PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

130
396

Pelajari materi tentang Pendidikan Kejuruan, diskusikan bersama teman, dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Jelaskan konsep Pendidikan kejuruan.
  2. Mengapa tenaga terampil diperlukan?
  3. Salah satu fungsi Pendidikan kejuruan adalah seleksi dan alokasi. Bagaimana penerapannya di lapangan?
  4. Salah satu tujuan Pendidikan Kejuruan adalah menyiapkan siswa untuk bekerja dan mengembangkan sikap professional. Bagaimana realisasi di lapangan untuk menyaiapkan siswa untuk bekerja dan mengembangkan sikap profesional?
  5. Salah satu karakteristik Pendidikan Kejuruan adalah responsif dan antisipatif terhadap kemajuan teknologi. Bagaimana karakter tersebut dapat dibangun?
  6. Jelaskan salah satu prinsip Pendidikan kejuruan menurut Prosser.

Silakan diskusikan dengan teman-teman dan jawaban bisa ditulis di dalam kolom komentar. Perlu diperhatikan: 1) jawaban diawali dengan menuliskan NIM dan setiap mahasiswa membuat/merumuskan jawaban dengan versi masing-masing (tidak copy paste jawaban teman) meskipun hasil diskusi bersama, 2) Setiap soal di atas, jawabannya di tulis dalam satu kolom komen (tiap menjawab satu soal, langsung kirim/posting), soal nomor 2 dst ditulis dalam kolom komen yang terpisah (satu kolom komen hanya untuk menjawab satu soal saja). Jawaban ditunggu sampai hari Kamis, 24 Oktober 2019 pukul 17.00. Selamat berdiskusi (DW).

130 COMMENTS

  1. 5202417028

    1.Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan seseorang mampu bekerja pada suatu kelompok/bidang pekerjaan dimana di dalam program pendidikannya ada proses pembelajaran, dan magang di sebuah perusahaan agar peserta didik merasakan pengalaman di dunia kerja.

    • 1. Konsep pendidikan kejuruan mengacu pada sistem ganda dimana peserta didik mendapatkan pembelajaran dan dasar-dasar kejuruan disekolah namun juga melakukan magang di industri setelahnya. pendidikan kejuruan mengajarkan agar peserta didik memiliki skil/kemampuan, dan juga mengacu pada link and match yakni sekolah menjalin kerjasama dengan industri dan mendapat timbal balik.

  2. 5202417028

    2. karena dalam pendidikan kejuruan guru tidak hanya mengajar tetapi juga mencetak tenaga kerja yang terampil, yang nantinya peserta didik tersebut akan menjadi pekerja pada suatu perusahaan dengan kemampuannya. jika pendidiknya tidak terampil maka nantinya tidak akan dapat mencetak peserta didik yang terampil. dalam pendidikan kejuruan seorang pengajar juga dirtuntut untuk memahami wawasan pasar, wawasan keunggulan dan wawasan nilai tambah didalam dudi sehingga dapat mencetk peserta didik yang terampil

    • 2. Tenaga terampil adalah orang yang menguasai suatu bidang dengan sangat baik. Efek tenaga terampil terhadap suatu negara adalah negara tersebut akan berkembang dan menjadi sebuah negara maju/makmur. karena tenaga terampil dalam bekerja sealu efisien dan efektif, sehingga membuat mengurangi biaya produksiyang terjadi akibat kesalahan/kegaalan dan dapat menghasilkan/mengerjakan sesuatunya dengan lebih cepat sehingga profit/keuntungan pada suatu industri menjadi naik, hal ini lah yang kemudian berdampak pada negara yang di tinggali produsen industri berkat tenaga terampil. negara juga dapat mengirim tenaga terampil menjadi TKI ke luar negeri dan mendapatkan keuntungan dari hal terdebut

  3. 5202417028

    3.untuk seleksi dan alokasi di dalam pendidikan kejuruan saat ini cukup baik dimana peserta didik di seleksi mana yang terbaik untuk dapat bekerja pada suatu perusahaan/perusahaan yang menjalin kerja sama dengan sekolah, akan tetapi alokasi lulusan smk untuk saat ini terlalu banyak namunperusahaan yang membuka lowongan sangatlah minim,dan menurunya kualitas keterampilan lulusan smk menjadi salah satu faktor banyaknya pengangguran.

    • nomor soal uts
      4. Implementasi seleksi saat ini dillapangan terjadi dengan sangat baik, karena memang saat ini seleksi tenaga terampil benar-benar dilakukan sehingga tenaga yang kurang terampil akan tersingkir, dan untuk alokasi atau penempatan sendiri bekerja dengan baik, tetapi ada beberapa persen yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya contoh lulusan PTO yang seharusnya menjadi tenaga pengajar malah menjdai sales pada sorum mobil.

  4. 5202417028

    4.Jika dilihat dari relisasi dilapangan saaat ini cukup sulit untuk menyiapkan siswa untuk bekerja, pasalnya kurangnya guru yang berpengalaman didalam dudi, dan biaya penyelenggaraan pendidikan kejuruan tergantung pada subsidi pemerintah sehinggauntuk mengadakan alat peraga seperti di perusahaan menjadi terkendala, serta kurangnya kerjasama antara sekolah dengan perusahaan industri.
    untuk mengembangkan sikap proesiaonal di pendidikan kejuruan saaat ini menjadi tantangan yang cukup sulit pasalnya anak-anak jaman sekarang sudah banyak yang tercemar pergaulan yang tidak benar, banyak dari mereka yang berani melawan guru, mudah tersinggung dan berkelahi dengan teman, sehingga untuk mengembangkan sikap profesional pada siswa saat ini cukup sulit.

    • soal uts nomor
      3. Dengan cara mengajarkan budipekerti yang baik, mengajarkan cara berwirausaha disekolah,meningkatkan kedisiplinan di dalam kelas saat proses belajar mengajar maupun diluarkelas ketika berinteraksi sesama warga sekolah dan warga masyarakat. mengajarkan keterampilan kejuruan sesuai k3 dan SOP yang ada.

  5. 5202417028

    5.karakteristik responsif dan antisipatif terhadap kemajuan teknologi, karakteristik tersebut dapat di bangun dengan cara sekolah menjalin kerjasama dengan perusahaan/industri sehingga sekolah dapat meminta dana untuk membeli alat /teknologi terbaru, attau jika tidak sekolah dapat melakukan kunjungan industri ke perusahaan yang memiliki teknologi terbaru tersebut, langkah yang paling mudah adalah dengan melihat teknologi baru tersebut pada youtube, sehingga siswa dajak untuk belajar dari sana.

    • 5. Caranya adalah dengan selalu memberikan informasi terbaru mengenai kejuruan/kemajuan teknologi agar siswa menjadi lebih responsif terhadap segalasesuatu yang berkaitan dengan kejuruan yang diambilnnya.Begitupula dengan partisipatif yakni ikut andil dalam mengembangkan kemajuan teknologi kejuruan, dengan cara mengajak siswa melakukan penelitian pada bidang kejuruan, sehimgga siswa siawa terpcu untuk berpartisipatif

  6. 5202417028

    6. salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut Proser adalah, “pendidikan kejuruan akan efektif jika pelatihnya cukup berpengalaman dan menerapkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar”. hal ini berati didalam pendidikan kejuruan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil terlabih dahulu harus mempunyai/mempersiapkan tenaga pengajar yang terampil juga,baik dalam bidang yang akan diajarkan maupun dalam bidang dudi.

    • 6. Proser memiliki banyak prinsip salah satunya adalah “Dalam pendidikan kejuruan dalam mendidik siswa agar menjadi tenaga ahli, maka pendidik juga harus lebih ahli dalam bidang tersebut” jadi dalam prinsip tersebut ditegaskan bahwa jika ingin mencetak tenaga ahli dlam pendidikan kejuruan maka pendidik/pengajar/guru harus sudah menguasai/profesional, baik itudalam hal kejuruan maupun dalam hal dudi (dunia industri)

  7. Nim : 5202417042

    1.pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada satu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya.

    • 1. Konsep pendidikan kejuruan adalah sebuah sistem pendidikan yang menghasilkan lulusan yang siap bekerja selain itu dalam proses pendidikan siswa tersebut juga melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) atau magang agar ketika siswa tersebut sudah mempunyai keahlian khusus dan siap bekerja di dunia industri. Pendidikan kejuruan juga dapat mengurangi angka pengangguran sebab mereka sudah mempunyai keahlian tertentu.

  8. Nim : 5202417042

    2. tenaga terampil sangat di perlukan dialam industri agar dapat menghasilkan produk atau tentang bagaimana sesorang menghadapi masalah dan bagaimana orang tersebut mengatasii masalah tersebut.Selain itu tenaga terampil akan menentukan tingkat mutu dan biaya pendidikan,faktor keunggulan menghadapipersaingan global

    • 2. Tenaga terampil dalam sebuah negara sangat di perlukan untuk menunjang kesejahteraan negara tersebut sehingga dunia industri pada negara tersebut dapat berkembang dengan pesat mengikuti zaman sekarang ini. Pada industri 4.0 tenaga terampil sangat di perlukan agar dapat bersaing dengan industri lainnya.Sehingga produktivitas industri tersebut meningkat ,maka dari itu di Indonesia sangat di butuhkan tenaga-tenaga terampil seperti lulusan smk untuk menunjang sehingga menjadi negara maju.

  9. Nim : 5202417042

    3. penerapan seleksi dan alokasi yaitu menyiapkan,memilih dan menempatkan seorang tenaga kerja yang sesuia dengan kebutuhan pada industri tersebut

    • 3. Dalam proses pengembangan sikap profesional pada siswa disekolah menengah kejuruan yaitu dengan memberikan rasa tanggung jawab oleh pendidik terhadap siswa tersebut sehingga siswa tersebut dapat menerapkannya ketika siswa mendapatkan tugas.Selain memberikan rasa tanggung jawab pendidik juga mengajarkan sikap menghormati,kejujuran dan rasa percaya diri jadi ketika siswa sudah memiliki sikap dan sifat tersebut maka akan timbul dengan sendirinya sikap profesional dalam diri siswa tersebut.

  10. Nim : 5202417042

    4.Untuk menyiapkan siswa bekerja dan mengembangkan sikap profesional sebaiknya saat proses pembelajaran atau pelatihan siswa tersebut dilatih dengan hal hal sederhana untuk meningkatan sikap profesiona seperti melatih bahwa dirinya memiliki tanggu jawab pada sebuah pekerjaan,mau belajar dari kesalahan karena dengan cara itu siswa dapet meningkatan rasa percaya diri ketika melakukan suatu pekerjaan.

    • 4. Fungsi dari seleksi dan alokasi pada pendidikan kejuruan adalah dengan cara menyeleksi orang-orang dengan sesuai bidang keahliannya sehingga dapat menetukan lokasi apa yang memiliki kekurangan tenaga kerja.Contoh pada saat industri membuka lowongan pekerjaan tingkat lulusan smk dan tingkat lulusan sarjana akan memiliki perbedaan proses tahap seleksi dan untuk penempatan bagi lulusan smk dengan lulusan sarjana akan berbeda menapa berbeda karena tingkat kreativitas antara lulusan smk dan lulusan sarjana berbeda sehingga tidak dapa disamakan pada dunia industri.

  11. Nim: 5202417042

    5. Untuk membangun responsif dan antisipatif siswa terhadap kemajuan teknologi dengan cara mengenalkan siswa tersebut tentang teknologi yang ada di industri sehingga siswa tersebut tertarik sehingga mau untuk mempelajari teknologi tersebut selain itu dengan memberikan kerjasama antara sekolah dengan industri jadi jika keperluan praktik di sekolah kurang maka akan di perkenal berbagai teknologi di industri.

    • 5. Dalam membangun sikap responsif dan partisipasif seorang tenaga pendidik mengajarkan bagaimba kepedulian terhadap lingkungan sekitar sehingga ketika ada beberapa tindakan maka siswa tersebut akan segera merespon sebagaimana dirinya dibutuhkan dengan sesuai keahliannya selain itu tingkat responsif setiap orang berbeda-beda .Dalan peningkatan sikap partisipasif pendidik harus mengajarkan sikap percaya diri pada orang tersebut sehingga orang tersebut akan lebih aktif lagi dalam suatu lingkungan sekolah maupun diluar sekolah agar dapat melakukan sesuatu sesuai dengan bidang keahliannya.

  12. Nim : 5202417042

    6.Salah satu prinisp dari pendidikan kejuruan menurut Prosser adalahi’ Administrasi pendidikan kejuruan kejuruan akan efisien jika bersifat lentur dibandingkan yang kaku” dari kutupan tersebut dapat diartikan bahwa admiistrasi kadang menghambat seseorang untuk melakukan sesuatu hal yang dapat mengembangkan kemapuan dirinya,jadi menurut prosser bahwa jangan terlalu di beban masalah administrasi untuk sebuah pendidikan.

    • 6. Salah satu prinsip teori pendidikan menurut prosser adalah tentang masalah biaya operasional pendidikan bagaimana cara menanggapi proses menuju pendidikan tidak usah ragu soal biaya atau manajemen biaya pendidikan agar menunjang untuk kehidupan kedepannya.

  13. 5202417005

    1. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang bertujuan unntuk mempersiapkan seseorang/peserta didik agar mampu bekerja pada bidang pekerjaan tertentu dengan mengarahkan peserta didik untuk mendapatkan ketrampilan praktis sesuai dengan bidang yang nantinya akan menjadi tempatnya bekerja. Pendidikan kejuruan berkonsep pada penyiapan individu yang terampil untuk bekerja pada bidang tertentu.

    • 5202417005

      1. Pendidikan kejuruan merupakan suatu pendidikan yang menyiapkan individu atau seseorang agar mampu bekerja dalam bidang tertentu. Pendidikan kejuruan membekali individu dengan ketrampilan untuk siap bekerja sesuai dengan bidangnya, dengan kata lain pendidikan kejurian sebagai pemasok tenaga kerja yang terampil.

  14. 5202417005

    2. Ada beberapa hal yang mendasari pentingnya tenaga terampil, yaitu: tenaga terampil merupakan penentu peninngkatan mutu dan biaya produksi dalam suatu bidang tertentu, tenaga terampil juga mendukung pertumbuhan industrialisasi pada suatu negara. Selain itu, Tenaga yang terampil juga menjadu faktor keunggulan dalam menghadapi persaingan global dan mengingkatkan penerapan kemajuan teknologi. Apabila dalam suatu negara banyak warga negara yang tidak terampil, maka akan meningkatkan angka pengangguran dan membebani perekonomian negara sehingga perlu adanya tenaga terampil yang akan berpeluang untuk bekerja serta produktif dalam memperkuat ekonomi negara

    • 5202417005

      2. Tenaga terampil menjadu penentu dalam peningkatan mutu dan produktifitas negara. Tenaga yang terampil mampu mendorong suatu negara untuk dapat bersaing dalam pasar global dan menjadi aspek peningkatan perekonomian dalam suatu negara. Tenaga terampil ini akan membuat negara mampu meningkatkan kesejahteraan warga negaranya. Apabila dalam suatu negara banyak tenaga kerja yang kurang bahkan tidak terampil akan menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran dalam suatu negara/ negara tersebut. Selain itu, tenaga terampil juga menjadi indikator atau juga pendorong untuk negara maju yang produktif.

  15. 5202417005

    3. Seleksi dan alokasi merupakan penyiapan, pemilihan dan penempatan calon tenaga kerja berdasar demand-driven. Dalam penerapannya di lapangan, sekolah kejuruan telah melakukan kerja sama dengan dunia industri dalam menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan pada perusahaan. Pemilihan dan penempatan tenga kerja juga telah dilakukan oleh perusahaan/ dunia industri dengan melakukan seleksi terhadap para calon tenaga kerja. Namun pada saat ini, jumlah pengalokasian tenaga kerja yang disiapkan oleh sekolah kejuruan tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga dapat menurunkan kualitas dan peningkatan pengangguran.

    • 5202417005

      3. Untuk meningkatkan sikap profesional pada siswa diperlukan beberapa aspek yang mendukung tercapainya sikap profesional. Tenaga pendidik/ guru yang kompeten menjadi salah satu aspek tersebut, karena menjadi sumber atau pembimbing dan pengarah peserta didik untuk memiliki sikap terampil dan profesional. Guru juga harus berwawasan pada dunia industri. Kemudian sarana dan prasarana praktik di sekolah juga menjadi pendorong atau pendukung dalam menerapkan teori secara langsung dalam pekerjaan yang nantinya akan ditempatinya. Hubungan sekolah dengan dunia industri juga menjadi aspek profesional pada siswa. Dunia industri menjadi tempat untuk melengkapi ilmu yang ada pada sekolah dengan kondisi secara langsing di lapangan, sehingga nantinya menjadi peningkat ketrampilan dan profesional bagi siswa.

      • Ralat.

        5202417005

        3. Seleksi dan alokasi pada pendidikan kejuruan dilakukan oleh sekolah dan dunia industri (perusahaan). Keduanya saling berhubungan dalam proses penyeleksian dan pengalokasian tenaga kerja. Sekolah memberikan ruang atau sarana bagi calon tenaga kerja/ siswa untuk dapat memperoleh informasi pekerjaan untuk perusahaan. Dalam seleksi dan alokasi dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan melakukan proses seleksi untuk menentukan tenaga kerja yang paling sesuai dan dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Kemudian penempatan atau alokasi juga dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan menentukan penempatan tenaga kerja sesuai dengan kemampuan yang potensial yang dimiliki untuk bidang tertentu. Jadi, sekolah menjadi sarana atau jembatan penghubung antara siswa dengan perusahaan serta menjadi pemasok tenaga kerja.

  16. 5202417005

    4. Sikap profesional dapat tercapai apabila didukung oleh pembelajaran yang baik dan faktor dari peserta didik itu sendiri. Dalam kenyataan di lapangan, hal ini sulit untuk tercapai karena tenaga pendidik yang berpengalaman mengenai dunia industri masih kurang dan juga terhalang oleh biaya penyelenggaraan pendidikan yang tinggi dan hanya bergantung pada subsidi dari pemerintah dalam pengadaan alat dan media praktik. Selain itu, kerja sama antara sekolah kejuruan dengan dunia industri dirasa masih kurang.
    Selain itu, kurangnya etika peserta didik pada saat ini menambah sulitnya mencapai sikap profesional dalam pendidikan kejuruan. Seringkali dijumpai siswa yang berani terhadap gurunya dan mudah berkelahi dengan orang lain. Sehingga mereka perlu mendapatkan motivasi untuk mendorong semangat belajar.

    • 5202417005

      4. Seleksi dan alokasi pada pendidikan kejuruan dilakukan oleh sekolah dan dunia industri (perusahaan). Keduanya saling berhubungan dalam proses penyeleksian dan pengalokasian tenaga kerja. Sekolah memberikan ruang atau sarana bagi calon tenaga kerja/ siswa untuk dapat memperoleh informasi pekerjaan untuk perusahaan. Dalam seleksi dan alokasi dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan melakukan proses seleksi untuk menentukan tenaga kerja yang paling sesuai dan dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Kemudian penempatan atau alokasi juga dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan menentukan penempatan tenaga kerja sesuai dengan kemampuan yang potensial yang dimiliki untuk bidang tertentu. Jadi, sekolah menjadi sarana atau jembatan penghubung antara siswa dengan perusahaan serta menjadi pemasok tenaga kerja.

      • Ralat.

        5202417005

        4. Untuk meningkatkan sikap profesional pada siswa diperlukan beberapa aspek yang mendukung tercapainya sikap profesional. Tenaga pendidik/ guru yang kompeten menjadi salah satu aspek tersebut, karena menjadi sumber atau pembimbing dan pengarah peserta didik untuk memiliki sikap terampil dan profesional. Guru juga harus berwawasan pada dunia industri. Kemudian sarana dan prasarana praktik di sekolah juga menjadi pendorong atau pendukung dalam menerapkan teori secara langsung dalam pekerjaan yang nantinya akan ditempatinya. Hubungan sekolah dengan dunia industri juga menjadi aspek profesional pada siswa. Dunia industri menjadi tempat untuk melengkapi ilmu yang ada pada sekolah dengan kondisi secara langsing di lapangan, sehingga nantinya menjadi peningkat ketrampilan dan profesional bagi siswa.

  17. 5202417010
    1. Pendidikan kejuruan merupakan sebuah konsep pendidikan yang mengarahkan kepada siswanya mempersiapkan diri untuk memiliki keahlian pada suatu bidang tertentu (di dunia kerja nantinya).

    • 5202417010
      1. Pendidikan kejuruan adalah suatu kegiatan belajar mengajar dimana siswa dituntut menguasai bidang keahlian sesuai jurusannya untuk bekal bekerja di dunia industri nantinya.

  18. 5202417010
    2. Tenaga terampil pada saat ini sangat dibutuhkan, karena :
    – Mendukung pertumbuhan industrialisasi suatu negara
    – Penting dalam menentukan tingkat mutu dan biaya produksi
    – Berpeluang tinggi untuk bekerja dan produktif untuk memperkuat ekonomi negara
    – Faktor keunggulan menghadapi persaingan global
    – Berperan penting dalam meningkatkan keunggulan dengan penerapan kemajuan teknologi
    – Makin banyak warga tidak terampil, maka menyebabkan makin banyak pengangguran

    • 5202417010
      2.
      – Mampu memajukan perekonomian negara dengan keahliannya
      – Dari segi industri, maka akan memajukan pula dunia perindustrian tersebut.
      – Mampu membangun sebuah negara agar lebih maju lagi.
      – Supaya ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan warga negara tersebut.
      – Jika kekurangan tenaga terampil, negara tersebut akan mengalami hambatan dalam berkembang

  19. 5202417010
    3. Seleksi & alokasi disini berarti menyiapkan, memilih dan menempatkan calon tenaga kerja berdasarkan pada demand-driven, artinya lulusan dari sekolah kejuruan nantinya akan bekerja pada bidang yang telah dikuasainya, sehingga tenaga kerja tersebut sudah mengetahui tentang bidang pekerjaannya nanti. Penerapannya saat ini sudah baik, karena banyak sekolah yang melakukan kerjasama dengan perusahaan sehingga lulusan dari sekolah tersebut bisa bekerja pada perusahaan yang sesuai dengan bidangnya.

    • 5202417010
      4. Fungsi seleksi & alokasi disini berarti pendidikan kejuruan (dalam hal ini SMK) mengajarkan kepada siswanya mengenai sebuah bidang, dan lulusannya supaya bisa bekerja di dunia industri. SMK menyeleksi siswanya berupa nilai raport, lalu pihak sekolah juga mengalokasikan atau mengirim para lulusannya bekerja pada dunia industri. Dan implementasinya untuk saat ini sudah berjalan, namun jumlah lulusan yang masuk ke dunia industri makin sedikit.

  20. 5202417010
    4. Untuk saat ini, sudah ada beberapa hal yang diterapkan pada sekolah terkait mengembangkan sikap profesional, diantaranya siswa harus mampu mengerjakan tugas tepat waktu, karena di dunia perusahaan urusan waktu sangat penting. Ada juga soal keterlambatan, jika di sekolah siswa terlambat akan mendapat hukuman, karena di dunia industri tidak boleh melakukan keterlambatan.

    • 5202417010
      3. Caranya ialah dengan membuat lingkungan sekolah (terutama bengkel praktek) semirip dan senyaman mungkin seperti lingkungan industri sungguhan, serta menerapkan aturan yang mirip dengan aturan di lingkungan industri. istilah lainnya yaitu menduplikasi bengkel praktek agar seperti tempat kerja di dunia industri sungguhan. sehingga siswa mampu belajar tentang dunia industri meskipun tidak banyak, dan hal ini mampu membuat siswa menjadi profesional.

  21. 5202417010
    5. Karakter responsif & antisipatif terhadap kemajuan teknologi dapat dibangun dengan kesadaran diri sendiri akan perubahan teknologi yang sangat pesat. Jika kita tidak mau untuk belajar teknologi, maka kita akan key=tinggalan jama, begitu juga di dunia pendidikan, jika kita terus-menerus mempelajarai hal kuno, maka kita akan ketinggalan hal modern. Cara lain agar tidak ketinggalan informasi mengenai teknologi yakni dengan memanfaatkan internet untuk mencari tahu hal terbaru yang bersifat positif.

    • 5202417010
      5. Caranya dengan mengajak siswa untuk berdiskusi dan saling tanya jawab, sehingga siswa mampu memberikan respon terhadap hal yang dibahas. Serta mengajak siswa agar selalu aktif di saat pembelajaran, baik itu di ruang kelas ataupun di tempat/ruang praktek.

  22. 5202417010
    6. Salah satu prinsip pendidikan menurut Charless Prosser (1925) berbunyi “pendidikan kejuruan akn efisien jika disediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan (replika) lingkungan di tempat kelak mereka akan bekerja.” Maksudnya disini ialah sekolah harus membuat lingkungan belajar siswa semirip & senyaman mungkin sepert lingkungan kerja nantinya, terutama pada bagian ruang praktek. Sehingga saat siswa akan bekerja mereka tidak merasa asing dengan alat & lingkungan kerja nantinya.

    • 5202417010
      6. Salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut prosser yakni “pendidikan kejuruan akan lebih efisien jika lingkungan belajarnya mirip dengan lingkungan industri”. Maksudnya di sini supaya siswa menjadi profesional, maka ruang belajar & praktek harus dibuat semirip mungkin dengan lingkungan kerja nantinya.

  23. 5202417005

    5. Untuk membangun pendidikan kejuruan yang responsif dan antisipatif terhadap teknologi diperlukan kesadaran oleh semua pihak termasuk sekolah dan siswa dalam menghadapi kemajuan teknologi. Guru bertanggung jawab menyiapkan peserta didik menjadi percaya diri, siap, dan mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Oleh sebab itu, guru harus mampu menanamkan kesadaran yang terkandung dalam materi, seperti pemerataan, keadilan, menghargai hak-hak orang lain, kerja sama, dan saling ketergantungan sehingga mereka akan responsif terhadap sumber informasi yang berlimpah ruah dalam kehidupan sekarang. Kemudian sikap antisipatif juga diperlukan dengan menyaring informasi yang didapatkan dari berbagai sumber sehingga tidak mengalami kesesatan isu-isu tertentu.

    • 5202417005

      5. Untuk membangun karakter responsif, pendidikan kejuruan harus menyediakan sarana dan tenaga pendidik yang mampu mendukung proses pembelajaran yang nyaman dan mudah bagi peserta didik, sehingga peserta didik mampu aktif dalam merespon pengetahuan yang didapatnya. Informasi dari kemajuan zaman saat ini juga menjadi salah satu peningkatan sikap responsif terhadap pengetahuan peserta didik, mereka akan mudah memperoleh informasi yang sangat luas sehingga meningkatkan sikap responsif. Namun, informasi tersebut terkadanf perlu adanya penyaringan sehingga peserta didik tidak terjerumus oleh informasi tidak benar, maka perlu partisipasi dari berbagai pihak intuk membimbing dan mengawasi peserta didik dalam proses pembelajaran.

  24. 5202417005

    6. Salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut Prosser adalah “Pendidikan kejuruan akan efektif hanya dapat diberikan di mana tugas-tugas latihan dilakukan dengan cara, alat, dan mesin yang sama seperti yang diterapkan di tempat kerja”. Hal ini berarti tercapainya tenaga terampil yang profesional dalam pendidikan didapat dengan cara menerapkan segala macam prosedur, alat, dan mesin yang sama pada tempat kerja dalam pemberian tugas-tugas dan latihan terhadap peserta didik, sehingga mereka akan terbiasa menghadapi situasi langsung pada tempat kerjanya nanti dan pada akhirnya mereka akan terampil dalam situasi tersebut dan tercapai profesionalitas dalam bidang tersebut. Karena pada dasarnya seseorang akan pintar karena terbiasa.

    • 5202417005

      6. Pendidikan kejuruab akan efektif apabila tugas-tugas dan tata cara atau prosedur yang dilakukan sama dengan kondisi sebenarnya di tempat yang akan menjadi lingkungan kerjanya. Apabila tugas-tugas dan cara-cara tersebut disamakan dengan keadaan yang sebenarnya, peserta didik/ tenaga kerja akan terbiasa dengan keadaan yang akan menjadi tempatnya bekerja. Selain itu, peserta didik telah merasakan secara nyata tugas-tugas dan cara-cara sesuai dengan tempatnya yang akan dia tempati sehingga pendidikan yang diperolehnya akan efektif.

  25. 5202417029
    1. Konsep pendidikan kejuruan terutama yang berkembang di Indonesia dirancang untuk menyiapkan peserta didik atau lulusan yang siap memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan sikap profesional di bidang kejuruan yang di tekuninya baik bekerja secara kelompok atau individu sehingga menjadi individu yang produktif yang mampu menjadi tenaga kerja menengah dan memiliki kesiapan untuk menghadapi persaingan kerja.

    • 5202417029
      1. Jelaskan Konsep Pendidikan Kejuruan!
      Konsep pendidikan kejuruan di Indonesia yang digunakan yaitu menghasilkan lulusan yang terampil dibidangmya dan dapat bekerja dengan baik secara kelompok maupun individu, mampu mengembangkan sikap profesional, serta menjadikan individu yang produktif dalam bekerja untuk menyiapkan diri dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

  26. 5202417029
    2. Tenaga terampilan sangata diperlukan karena tenaga terampil memiliki tingkat produktifitas yang tinggi dan bekerja secara efektif dan efisien, industri-industri sangat memerlukan tenaga yang terampil karena angkan mempengaruhi hasil produksinya dengan menekan nilai produksi tetapi produk yang dihasilkan juga berkualitas dan juga hasil produksi perhari akan lebih banyak dibanding dikerjakan oleh tenaga yang kurang terampil.

    • 5202417029
      2. Sebuah negara membutuhkan tenaga terampil, apa efek tenaga terampil terhadap suatu negara?

      Tenaga terampil adalah tenaga yang mampu bekerja secara efisien sehingga meningkatkan produktifitas industri tersebut dengan menekan cost atau nilai pengeluaran, sederhananya modal kecil, barang berkualitas, untung besar. Jadi, efek terhadap suatu negara jika memiliki tenaga yang terampil yaitu akan meningkatkan pertumbuhan ekenomi negara tersebut, karena diisi oleh banyak tenaga yang terampil sehingga secara otomatis ekonominya meningkat.

  27. 5202417029
    3. Seleksi dan alokasi yaitu mempersiapkan, memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja sesuai dengan permintaan pasar kerja. Dalam penerapanya dilapangan untuk seleksi yang mengadakan adalah industri yang akan menarik tenaga kerja, kita bisa menyiapakan pesertadidik yang matang dengan memberikan pelatihan tetang bagaimana industri menyeleksi calon tenaga kerja dan memberikan tips-tips agar lolos seleksi. Kemudian untuk Alokasi sekolah bisa bekerja sama dengan industri yang sesuai dengan bidang kejuruan peserta didiknya dan juga menyarankan serta menyalurkan pesertadidik sesuai dengan bidang kejuruannya. Maka dari itu di SMK terdapat BKK(Balai Ketenaga Kerjaan) untuk mengurusi hal-hal tersebut.

    • 5202417029
      4. Salah satu fungsi pendidikan kejuruan adalah seleksi dan alokasi, Bagaimana implementasinhya di lapangan?

      Untuk seleksi dunia kerja biasanya diadakan langsung oleh industri yang bersangkutan tersebut, dan industri juga memiliki krteria dan jumlah untuk permintaan kebutuhan tenaga kerja. Sehingga untuk memenuhi tersebut sekolah/ pendidikan kejuruan memberikan pendidikan, pembelajaran dan pelatihan sesuai bidang kejuruannya untuk memenuhi kebutuhan industrinya, kemudian sekolah juga menyeleksi siswanhya untuk mengalokasikan atau menyarankan industri untuk dimasuki siswanya tersebut agar sesuaikebutuhan industri sehingga siswa dapat lolos dan masuk kedalam industri tersebut untuk bekerja.

  28. 5202417029
    4. Untuk merealisasikan salah satu tujuan dari Pendidikan Kejuruan yaitu menyiapkan siswa untuk bekerja dan mengembangkan sikap professional, Sekolah bisa melakukan kerjasama dengan industri sesuai dengan bidang kejuruannya dengan mendatangkan guru langsung dari industri untuk memberikan pendidikan dan pelatihan sehinggga ilmu yang didapat peserta didik sesuia dengan dunia industri yang akan di tujunya. Hal tersebut juga perlu ditunjang dengan memberikan sarana dan prasarana praktek sesuai dengan industri yang akan ditujunya. Selain hal tersebut untuk mengembangkan sikap profesional sekolah juga dapat mengadakan PKL untuk peserta didiknya.

    • 5202417029
      3. Bagaimana cara mengembangkan sikap profesional pada siswa disekolah menengah kejuruan?

      Untuk mengambangkan sikap profesional siswa sekolah dapat bekerja sama dengan industri tersebut untuk mengadakan pelatihan dan pembelajaran sehingga ilmu yang diterima siswa tersebut sesuai dengan dunia industri yang akan mereka masuki kelak. Serta mendesai tempat praktek siswa menyerupai dunia industri untuk membiassakan siswa saat praktek dengan cara profesiaonal. Kemudian dapat juga dengan mengadakan PKL untuk siswa agar mendapat ilmu langsung dari dunia kerja dan juga pengalaman di dunia kerja untuk melatih keprofesionalannya.

  29. 5202417029
    5. Responsif dan antisipatif sendiri memiliki arti cepat merespon dan tanggap terhadap sesuatu yang sedang(akan) terjadi. Jadi untuk membangun karakteristik tersebut yaitu dengan membiasakan pesertadidik mencari atau menerima informasi tentang kemajuan teknologi. Kita sebagai pendidik dapat menfasilitasinya dengan memberikan informasi dan pengetahuan baik dalam bentuk video atau yang lainnya. Dengan majunya teknologi semakin canggih diharap peserta didik akan lebih tertarik terhadap kemajuan teknologi tersebut. Kita sebagai pendidik juga harus selau update tentang kemajuan teknologi untuk memberikan ilmu-ilmu yang baru kepada peserta didik.

    • 5202417029
      5. Pendidikan kejuruan itu harus responsif dan antisipatif terhadap kemajuan teknologi, bagaimana membangun karakter tersebut?

      Responsif dan antsipatif sendiri memiliki arti cepat merespoin dan tanggap terhadap sesuatu yang sedang atau akan terjadi. Jadi untuk mengembangkan karakter tersebut yaitu sekolah atau guru dapat melakukannya dengan membiasakan siswa mencari atau menerima informasi tentang kemajuan teknologi. Kemudian sekolah atau guru dapat menfasilitasinmya dengan memberikan informasi tentang kemajuan teknologi baik berupa video, ilmu atau yang lainnya. Dengan majunya teknologi semakin canggih diharap siswa akan lebih tertarik untuk mencari informasi lebih banyak dan detail lagi. Sehingga dengan terbiasanya siswa cepat tanggap dalam mencari informasi tentang kemajuan teknologi lama kelamaan kebiasaan tersbut akan menjadi karakter siswa.

  30. 5202417029
    6. Salah satu prinsip Pendidikan kejuruan menurut Prosser adalah “Pendidikan kejuruan akan efisien jika disediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan (replika) lingkungan ditempat kelak mereka bekerja”. Prinsip satu ini sangat bagus karena dengan membiasakan peserta didik belajar di lingkungan yang mirip dengan tempat kelak ia bekerja akan menumbuhkan karakter siswa yang siap bekerja dan profesional karena peserta didik telah terbiasa dengan sarana dan prasarana yang digunakan praktek setiap hari sesuai dengan tempat kerja (industri) tempat ia akan bekerja selain itu dengan diterapkannya tata tertib yang menyerupai industri karakter disiplin peserta didik akan terbangun dan kelak di dunia industri akan terbiasa.

    • 5202417029
      6. Teori pendidikan kejuruan itu menganut teori prosser, jelaskan salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut proser!

      Salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut proser adalah “Kegiatan pembelajaran/pendidikan di SMK akan lebih efisien jika lingkungan belajarnya dibuat menyerupai industri tempat mereka akan bekerja nantinya”. Jadi dengan dilakukannya prinsip tersebut, siswa dapat menjalakan pendidikan dilingkungan yang sama/menyerupai dunia industri tempat mereka bekerja. Sehingga efeknya sikap disiplin siswa akan terbentuk karena tatatertib sekolah disesuaikan dengan industri, sikap profesional siswa juga akan berkembang karena bekerja dengan menggunakan alat-alat sama seperti di industri, maka siswa akan terbiasa dan kelak tidak akan kaget saat memasuki dunia industri, siswa akan siap bekerja dan pendidikan menjadi efisien.

  31. 5202417016
    1. Konsep dari Pendidikan Lejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada satu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya.Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. 

  32. 5202417036
    1. Konsep pendidikan kejuruan adalah untuk mempersiapkan peserta didik atau lulusan yang nantinya siap memasuki dunia kerja dan bisa bekerja sama dengan team serta mampu mengembangkan sikap profesional pada bidang kejuruannya. Lulusan pendidikan kejuruan diharapkan dapat menjadi tenaga kerja yang produktif dan terampil serta siap untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja tertentu sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam pendidikan kejuruan terdapat proses pembelajaran serta ada program magang untuk membekali peserta didik yang disiapkan untuk dunia kerja.

    • 1. Pendidikan yang menyiapkan calon tenaga kerja yang menjuru pada bidang tertentu, yang siap terjun dalam dunia kerja dan bisa bekerja dengan team. Lulusan pendidikan kejuruan diharapkan mampu menjadi tenaga kerja yang produktif dan terampil

  33. 5202417036
    2. Tenaga terampil diperlukan karena seorang tenaga terampil mempunyai sikap profesional dan keahlian pada bidang tertentu yang dapat dijadikan untuk menentukan tingkat mutu dan biaya produksi pada saat melakukan proses produksi, selain itu juga dapat menjadi faktor keunggulan untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja secara global. Apabila semakin banyak tenaga yang tidak terampil maka akan semakin banyak pengangguran karena kalah dalam bersaing dengan tenaga terampil dalam dunia kerja yang malah membebani sektor ekonomi negara karena tidak produktif. Tenaga terampil berpeluang tinggi untuk bekerja secara produktif yang bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara.

    • 2. Tenaga terampil dibutuhkan karena seorang tenaga terampil mempunyai sikap profesional dan ahli pada suatu bidang tertentu yang bisa dijadikan untuk menentukan mutu dan biaya produksi, selain itu bisa menjadi faktor keunggulan dalam menghadapi persaingan global. Tenaga terampil berpeluang tinggi untuk bekerja secara produktif yang bisa membantu meningkatkan kemajuan tingkat ekonomi suatu negara

  34. 5202417036
    3. Penerapan fungsi seleksi dan alokasi dilapangan di masa sekarang ini cukup baik karena lembaga pendidikan telah menyiapkan para calon tenaga kerja dengan dibekali ilmu dan juga karakter yang sesuai dengan bidang keahlian atau kejuruannya pada saat disekolah, sehingga dalam hal ini peserta didik diharapkan mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dalam pelaksanaannya dunia kerja juga ikut berperan serta karena untuk evaluasi hasil proses pendidikan, supaya calon tenaga kerja itu terjamin dan memenuhi syarat dalam dunia kerja atau sesuai dengan kebutuhan pasar.

    • 3. Penerapan fungsi seleksi dan alokasi dilapangan saat ini cukup baik, karena lembaga sekolah telah menyiapkan calon tenaga kerja yang diharapkan mampu bekerja secara profesional pada suatu bidang tertentu sehingga dalam hal ini peserta didik mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Dalam pelaksanaannya dunia kerja juga ikut berperan untuk proses evaluasi hasil proses pendidikan supaya tenaga kerja itu terjamin dan memenuhi syarat untuk terjun langsung dalam dunia kerja.

  35. 5202417036
    4. Realisasi dilapangan saat ini lumayan baik karena guru yang mengajar disekolah pun telah dibekali pelatihan agar ilmu yang diberikan sesuai dengan kondisi dunia kerja sekarang, tetapi untuk fasilitas alat praktik atau mesin kurang efisien karena masih menggunakan mesin buatan lama yang sering mengalami trouble. Lembaga pendidikan pun juga mengadakan program magang ke industri agar peserta didik memiliki wawasan atau pengalaman dalam dunia kerja. Jadi diharapkan siswa nanti siap untuk bekerja dan memiliki sikap profesional saat terjun langsung nantinya.

    • 4. Yaitu dengan cara dibekali ilmu dan juga karakter yang sesuai dengan bidang atau kejuruannya. Tenaga pendidik yang berpengalaman juga bisa membantu mengembangkan sikap profesional pada siswa, karena guru yang berpengalaman lebih mengetahui kondisi dunia kerja langsung dan menerapkan pada praktek belajar.

  36. 5202417036
    5. Karakter responsif dan antisipatif terhadap teknologi dapat dibangun dengan memberikan tugas kepada siswa yang tema nya tentang kemajuan teknologi pada bidang kejuruannya supaya siswa membaca dan mendapat ilmu baru tentang kemajuan teknologi tersebut, lembaga sekolah juga bisa mengadakan kunjungan industri yang sudah menggunakan alat/ mesin canggih agar nantinya siswa telah memiliki wawasan atau pengalaman jika memasuki dunia kerja nanti.

    • 5. Responsif atau kepekaan ini dapat dibangun dengan cara melatih kepekaan dengan lingkungan sekitarnya atau dalam menghadapi masalah serta bagaimana siswa tersebut dalam mengatasi masalah tersebut.

  37. 5202417036
    6. Prinsip pendidikan kejuruan menurut Charles Prosser 1925 “Latihan kejuruan yang efektif hanya dapat diberikan jika tugas-tugas yang diberikan didalam latihan memiliki kesamaan operasional dengan peralatan yang sama dan mesin yang sama dengan yang akan dipergunakan didalam kerjanya kelak”. Jadi
    menurut prosser agar hasil lulusan sekolah dapat efektif maka fasilitas sekolah juga harus bisa mengikuti perkembangan pada dunia industri seperti alat praktik, mesin, dan juga ilmu yang diberikan kurang lebih harus sama dengan kondisi dunia kerja agar siswa tau dan memahami lingkungan kerja saat terjun langsung pada dunia kerja kelak.

    • 6. Pendidikan kejuruan akan efektif jika sejak latihan sudah dibiasakan dengan perilaku yang akan ditunjukkan dalam pekerjaannya kelak.

  38. 5202417016
    2. Dalam pendidikan kejuruan guru juga harus mengajarkan kepada siswanya agar terampil pada bidang kejuruan nya karena banyak dari dunia industri yang membutuhkan tenaga kerja yang terampil karena mampu meningkatkan produktivitas pada pekerjaan sehingga guru juga harus mencetak siswa yang terampil serta kompeten pada bidangnya

  39. 5202417016
    3. Seleksi dilakukan untuk melakukan filter atau penyaringan terhadap siswa yang sudah memenuhi kriteria atau standar kompetinsi tingkat yang sekolah berikan sedangkan utuk alokasi output dari lulusan smk begitu banyak sedangkan dibandingkan dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersesia jumlah nya terbatas menyebapkan angka pengangguran dari kalangan smk semakin banyak

  40. 5202417016
    4. Kalau kita mencoba menengok kembali kelapangan rasanya untuk menyiapkan keterampilan kerja yang profesional pada kalangan SMK masih cenderung susah dan sangat sulit ditemukan karena stigma yang beredar pada masyrakat cenderung lulusan dari SMK memiliki konotasi yang buruk apalagi ketika sekolah tersebut sudah memilik citra label negatif pada dunia industri itunjuga dapat memberikan efek yang berimbas

  41. 5202417016
    5. Karakter responsif dapat kita bangun dari kegiatan hal-hal sederhana yang dapat memacu kepekaan siswa terhadap kemajuan teknologi karena mau tidak mau kita harus mengikuti setiap kemajuan teknologi dan tentunya harus update dengan cara menyimak pada youtube atau kunjungan industri yang sudah maju, sedangkan sikap antisipatif dapat kita munculkan dari kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0 ini kita harus menyiapkan diri kita untuk senantiasa melek terhadap teknologi terbarukan

  42. 5202417016
    6. Pendidikan kejuruan akan efektif jika pengajar nya berpengalaman dan menerapkan kemampuan serta keterampilan yg dimiliki dalam mengajar , jadi sebagai seorang pendidik kita juga harus berbekal pengalaman yang cukup banyak karena kemampuan yang dimiliki seorang tenaga pendidik sangat dibutuhkan guna menyalurkan ilmu pengetahuan pada siswa

  43. 5202417043

    1. Konsep pendidikan kejuruan adalah pendidikan kejuruan merupakan bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada satu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lain.

    • 1. Konsep pendidikan kejuruan yaitu menghasilkan lulusan yang berkompeten pada suatu bidang pembelajaran atau jurusan, sehingga lulusan sekolah kejuruan akna saat bekerja di industri sesuai dengan kompetensi nya. Dalam sekolah kejuruan tidak hanya di ajarkan nyeri praktik saja, siswa juga dididik untuk memiliki karakter yang baik.

  44. 5202417043

    2. Tenaga terapil sangat diperlukan dalam dunia industri karena, dengan seseorang yang memiliki keterampilan tertentu akan menghasilkan hasil atau produk yang baik serta dapat melakukan pekerjaan dengan efektif dan efisien.

    • 2. Tenaga terampil sangat dibutuhkan negara karena, dengan adanya tenaga terampil di Duni industri maupun pendidikan Mak akan menghasilkan produk atau hasil pekerjaan yang dapat bersaing dipasar lokal maupun internasional. Tenaga terampil juga dibutuhkan untuk dapat melakukan suatu pekerjaan dengan efektif dan efisien. Sehingga dapat menghemat waktu dan sumber daya.

  45. 5202417043

    3. Fungsi seleksi dan alokasi artinya pendidikan kejuruan berfungsi menyiapkan, memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja sesuai dengan perubahan dan perkembangan pasar kerja. Jadi,sekolah mendidik siswa agar terampil pada bidang kejuruannya ,lalu menyeeksi siswa sesuai keterampilan untuk di alokasikan ke dunia kerja atu duni industri

    • 3. Cara mengembangkan sikap profesionalisme pada siswa sekolah menengah kejuruan yaitu dengan memberikan materi atau pembelajaran tentang cara berkomunikasi dengan masyarakat, serta dalam pelajaran praktik kita harus mengajarkan keahlian siswa sampai pahamdan mengajarkan prosedur praktik sesuai ketentuan sehingga siswa dapat mengerjakan suatu pekerjaan dengan efektif dan efisien sert dengan prosedur yang benar.

  46. 5202417043

    4.dalam realisasinya di lapangan ,dalam mempersiapkan siswa untun siap kerja dirasa kurang baik,karena kurang didukungnya peralatan yang relevan dengan kemajuan teknologi serta tenaga pengajar yang kurang berpengalaman dalam dunia industri.
    Dalam pengembangan profesionalisme sekolah sulit dalam melaksanakannya dengan baik,ini disebabkan oleh siswa yang telah dicemari oleh pergaulan yang kurang baik serta sikap siswa terhadap guru yang kurang menghormati ,sehingga sulit untuk mengembangkan sikap profesionalisme pada siswa.

    • 4. Fungsi seleksi dan alokasi yaitu sekolah mengajarkan materi pembelajaran sesuai dengan jurusan, lalu Lulusan yang telah memiliki keterampilan sesuai dengan bidangnya akan diseleksi berdasarkan tingkat keterampilan nya, lalu lulusan SMK yang terampil akan diserap oleh perusahaan atau industri yang bekerjasama dengan sekolah . Dengan adanya fungsi seleksi dan alokasi ,maka lulusan siswa SMK akan tersalurkan secara maksimal ke perusahaan sesuai dengan keterampilan nya.

  47. 5202417043

    5.untuk membangun karakteristik responsif dan antisipatif terhadap kemjuan teknologi dapat dilakukan dengan sekolah menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan, sehingga sekolah bisa mendapt bantuan dari perusahaan berupa alat praktik dengan teknologi terbaru atau bantuan dana untuk membeli peralatan pembelajaran yang terbaru. Sekolah juga dapat mengirimkan siswanya untuk melakukan Praktik kerja lapangan di perusahaan agar memiliki pengalaman lebih didalam dunia industri.

    • 5.karakter responsif dan partisipatif adalah sekolah harus memberi respon pada saran saran yang masuk, baik dari masyarakat,siswa atau perusahaan . Sedangkan partisipatif adalah selurus warga sekolah harus ikut aktif dalam kegiatan kegiatan yang diadakan oleh sekolah . Sekolah juga harus aktif berpartisipasi dalam bekerjasama dengan sekolah SMK lain atau dengan perusahaan , sehingga sekolah dapat mmenerima bantuan berupa alat pembelajaran dan lain lain.

  48. 5202417043

    6. Salah satu prinsip pendidikan kejuruan menurut prosser yaitu “Pendidikan kejuruan akan efektif jika melatih seseorang dalam kebiasaan berpikir dan bekerja seperti yang diperlukan dalam pekerjaan itu sendiri.”, Yang dimaksud adalah Sekolah atau pendidikan kejuruan dalam pelaksanaan pembelajaran harus bisa melatih siswa untuk berpikir atau belajar dan melatih siswa bekerja sesuai dengan keterampilan yang diperlukan dalam industri ,sehingga pembelajaran didalam pendidikan kejuruan akan lebih efektif.

    • 6. Prinsip kejuruan menurut prosser ” pendidikn kejurun harus mengajarkan keterampilan dan pendidikan karakter ” maksudny yaitu sekolah harus mengajarkan kepada siswa keterampilan ,baik praktik mulun teori kepada siswa, serta sekolah harus mengajarkan pendidikan karakter pada siswa.

  49. 5202417014
    1.konsep pendidikan kejuruan adalah sebuah strategi untuk pendidikan yang dimana disana peserta didik ya di latih untuk terampil dan memiliki keahlian yang lebih di bandingkan dengan sekolah yang bukan ranahanya di kejuruan dan di harapkan bisa menjadi pekerja yang bisa di andalkan karena memiliki dasar yang siap bekerja pada sekolah kejuruan dengan kata lain konsep dari pendidikan kejuruan itu sama seperti sekolah lainya hanya saja di kejuruan lebih terfokus kepada keahlian yang nantinya akan siap bekerja untuk industri di luar sana

    • 5202417014
      1. konsep pendidikan kejuruan yaitu mendidik peserta didik untuk bisa bekerja setelah lulus nanti atau siap bekerja karean sudah diberikan dari pihak sekolah dasar-dasar yang mengharapkan siswanya dapat bekerja sesuai dengan bidanngnya masing-masing untuk siap bekerja juga siswa harus terampil agar bisa bersaing untuk siap bekerja nanti intinya konsepanya sama seperti pendidikan lainya hanya saja ini lebih di tekankan untuk bisa terampil dan siap bekerja di bidang keahlian masing-masing bekerja berdasarkan yang udah di dapat di waktu belajar konsep pendidikan kejuruan juga adanya hubungan antara sekolah dengan industri atau perusahan agar nanti peluang untuk peserta didik lebih besar di bandingkan dengan sekolah yang belum ada kerjasamanya

  50. 5402417014
    2. Karena tenaga terampil sendiri kita udah tau kapasitas yang dimilikinya terutama yang memiliki keahlian lebih untuk bisa bekerja di industri atau perusahaan pada dasarnya peserta didik yang dari sekolah kejuruan Udah ada dasar untuk bekerja oleh karena itu industri juga akan lebih mementingkan tenaga terampil yang sudah memiliki dasar yang cukup untuk bekerja dan bisa bersaing dengan orang orang lain kemudian jika orang terampil juga saat bekerja akan bekerja keras karena untuk terlatih dan sudah ada dasaran untuk bekerja.

    • 5202417014
      2. tenaga terampil yaitu seseorang yang memiliki keahlian lebih di bandingkan dengan tenaga biasanya ini juga sangat berpengaruh pada perusahaan karena jika dalam sebuah perusahaan memiliki tenaga terampil maka perusahaan akan mendapatkan hasil yang memjuaskan atau hasil yang lebih baik karena tenaga terampil memiliki dasar-dasar yang baik untuk siap bekerja , bekerja pada perusaan dengan adanya tenaga yang terampil mk hasil yang terampil maka hasil yang di buat baik , baik untuk perusahaan sendiri ataupun masyarakat sekitar yang mestinya merasakan hal positif karena adanya perusahaan yang baik intinya saling menguntungkan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar dengan adanya tenaga terampil perubahan mengalami kenaikan baik sangat pesat karena tenaga terampil menetukan hasil produk yang di hasilkan
      -tenaga terampil juga pastinya meilki pengalaman-pengalaman yang baik nantinya bisa di terapkan saat bekerja dan kualitas yang di miliki baik juga untuk bekerja

  51. 5202417014
    3.fungsi alokasi dan seleksi yaitu mempersiapkan , memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja sesuai dengan tanda-tanda pasar kerja, yang berarti pendidikan kejuruan harus berdasarkan penetapan di lapangan yaitu dengan mempersiapkan kepada peserta didik untuk siap bekerja misalnya lebih terfokus untuk melatih peserta didik untuk terampil dengan adanya kerjasama antara sekolah dengan perusahaan itu juga merupakan penerapan dari alokasi dan seleksi karena peserta didik di latih dengan adanya kerjasama dengan perusahaan maka perserta didik akan memiliki keahlian lebih di bandingkan dengan peserta didik yang belum PKL di Perusahaan ini sangat berguna jika peserta didik nanti bekerja ,bukan hanya itu penerapan ya yaitu dengan melatih peserta didik untuk siap bekerja melalui adalah pembelajaran di luar sekolah yang nantinya bisa memberikan dampak baik kepada peserta didik untuk dirinya dan orang sekitarnya

    • 5202417014
      3. di sekolah tersebut adanya kerjasama dengan perusahaan yang nantinya akan memberikan dampak yang baik untuk sekolah karena setelah lulus nanti peserta didik akan mendapatkan peluang besar untuk bekerja karena sebelumnya sudah mendapatkan kerjasama antara sekolah dengan perusahaan bukan hanya itu perusahaan juga akan memberikan beberapa sarana untuk meningkatkan mutu dari peserta didik tersebut yaitu dengan adanya kerja sama yang baik maka akan memperoleh keuntungan yang lebih baik dengan sekolah maupun dengan perusahaan

  52. 5202417014
    4. Di lapangan atau di sekolahnya sendiri juga kadang untuk menghasilkan peserta didik siap bekerja dan profesional tidak mudah karena memerlukan banyak hal yang perlu di siapkan terutama di tenaga kerja dan semua sistem yang ada di sekolah tersebut karena peserta Didik yang siap bekerja juga harus memiliki keahlian yang sesuai dengan kemampuan ya jika memang ingin mendapatkan peserta didik yang profesional dan siap bekerja maka Sekolah juga mampu dalam semua hal dari sistem sekolah tersebut misalnya yaitu guru yang memang memiliki keahlian yang baik untuk melatih peserta yang dan sarana prasarana juga sangat mempengaruhi dari peserta didik itu sendiri jika memang ingin mendapatkan peserta didik yang profesional dan siap bekerja maka sistem yang ada sekolah tersebut juga baik

    • 5202417014
      4.yaitu dengan mendidik peserta didik sebaik mungkin baik di teori maupun praktiknya agar kita mendapatkan hasil yang propesional siswa terampil juha di dapat dengan adanya proses mengajar dengan baik dan sistem yang ada di sekolah mempunyai sistem yang baik untuk mendidik peserta didik juga harus diberikan pembelajaranyang bisa jadi engga dilakukan di sekolah mungkin adanya pkl yang nantinya peserta didik di latih untuk bisa bekerja untuk perusahaan dengan baik dan peserta didik juga mendapatkan ilmu dan pengalaman itu sebagai dasar-dasar untuk menjadi propesional peserta didik yang propesional juga harus mendapatkan sarana dan sistem dari sekolah tersebut.

  53. 5202417014
    5. Yaitu dengan membangun kerjasama antar dua pihak dimana antara sekolah dan perusahaan ini juga akan memberikan dampak positif mungkin bisa membantu peserta didik jika udah selesai nanti dan memberikan sarana dari perusahaan yang sekiranya bisa mempermudah untuk peserta didik dalam mencapai tujuan ya masing masing kemudian beruntung kepada sekolah karena awal untuk peserta didik bisa bekerja dan meningkatkan kualitas peserta didik di semua bidang salah satunya yaitu dengan meningkatkan mutu atau pengetahuan peserta didik agar mereka mendapatkan hal yang bisa bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain dengan demikian peserta didik juga harus di latih untuk bisa terampil agar itu menjadi bekal untuk bekerja nanti

    • 5202417014
      5.untuk membangun karakter yaitu dengan mengenalkan dasar-dasar yang baik untuk peserta didik yang nantinya mereka akann mendapatkan keinginanatas keimpian yang di dapat setelah sekolah
      -memberikan pembelajaran yang dengan metode yang baik agar peserta didik peserta cepat memahami
      -melatih untuk siap bekerja yaitu adanya proses pelatihan untuk peserta didik
      -memberiakn sarana prasarana yang baik agar mendapatkan hasil yang baik juga
      -melatih peserta untuk sikap agar bisa mempermudah untuk bekerja

  54. 5202417014
    6.prinsip pendidikan kejuruan menurut Proser adalah, “pendidikan kejuruan akan efektif jika pelatihnya cukup berpengalaman dan menerapkan kemampuan dan keterampilannya dalam bekerja” dengan kata lain peserta didik di latih untuk bisa siap bekerja sesuai dengan keahlian masing yang mana keahlian tersebut telah di dapat pada waktu melaksanakan pendidikan di sekolah yang harapan ya bisa mereka terapkan di perusahaan saat bekerja nanti karena mereka sudah memiliki bekal yang cukup untuk bekerja sesuai dengan keahlian masing masing atau memaksimalkan yang telah di dapatkan di sekolah untuk di laksanakan pada saat bekerja nanti

    • 5202417014
      6. yaitu peserta didik di latih untuk siap bekerja denagn ketrampilan yang di miliki yang di peroleh atau di dapat saat bekerja di perusahaan atau di sekolah menurut proser lebih menekankan untuk bekerja bagaimana peserta didik siap bekerja atau memilki sedikit pengalaman untuk dapat bekerja bukan hanya saja teori yang baik di miliki dan harapanya bisa di terapkan di bekerja

  55. NIM : 5202417003

    1. Pendidikan Kejuruan adalah program pendidikan yang mengarahkan peserta didiknya untuk memiliki keterampilan bekerja dalam suatu bidang tertentu. Pendidikan kejuruan lebih mempriorotaskan keahlian praktek daripada teori (70% praktek dan 30% teori)

    • NIM : 5202417003

      1. Pendidikan kejuruan adalah poses pendidikan yang memandu peserta didiknya untuk memiliki kemampuan dalam bekerja secara terampil dalam bidang yang ditekuni peserta didik. Pendidikan kejuruan memiliki landasan – landasan sebagai berikut :
      a) Landasan hukum : PP no. 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah.
      b) Landasan filosofi : Esensialisme, berarti harus berhubungan dengan bidang lain. Eksistensialisme, berarti harus mengembangkan eksistensi manulia bukan menghilangkan.
      c) Landasan sosiologis : Peserta didik harus dapat berkolaborasi atau bekerja sama.
      d) Landasan ekonomi : Efisien, berarti biaya yang digunakan dan waktu 3 tahun cukup untuk menghasilkan tenaga terampil. Investasi, berarti sekolah harus menghasilkan SDM yang terampil yang menjadi hasil investasi negara.
      e) Landasan psikologis : Metode mengajar setiap orang berbeda karena setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda.
      f) Link and Match : Harus sesuai dan berkaitan dengan ilmu dan kemampuan yang dibutuhkan dalam bidang yang ditekuni. Kerja sama dengan dunia industri.

  56. NIM : 5202417003

    2. Karena :
    a) Penting dalam menentukan tingkat mutu dan biaya produksi.
    b) Mendukung pertumbuhan industrialisasi suatu negara.
    c) Faktor keunggulan menghadapi persaingan global.
    d) Berperan penting dlm meningkatkan keunggulan dengan penerapan kemajuan teknologi.
    e) Berpeluang tinggi untuk bekerja dan produktif untuk memperkuat ekonomi negara.
    f) Semakin banyak warga tidak terampil, semakin tinggi kemungkinan pengangguran yang membebani
    ekonomi negara

    • NIM : 5202417003

      2. Manfaat tenaga kerja yang terampil :
      a) Meningkatkan mutu dan mengurangi biaya produksi.
      b) Faktor keunggulan dalam menghadapi persaingan global.
      c) Mengurangi pengangguran, karena semakin banyak tenaga kerja terampil.
      d) Meningkatkan pendapatan negara.
      e) Keuntungan untuk mengembangkan teknologi.
      f) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat (penddapatan meningkat).

  57. 5202417008

    1. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang didesain untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat bekerja pada suatu bidang atau memeiliki suatau keterampilan pada suatu bidang dan dapat bekerja secara individu dan kelompok.

  58. 5202417008

    2. Tenaga yang terampil memiliki kelebihan tersendiri dari tenaga yang biasa-biasa saja, dalam mempersiapkan peserta didik yang terampil maka tenaga pendidik dituntut untuk terampil terlebih dahulu, tenaga pendidik diharuskan untuk memahami wawasan pasar, wawasan keunggulan dan wawasan nilai tambah didalam dunia industry. Keuntungan tenaga yang terampil yaitu berpeluang tinggi untuk bekerja dan produktif, menurangi angka pengangguran, memperkuat ekonomi Negara.

  59. 5202417008

    3. Pada fungsi pendidikan kejuruan terdapat poin seleksi dan alokasi dimana pendidikan kejuruan diharuskan untuk menyiapkan, memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja berdasarkan demand driven (Sesuai kebutuhan pasar atau industry). Pada penerapannya cukup baik dimana pendidikan kejuruan telah menyusun kurikulum yang bekerja sama dengan dunia industry artinya kompetensi yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan pasar (dunia industry) dan juga sudah terjadinya keterkaitan antara dunia industry dengan pendidikan kejuruan contohnya pkl dan juga BKK pada setian sekolah.

  60. 5202417008

    4. Sikap professional dapat timbul apabila factor factor pendukung dalam pendidikan kejuruan dapat terlaksana semua atau dalam hal ini pemebelajaran yang dilakukan dan juga peseta didik itu sendiri. Pada saat ini tenaga pendidik yang terlatih dan berpengalaman dalam dunia industry masihkuran dn juga sarana prasarana penunjang pendidikan masih bergantung dengan subsidi dari pemerintah artinya pendidikan yang dilakukan menggunakan alat yang seadanya. Kemudian dari siswanya sekarang tingkat semangat untuk belajar hanya ada pada beberapa siswa saja hal tersebut sangatlah disayangkan selain itu sering kali terlihat etika yang tidak pantas bagi siswa seperti tawuran dll.

  61. 5202417008

    5. Dalam membangun pendidikan kejuruan yang responsif dan antisipatif terhadap teknologi diperlukan kesadaran oleh semua pihak salah satunya dengan meningkatkan rasa kepekaan terhadap teknologi teknologi yang ada pada saat ini. Seorang peserta didik mulai dibiasakan untuk menggali informasi tentang berbagai kemajuan teknologi pada saat ini dan juga didukung dengan fasilitas yang memadai yang disediakan oleh tenaga pendidik melalui materi materi yang diberikan atau yg lainya

  62. 5202417008

    6. Salah satu prinsip Pendidikan kejuruan menurut Prosser adalah “Pendidikan kejuruan akan efisien jika disediakan lingkungan belajar yang sesuai dengan (replika) lingkungan ditempat kelak mereka bekerja”. Pada prinsip ini dimaksudkan untuk membiasakan peserta didik belajar pada tempat yang dibuat semirip mungkin sesuai dengan dunia industry sehingga peserta didik mampu beradaptasi dan nyaman dengan dunia yang akan dia jalani nantinya pada saat bekerja.

  63. NIM : 5202417003

    3. Fungsi seleksi dan alokasi adalah menyiapkan, memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja berdasar demand-driven. Dalam penerapannya dilapangan calon tenaga kerja yang mendaftar pada suatu perusahaan akan diseleksi. Seleksi tersebut dapat berupa tes fisik, tes administrasi, tes kesehatan, tes, keterampilan, tes wawancara, tes psikologi, dan sebagainya. Dari hasil seleksi tersebut akan dipilih calon tenaga kerja yang sesuai dengan jumlah dan kebutuhan perusahaan. Setelah itu calon tenaga kerja akan ditempatkan sesuai dengan kemampuannya.

    • NIM : 5202417003

      4. Implementasinya adalah lulusan dari SMK akan diseleksi atau dipilih untuk bekerja di dunia industri yang sesuai dengan keahliannya dengan cara test/seleksi kerja. Kemudian setelah calon tenaga kerja diseleksi maka akan diketahui kepribadian dan kemampuannya sehingga calon tenaga kerja akan dialokasikan atau ditempatkan pada pekerjaan atau bagian yang cocok dengan kepribadian dan kemampuan tenaga kerja.

  64. NIM : 5202417003

    4. Realisasi di lapangan untuk menyaiapkan siswa untuk bekerja dan mengembangkan sikap profesional diterapkan dengan cara melatih siswa di sekolah untuk melakukan praktek dengan suasana yang mirip dengan di lapangan kerja dan praktek sesuai ilmu atau keterampilan yang ditekuninya serta siswa dilatih mentalnya agar memiliki mental yang kuat setelah lulus sehingga dapat bekerja secara profesional dan terampil. Selain itu diperlukan juga tenaga pengajar yang profesional dan tamu pengajar dari industri serta ilmu teknologi terbaru agar ilmu dan keterampilan yang didapat benar benar ilmu yang benar dan sesuai dengan perkembangan dan teknologi serta keterampilan yang sesuai Standar dan Operasional Prosedur.

    • NIM : 5202417003

      4. Implementasinya adalah lulusan dari SMK akan diseleksi atau dipilih untuk bekerja di dunia industri yang sesuai dengan keahliannya dengan cara test/seleksi kerja. Kemudian setelah calon tenaga kerja diseleksi maka akan diketahui kepribadian dan kemampuannya sehingga calon tenaga kerja akan dialokasikan atau ditempatkan pada pekerjaan atau bagian yang cocok dengan kepribadian dan kemampuan tenaga kerja.

    • NIM : 5202417003

      3. Caranya adalah dengan :
      a) Menggunakan alat dan peralatan yang sama dengan dunia industri agar peserta didik terbiasa.
      b) Pengajar yang memiliki pengalaman di dunia industri dan mampu menyampaikan pengalamannya kepada peserta didik agar peserta didik memiliki pengetahuan tentang dunia industri.
      c) Melakukan pelatihan untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik contohnya dengan LDDK (Latihan Dasar Disiplin Korp).
      d) Lebih mengutamakan praktik / hand in experience.
      e) Perlengkapan dan bahan praktik yang jumlahnya memadai agar semua peserta didik bisa berlatih tanpa terganggu.
      f) Biaya yang cukup untuk membeli peralatan praktik.

  65. NIM : 5202417003

    5. Agar pendidikan kejuruan memiliki karakter yang responsif dan antisipatif terhadap kemajuan dan teknologi caranya adalah salah satunya dengan melakukan kunjungan industri. Dengan melakukan kunjungan industri, peserta didik dapat langsung melihat dan menerima penjelasan dari pihak industri terkait kemajuan teknologi industri tersebut. Yang kedua adalah dengan membiasakan peserta didik dan pengajar untuk membaca, mereview, dan membahas jurnal jurnal teknologi kemudian melakukan penelitian yang akan ditulis dalam jurnal sehingga peserta didik dan pengajar akan terus belajar dan mendapatkan ilmu baru yang dapat dikembangkan dan diaplikasikan dalam penelitian.

    • NIM : 5202417003

      5. Cara membangun karakter responsif dan antisipatif adalah dengan membiasakan pengajar dan peserta didik untuk membaca berita tentang teknologi, membaca jurnal, mereview jurnal, membahas hasil penelitian dari jurnal dan melakukan penelitian untuk mengembangkan kekurangan dari jurnal yang pernah dibaca. Cara lainnya dalah dengan melakukan kunjungan industri sehingga kita tahu teknologi yang digunkan di industri ssekarang seperti apa sehingga kita bisa belajar lagi tentang teknologi tersebut di sekolah.

  66. NIM : 5202417003

    6. Pendidikan kejuruan akan efektif jika pelatihnya cukup berpengalaman dan menerapkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar. Artinya pengajar yang memiliki pengalaman dan mampu menerapkan pengalamannya dalam mengajar sangat penting agar peserta didik dapat mencontoh, meniru, mendapatkan ilmu dan keterampilan yang benar dan sesuai dengan bidangnya. Jika pengajar tidak memiliki pengalaman maka ilmu yang diberikan hanya berlandaskan teori tanpa mengetahui realisasinya di dunia kerja sehingga peserta didik juga tidak akan memiliki pengetahuan tersebut. Begitu juga jika pengajar/pelatih yang memiliki pengalaman tidak mampu untuk menerapkan pengalamannya dalam mengajar maka peserta didik juga tidak akan memiliki pengetahuan tersebut dan tidak akan memahami apa yang pengajar sampaikan karena pengajar tidak memiliki kemampuan mengajar.

    • NIM : 5202417003

      6. Pendidikan kejuruan akan efektif apabila pengajar memiliki pengalaman di dunia industri dan memiliki kemampuan untuk menyampaikan pengalamannya. Artinya, pendidikan kejuruan akan efektif bila pengajar memiliki pengalaman di dunia industri karena pengajar yang berpengalaman memiliki ilmu dan pengetahuan tentang bidang yang ditekuninya yang sesuai dengan dunia industri. Pengajar juga harus dapat menyampaikan pengalamannya kepada peserta didik agar peserta didik tahu dan mengetahui tentang ilmu dan pengetahuan yang sesuai dengan dunia industri. Jika pengajar tidak berpengalaman maka ilmunya belum tentu sesuai. Bila pengajar tidak dapat menyampaikan pengalamannya maka peserta didik tidak akan bisa mengerti apa yang ingin disampaikan pengajar.

  67. Nim:5202417015

    1.Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang rancang untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat bekerja pada suatu bidang atau memeiliki suatau keterampilan pada suatu bidang dan dapat bekerja secara individu dan kelompok. Untuk menjadikan lulusan yang produktif dan siap kejra

  68. Tenaga yang terampil memiliki kelebihan tersendiri, dalam mempersiapkan peserta didik yang terampil maka tenaga pendidik dituntut untuk terampil terlebih dahulu, tenaga pendidik diharuskan untuk memahami wawasan pasar, wawasan keunggulan dan wawasan nilai tambah didalam dunia industry. Keuntungan tenaga yang terampil yaitu berpeluang tinggi untuk negara yang di mana meningkatan perekonomian infrastruktur dan perkembangan suatu negara

  69. 5202417015

    3. Fungsi seleksi dan alokasi adalah menyiapkan, memilih, dan menempatkan calon tenaga kerja. Seleksi tersebut dapat berupa tes fisik, tes administrasi, tes kesehatan, tes, keterampilan, tes wawancara, tes psikologi, dan sebagai acuan untuk masuk dunia kerja. Setelah itu calon tenaga kerja akan ditempatkan sesuai dengan kemampuannya.

  70. 5202417015

    4.menyiapkan siswa bekerja dan mengembangkan sikap profesional sebaiknya saat proses pembelajaran atau pelatihan siswa tersebut dilatih dengan hal hal sederhana untuk meningkatan sikap profesiona seperti melatih bahwa dirinya memiliki tanggu jawab pada sebuah pekerjaan,mau belajar dari kesalahan karena dengan cara itu siswa dapet meningkatan rasa percaya diri ketika melakukan suatu pekerjaan.

  71. 5202417015
    5. Karakter responsif & antisipatif terhadap kemajuan teknologi dapat dibangun dengan kesadaran diri sendiri akan perubahan teknologi yang sangat pesat. Cara lain agar tidak ketinggalan informasi mengenai teknologi yakni dengan memanfaatkan internet untuk mencari tahu hal terbaru yang bersifat positif.

  72. 5202417015
    6.peserta didik di latih untuk bisa siap bekerja sesuai dengan keahlian masing yang mana keahlian tersebut telah di dapat pada waktu melaksanakan pendidikan di sekolah yang harapan ya bisa mereka terapkan di perusahaan saat bekerja nanti karena mereka sudah memiliki bekal yang cukup untuk bekerja sesuai dengan keahlian masing masing atau memaksimalkan yang telah di dapatkan di sekolah untuk di laksanakan pada saat bekerja nanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here