion maupun proton dalam ruangan yang ada di sekelilingnya. Medan listrik mempunyai satuan N/C
    (Newton/Coulomb).
    – Kuat Medan Listrik merupakan besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    – Fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    – Kerapatan/densitas fluks listrik merupakan medan vektor yang besarnya sama dengan banyaknya garis
    fluks yang menembus permukaan yang normal terhadap garis tersebut dibagi
    dengan luas permukaan tersebut, densitas fluks biasa dinyatakan dengan huruf D

  69. 5211418052
    No. 1
    Gaya coulomb menyatakan bahwa muatan listrik yang sejenis tolak-menolak, sedangkan muatan listrik tak sejenis tarik-menarik. misalkan menggambarkan dua buah benda bermuatan listrik q1 dan q2 terpisah pada jarak r. Apabila kedua benda bermuatan listrik yang sejenis, kedua benda tersebut akan saling tolak-menolak dengan gaya sebesar F dan jika muatan listrik pada benda berlainan jenis, akan tarik-menarik dengan gaya sebesar F. Pernyataan Charles Augustin Coulomb (1736-1806) yang kemudian dikenal dengan Hukum Coulomb yang dinyatakan dalam persamaan :
    f = K x q1.q2/r2
    di mana :
    F= gaya tarik-menarik atau tolak-menolak/gaya Coulomb (Newton)
    k = bilangan konstanta = = 9. 109N m2/C2
    q1, q2 = muatan listrik pada benda 1 dan benda 2 (Coulomb/C)
    r = jarak pisah antara kedua benda (m)

  70. 5211418052
    No. 2
    – Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb). Medan listrik umumnya dipelajari dalam bidang fisika dan bidang terkait dan secara tidak langsung juga di bidang elektronika yang telah memanfaatkan medan listrik ini dalam kawat konduktor (kabel). Medan listrik termasuk medan vektor, sehingga untuk menyatakan arah medan listrik dinyatakan sama dengan arah gaya yang dialami oleh muatan positif jika berada dalam sembarang tempat di dalam medan tersebut. Arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan positif dinyatakan keluar dari benda, sedangkan arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan negatif dinyatakan masuk ke benda.
    – Kuat medan listrik di suatu titik dalam medan listrik didefinisikan sebagai gaya per satuan muatan listrik di titik tersebut. Kuat medan listrik dinyatakan dengan lambang E. Kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji). Kuat medan listrik di rumuskan sebagai besarnya gaya Coulomb untuk setiap satuan muatan. Arah kuat medan listrik yang dialami muatan uji bergantung pada jenis muatan uji dan muatan sumber. Apabila positif dan negatif maka akan tarik menarik namun jika jenis muatannya sama akan tolak menolak.
    – Fluks listrik adalah ukuran aliran medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup.
    Karena medan listrik ini berbanding lurus dengan jumlah garis gaya per luas satuan, maka fluks ini akan berbanding lurus dengan jumlah garis gaya medan yang melewati luasan tersebut. Arah Fluks listrik yang berlaku adalah tergantung pada tanda muatan netto.
    – Fluks magnetik (sering disimbolkan adalah ukuran atau jumlah medan magnet B yang melewati luas penampang tertentu, misalnya kumparan kawat (hal ini sering pula disebut “kerapatan medan magnet”). Satuan fluks magnetik dalam Satuan Internasional adalah weber (Wb) (Weber merupakan satuan turunan dari volt-detik). Sedang satuan menggunakan sistem CGS adalah maxwell. Fluks magnetik yang melalui bidang tertentu sebanding dengan jumlah medan magnet yang melalui bidang tersebut. Jumlah ini termasuk pengurangan atas medan magnet yang berlawanan arah. Jika medan magnet seragam melalui bidang dengan tegak lurus, nilai fluks magnetik didapat dari perkalian antara medan magnet dan luas bidang yang dilaluinya. Fluks magnetik yang datang dengan sudut tertentu diperoleh menggunakan perkalian titik antara medan magnet dan vektor luas a.

  71. 5211418052
    No. 3
    Diketahui: Q = 60 , mC= 0,06 , C A = 35 x 35 mm= 1225 mm²=0,001225 m²
    Ditanya : D..?
    Dijawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  72. 5211418052
    No. 4
    Diketahui : q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m
    Ditanya : E ….? D ….?
    Jawab :
    – E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m = 57,142 kV/m
    – D = q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  73. 5211418047
    3. Diketahui : Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35mm x 35mm = 0,001225 m^2
    Ditanya : D = ….?

    Dijawab : D = Q/A = 0,06 C x 0,001225 m^2 = 48,98 C/m^2

  74. 5211418044
    No. 3
    -Diketahui:
    q= 60 mC = 60×10^-3
    A= 35 mm x 35 mm
    = 1225 mm^2
    = 1225×10^-6 m^2
    -Ditanya:
    D=?
    -Dijawab:
    D= q/A
    = 60×10^-3 C / 1225×10^-6 m
    D= 48,9 C/m^2

  75. 5211410838
    No. 4
    d = 28 x 10-2m ; Q = 45 x 10-3 C ; V = 160 V ; A = 135 x 10-6 m2

    1) E = V/d= 160/28 x 10-2= 571,4 V/meter
    2) D = Q/A= 45 x 10-3/135 x 10-6= 333,3 C/m2

  76. 5211418053

    1. Hukum Coulomb ini berbicara tentang bagaimana gaya dapat bisa muncul diantara dua partikel yang bermuatan, seiring dengan peningkatan jarak, medan, dan juga gaya listrik yang akan mengecil. Sebagaimana bunyinya yaitu “Besaran gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut”.
    Penggunaan dari hukum coulonb ini dapat kita jumpai pada Mesin Fotocopy Elektrostastik
    Sebuah mesin fotocopy bekerja berdasarkan dari prinsip gaya tarik menarik antar muatan yang tidak sejenis. Dengan muatan positif yang diberikan pada silinder aluminium berlapiskan selenium, kemudian silinder di sinari dengan proyeksi gambar yang akan dicopy.

  77. 5211418056
    1.Hukum Coulomb adalah hukum listrik yang timbul antara benda-benda yang bermuatan listrik yang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebanding besar muatan listrik dari tiap-tiap benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara benda-benda bermuatan listrik tersebut.

  78. 5211418056
    2. -Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya.
    – Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik.
    – fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan tertentu.
    – densitas fluks adalah jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik.

  79. 5211418036
    1. Bunyi hukum coulomb yaitu Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut.
    Penerapan hukum kolom dalam listrik bisa kita lihat pada mesin fotocopy elektrostatik yang menggunakan prinsip gaya tarik menarik antar muatan yang tidak sejenis.

  80. 5211418056
    3.Dik :
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Dit: D?

    Jawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m2

  81. 5211418044
    No.4
    Diketahui:
    d= 2,8 mm = 2,8×10^-3 m
    q= 45 mC = 45×10^-3 C
    V= 160 V
    A= 135 mm^2 = 135×10^-6 m^2

    Ditanya:
    a.)E= ?
    b.)= ?

    Jawab:
    a.) E = V/d = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m

    b.) D = Q/A = 0,045 C/0,000135 C = 333,3

  82. 5211418056
    Dik:
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m

    Dit:
    1. E ?
    2. D ?

    Jawab :
    1. E = V/d
    = 160 V/0,0028 m
    = 57.142,8 V/m

    2. D = Q/A
    = 0,045 C/0,000135 C
    = 333,3 C/m²

  83. 5211418036
    2. Medan listrik: daerah disekeliling benda bermuatan listrik yang masih mengalami gaya listrik.
    Kuat medan listrik : besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik didaerah medan listrik.
    Fluks listrik : garis-garis medan listrik yang melewati suatu luas permukaan.
    Densitas fluks : jumlah fluks per meter persegi pada medan listrik.

  84. 5211418036
    3.Diket :
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm²=0,001225 m²
    Dit: D?
    Jawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  85. 5211418036
    4.Diketahui :
    Q = 45 mC = 0,045 C
    V = 160 V
    A = 135 mm² = 0,000135 m²
    d = 2,8 mm = 0,0028 m
    E dan D ?
    Jawab :
    E = V/d
    = 160 V/0,0028 m =57.142,8 V/m
    D = Q/A
    = 0,045 C/0,000135 C = 333,3 C/m²

  86. 5211418051
    1.
    Hukum colomb berbunyi, “Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua benda bermuatan listrik (yang kemudian disebut gaya Coulomb) berbanding lurus dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda tersebut”. Jadi pada dasarnya, Hukum Coulomb adalah Hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan pada jarak tertentu dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya.

    adapun penerapannya antara lain, Menentukan besar gaya Coulomb antara dua benda bermuatan listrik, Menentukan Resultan Gaya Coulomb pada salah satu benda pada susunan benda bermuatan segaris, Menentukan Resultan Gaya Coulomb pada salah satu benda pada susunan benda bermuatan tidak segaris dan masih banyak lagi

  87. 5211418051
    2.
    A.Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C (dibaca Newton/coulomb).

    B. Kuat Medan Listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb per satuan muatan di suatu titik. Kuat medan listrik dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji).

    C. Fluks Listrik adalah ukuran aliran Medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup. Fluks Listrik merupakan hasil kali antara medan listrik (E), luas permukaan (A) dan cosinus sudut antara.

    D. Densitas Fluks adalah adalah banyaknya garis-garis gaya magnet dalam medan magnet yang menembus tiap satuan luas bidang

  88. 5211418051
    3.
    Diketahui:
    Q = 60 mC = 0,06 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 0,001225 m²

    Ditanya: D?

    Jawab :
    D = Q/A
    = 0,06 C/0,001225 m²
    = 48,98 C/m²

  89. 5211418051
    4.
    Diketahui :
    d = 2,8 mm = 0,0028 m
    q = 45 mC = 0,045 C
    A =135 mm² = 0,000135 m²
    V = 160 V

    Ditanya:
    E …?
    D … ?

    Jawab :
    1. ) E= V / d
    E = 160 V / 0.0028 m
    E = 57.142,85 V/m
    E = 57,142 kV/m

    2.) D= q / A
    D= 0.045 C / 0.000135 m²
    D= 333,33 C/m²

  90. 5211418053

    2.– Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh adanya muatan listrik, seperti elektron, ion atau proton dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C. Arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan positif dinyatakan keluar dari benda, sedangkan arah medan listrik yang ditimbulkan benda bermuatan negatif dinyatakan masuk ke benda.
    – Kuat medan listrik adalah gaya per satuan muatan listrik di titik dalam medan. Dinyatakan dengan lambang E dan dipengaruhi oleh besarnya muatan sumber dan jarak benda (muatan yang diuji). Kuat medan listrik di rumuskan sebagai besarnya gaya Coulomb untuk setiap satuan muatan.
    – Fluks listrik adalah ukuran aliran medan listrik yang melalui sebuah permukaan tertutup dan berbanding lurus dengan jumlah garis gaya per luas satuan.
    – Fluks magnetik adalah ukuran atau jumlah medan magnet B yang melewati luas penampang tertentu, misalnya kumparan kawat (hal ini sering pula disebut “kerapatan medan magnet”).

  91. 5211418053

    3. Diket:
    Q = 60 mC = 6×10^-2 C
    A = 35 x 35 mm = 1225 mm² = 1225×10^-6 m²

    Ditanya: D=?
    Dijawab:
    D = Q/A
    = 6×10^-2/1225×10^-6 m²
    = 48,98 C/m²

  92. 5211418053

    4. Diket:
    d = 2,8 mm = 2,8×10^-3 m
    q = 45 mC = 45×10^-3 C
    A =135 mm² = 135×10^-6 m²
    V = 160 V

    Ditanya: a) E
    b) D

    Dijawab :
    a) E= V / d
    E = 160 V / 2,8×10^-3 m
    E = 57.142,85 V/m
    E = 57,142 kV/m

    b) D= q / A
    D= 45×10^-3 C/ 135×10^-6 m²
    D= 333,33 C/m²

  93. Its like you read my mind! You appear to know so much
    about this, like you wrote the book in it or something.
    I think that you could do with some pics to drive the message home
    a little bit, but other than that, this is great blog.
    A great read. I’ll certainly be back.

  94. It’s perfect time to make some plans for the future and it’s time to be happy.
    I have read this post and if I could I wish to suggest you
    few interesting things or tips. Perhaps you
    can write next articles referring to this article.

    I want to read more things about it!

  95. I would like to show my appreciation to this writer for bailing me out of this type of trouble. After looking out through the the net and finding tips that were not productive, I thought my entire life was well over. Living without the presence of solutions to the issues you’ve sorted out by way of the post is a critical case, and ones that would have in a negative way damaged my career if I hadn’t encountered your blog. Your own expertise and kindness in controlling all the things was very helpful. I don’t know what I would’ve done if I hadn’t discovered such a subject like this. I can at this point relish my future. Thanks a lot very much for your professional and effective help. I won’t think twice to propose your site to anyone who should receive recommendations on this subject matter.

  96. Thorough Research In Essay Writing

    English is a is an intemational languagelt is spoken all over the people of the world communicata with each other by this lainguagthis languag is used in everyday life-at home,in the market,in the office,at school,in college , is also the medicion of communication through email and intemet.moreover, english has been the medium of education in all parts of the important subgect like english,science, economics,history,geography,medicine,engenerring, taught in english.without understanding english the intemational student cannot get scholarship in america,britain,japan,china or other rich countries. The Topics for example essays are mostly drawn from the common subject matters that students write essay papers on. With the readers rendered attentive by the introduction and informed by the statement of fact, you must show why your position concerning the facts should be accepted and believed.

    this contact form
    a knockout post
    continue

    Essay DecodeCIVILS Mudit Jain

    There are four main types of essays: narrative, descriptive, expository, and argumentative. The writing team with us are British essay writers based locally and are fully equipped to support you via email, phone or if needed in person too. If you’ve signed up for a high school course in English literature, chances are great that you’ll be assigned Beowulf to read, and you might very well have to write an essay or research paper based on the work.

    Is It Better To Travel With Family Or Friends
    Feeling Listless
    What Motivates You?
    1_06653

Leave a Reply to Achmad Rizal Firmansyah Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here