DISKUSI ONLINE TTL (RABU)

201
1332

Silakan diskusikan hal-hal berikut:

  1. Bagaimanakah cara membaca kode warna pada resistor dengan empat dan lima pita warna?
  2. Bagaimanakah kapasitor dapat menyimpan muatan listrik? Jika kapasitor dirangkai secara seri, maka nilai kapasitasnya semakin rendah. benarkah pernyataan tersebut?
  3. Mengapa dioda hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja? Bagaimana menentukan apakah dioda masih baik atau sudah rusak?
  4. Jelaskan penggunaan transistor pada bidang teknik mesin?

Silakan diskusikan dengan teman-teman dan jawaban bisa ditulis di dalam kolom komentar. Perlu diperhatikan: 1) jawaban diawali dengan menuliskan NIM dan setiap mahasiswa membuat/merumuskan jawaban dengan versi masing-masing (tidak copy paste jawaban teman) meskipun hasil diskusi bersama, 2) Setiap soal di atas, jawabannya di tulis dalam satu kolom komen (tiap menjawab satu soal, langsung kirim/posting), soal nomor 2 dst ditulis dalam kolom komen yang terpisah (satu kolom komen hanya untuk menjawab satu soal saja). 3) setiap mahasiswa wajib memberi komentar, mengoreksi, atau menambahkan jika dirasa jawaban mhs lain kurang benar. 4) setiap mahasiswa dapat memberi komentar atau mengoreksi dengan jumlah yang tidak terbatas, setiap jawaban atau komentar yang benar akan mendapat point. Jawaban dan diskusi terhadap soal di atas berlaku hari ini Jumat, 6 Desember 2019 pukul 20.00 sd 21.30 WIB. Selamat berdiskusi (DW).

201 COMMENTS

  1. 5211418007

    1)dengan menghapal kode warna yang ada, maka ketika sering membaca nilai resistor nantinya secara otomatis akan dengan sangat mudah membaca nilai resistor tersebut tanpa perlu berfikir lagi.
    Pita warna 4:Kedua pita warna pertama pada resistor 4 warna menunjukan nilai dari resistansinya, sedangkan pada pita ketiga menunjukan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan pita kedua. Untuk pita warna keempat menunjukan toleransi resistor tersebut.
    Warna pita 5:Pada resistor dengan pita 5 warna, ketiga warna pertama menunjukan nilai resistansinya, sedangkan pita keempat menunjukan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita terakhir (pita kelima) menunjukan toleransinya

  2. 521141854

    1.Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
    Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
    Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
    Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
    Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

      • nim 5211418041
        mohon maaf mas yanu untuk jawaban yang anda utarakan dapat dimasukan pada resistor berapa warna ? mohon dijelaskan lebih rinci. dan mas syah reza agar untuk masuk ke server TTL hari selasa nggih terima kasih.

      • 5211418054

        pita /gelang 1 sampai 3 di cari angkany dan di jejer kan misal urutan nya coklat hitam hijau jadi 105
        kemudian pita no 4 adalah jumlah nol misal warna hijau berati 10500000 ohm atau 105 Mohm
        pita ke ;lima nilai toleransi resistor

  3. 1) 5211418033
    pada empat pita warna: pita pertama dan kedua menunjukkan nilai resistansinya, yang ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol yang akan digabungkan, dan pita yang keempat adalah nilai toleransi dari resistor tersebut.
    pada resistor lima warna: pita pertama, kedua, dan ketiga menunjukkan nilai resistansinya, kemudian yang keempat merupakan faktor pengali atau jumlah nol yang akan digabungkan, dan pita yang terakhir (kelima) menunjukkan nilai toleransinya.

    • Tolong bisa diberikan contohnya mas serta perbedaannya agar terlihat jelas dan mudah dipahami seperti
      Sebagai contoh resistor 4 warna hijau, biru, hitam dan emas. Berarti nilainya :
      Pita ke-1 : hijau =5
      Pita ke-2 : biru =6
      Pita ke-3 : Hitam=1
      Pita ke-4 : Emas=Toleransi 5%
      maka nilai resistansinya 56 Ohm dengan toleransi 5%

      Contoh sebuah resistor terdapat 5 warna kuning, ungu, hijau, hitam, dan coklat. Maka :
      Pita ke-1 : Kuning=4
      Pita ke-2 : Ungu=7
      Pita ke-3 : Hijau=5
      Pita ke 4 : Hitam=1
      Pita ke-5 : Coklat= 1%
      Sehingga nilai resistansinya 475 Ohm dengan toleransi 1%

    • 5211418037
      untuk kode warnanya;
      hitam=0 (pengali=1)
      coklat=1 (pengali=10) (toleransi=+-1%)
      merah=2 (pengali=100) (toleransi=+-2%)
      oranye=3 (pengali=1k)
      kuning=4 (pengali=10k)
      hujau=5 (pengali=100k) (toleransi=+-0.5%)
      biru =6 (pengali=1M) (toleransi=+-0.25%)
      ungu=7 (pengali=10M) (toleransi=+-0.1%)
      abu-abu=8
      putih=9
      silver= (pengali=0.01) (toleransi=+-10%)
      emas= (pengali=0.1) (toleransi=+-%)

  4. Nim 5211418031
    No 1. *Cara membaca 4 kode warna pada resistor yg pertama menghafal warna,maka ketika kita membaca pita warna pada resistor dengan menghafalnya otomatis bisa,kedua pita pada resistor 4 warna menunjukan nilai resistansi,sedangkan pada pita ketiga merupakan faktor pengali atau jumlah nol yg digabungkan pada pita kesatu dan ketiga
    *cara membaca 5 kode warna pada resistor,membacanya tidak jauh beda sama yang 4 pita warna ,tetapi yang 5 warna mempunyai spesifik dan memiliki nilai toleransi kecil,pada pita ketiga menunjukkan nilai resistansi sedangkan pita 4 menunjukan faktoe pengali ato jumlah nol dan pita ke 5 toleransi

  5. 5211418025

    1. Cara membaca resistor dengan pita 4 warna, kedua warna pertama menunjukan resistansinya, sedangkan pita ke empat menunjukan faktor penggali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan kedua, pita ke empat menunjukan toleransi resistor dengan memangkatkan angka dengan 10 (10n)

    Cara membaca resistor dengan pita 5 warna, ketiga warna pertama menunjukan resistansinya, sedangkan pita ke empat menunjukan faktor penggali atau jumlah nol, dan pita ke lima menunjukan toleransinya dengan memangkatkan angka dengan 10 (10n)

  6. 5211418043
    1.Masukkan angka dari kode warna Gelang ke satu (pertama)
    Masukkan angka dari kode warna Gelang ke dua
    Masukkan angka dari kode warna Gelang ke tiga
    Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke empat atau pangkatkan angka dengan 10 (10n)

    Toleransi dari nilai resistor

    Contoh :
    Gelang ke satu : Coklat = 1
    Gelang ke dua : Hitam = 0
    Gelang ke tiga : Hijau = 5
    Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
    Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
    Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)

    • 5211418034
      mungkin bisa dijelaskan lebih rinci bagaimana cara membacanya terlebih dahulu mas? tidak langsung memberi contoh agar dapat memahami lebih mudah lagi
      terima kasih

    • saya sependat dengan anda namun sebaiknya dapat dijelaskan juga apa itu gelang kesatu, kedua, ketiga, dan tolong diberi keterangan pada pita/gelang yang keempat, lalu bagaimana juga dengan resistor 5 pita warna?

  7. 5211418049
    1. Cara membaca kode warna pada resistor dengan 4 warna , warna pita 1 dan 2 menunjukkan koefisien nilai, pita 3 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-4 sebagai ambang batas toleransi. Sedangkan pada resistor dengan 5 warna , warna pita 1, 2, dan 3 menunjukkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi.

    • 5211418043
      Contoh :
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)Contoh :
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)

  8. 5211418034
    1. empat pita: kedua warna pita perta menunjukan nilai resistansinya, pita ketiga menunjukan pengalinya atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan pita kedua, dan pita keempat menujukan toleransi resistor tersebut.
    lima pita: ketiga warna pita pertama menunjukan nilai resistansinya, pita keempat menujukan pengalinya atau jumlah nol, dan pita kelima menujukan toleransi resistor tersebut.

    • 5211418036
      Menambahkan
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)Contoh :
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)

      • terima kasih untuk tambahanya namun seperti tambahan yang anda berikan kurang tepat karena pada soal hanya meminta untuk menjelaskan cara membacanya setiap pita saja bukan contoh/cara memasukan angkanya

  9. 5211418043
    2.Bila kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah (misalnya Baterai), Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan (spark) yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan (discharge). Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif (isolator) ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor

    • nilai kapasitansi kapasitor akan bertambah jika menggunakan rangkaian paralel dan kapasitansi kapasitor akan berkurang jika menggunakan rangkaian seri. Hal ini berbanding terbalik dengan rangkaian resistor atau hambatan.

      • menurut saya nilai kapasitansi kapasitor tidak dapat bertambah jika disusun secara paralel, akan tetapi yang bertambah nilai kapasitansi rangkaian kapasitornya. terima kasih

  10. 5211418032
    1. a.empat warna
    1.Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
    2.Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
    3.Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
    4.Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut
    b.lima warna
    1. Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
    2. Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
    3. Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
    4. Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
    5. Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

    • 5211418034
      lalu untuk penjelasan dari setiap angka itu yang dimasukan angka apa ya mas?, mungkin bisa dijelaskan setiap gelangnya?
      terima kasih

  11. 5211418053

    1. Perlu diketahui bahwa nilai resistor empat dan lima pita ditentukan oleh kode-kode wara pada badan resistor tersebut. Kita harus tau dan hafal kode warna-warnanya. Cara paling mudah menghafal yakni dengan menghafal huruf depan warna tersebut hi,co,me,ji,ku,hi,bi,u,a,pu dimana hi yang artinya hijau bernilai 0 dan berlanjut sampai putih yang bernilai 9.
    Pada resistor 4 pita, kedua warna pita pertama menunjukkan nilai dari resistansinya sedangkan pita ketiga menunjukkan factor pengali atau jumlah 0 yang digabungkan dengan pita pertama dan kedua. Untuk pita keempat menunjukkan toleransi resistor tersebut. Sedangkan pada resistor 5 pita, ketiga warna pita pertama menunjukkan nilai dari resistansinya. Sehingga nilainya bisa lebih spesifik

    • nim 5211418041
      hanya ingin menambahkan saja agar dapat memperjelas pita 5 warna, jadi memiliki 5 pita warna dimana warna 1,2,3 menunjukan koefisien nilai, lalu untuk pita 4 sebagai multiplier atau pengali dan pita 5 sebagai ambang batas toleransi resistansi yang dapat di terima oleh resistor tersebut.
      Contoh : sebuah resistor terdapat 5 pita warna yang dimulai dari kuning, ungu, hijau, hitam,coklat
      Pita ke -1 Kuning = 4
      Pita ke-2 Ungu = 7
      Pita ke-3 Hijau = 5
      Pita ke 4 Hitam = 1
      Pita ke-5 Perak = 10%
      Sehingga resistor tersebut adalah 475Ω dengan toleransi ±10 %

      mungkin itu saja terima kasih

  12. 5211418048
    No. 1
    Resistor yang mempunyai 5 cincin warna terdiri dari cincin 1 , 2 dan 3 adalah cincin digit, cincin 4 sebagai pengali serta cincin 5 adalah toleransi. Resistor yang mempunyai 4 cincin warna terdiri dari cincin 1 , 2 adalah sebagai digit, cincin 3 adalah cincin pengali dan cincin 4 sebagai toleransi.
    Kode Huruf
    1. Huruf I menyatakan nilai resistor dan tanda koma desimal.
    Jika huruf I adalah : R artinya x 1(kali satu) ohm
    K artinya x 103 (kali 1000) ohm
    M artinya x 106 (kali 1000000) ohm
    2. Huruf II menyatakan toleransi
    Jika huruf II adalah : J artinya toleransi ± 5 %
    K artinya toleransi ± 10 %
    M artinya toleransi ± 20 %

  13. 5211418016

    1. Pada resistor 4 warna, pita ke satu dan kedua menunjukan nilai dari resistansinya, pita ketiga menunjukan jumlah nol yang yang akan digabungkan dengan pita ke satu dan kedua. Dan pita ke-empat adalah nilai toleransi dari resistor itu sendiri. Contoh resistor berwarna merah, merah, coklat, dan emas. Maka nilai resistor tersebut adalah pita ke-1 merah= 2, pita ke-2 merah= 2, pita ke-3 coklat= 10, pita ke-4 emas= 5%. Berarti nilai resistor tersebut adalah 22*10= 220 Ohm dengan toleransi 5%.

    Pada resistor 5 warna, pita kesatu, kedua, dan ketiga menunjukan nilai resistansinya. Pita keempat menunjukan jumlah nol yang akan digabungkan dengan pita kesatu, kedua, dan ketiga. Pita kelima adalah nilai toleransinya. Contoh resistor berwarna merah, merah, hitam, orange, dan coklat. Maka nilai resistornya adalah pita ke-1 merah= 2, pita ke-2 merah= 2, pita ke-3 hitam= 0, pita ke-4 orange= 1000, pita ke-5 coklat= 1%. Berarti nilai resistor tersebut adalah 22*1000= 22000 Ohm atau 22K Ohm dengan nilai toleransi 1%.

  14. 5211418030
    1.Cara membaca resistor dengan 4 pita warna : Pita ke satu dan kedua menunjukan nilai dari resistansinya, sedangkan pita ketinga menunjukan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan pita kedua, sedangkan pita ke empat menunjukan toleransi resistor tersebut.
    Cara membaca resistor dengan 5 pita warna : pita kesatu, kedua dan ketiga menunjukan nilai dari resistansinya, sedangkan pita keempat menunjukan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita kelima menunjukan toleransi.

    • 5211418043
      Contoh :
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)

  15. 5211418048
    No. 2
    Kapasitor menyimpan muatan listrik dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik yang dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf “C”. Struktur kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik yang umum dikenal oleh kita misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain
    Nilai Kapasitansi Kapasitor akan bertambah dengan menggunakan Rangkaian Paralel Kapasitor, sedangkan nilai Kapasitansinya akan berkurang jika menggunakan Rangkaian Seri Kapasitor. Hal ini sangat berbeda dengan Rangkaian Seri dan Paralel untuk Resitor (Hambatan)

  16. 1. 5211418036
    Cara membaca resistor yaitu dengan menghafal kode warna yang biasanya dikemas dalam tabel.
    Resistor 4 warna : kedua pita warna terdepan pada resistor menunjukkan nilai resistansi, pita ketiga menunjukkan faktor pengali dari pita pertama dan kedua,pita ke empat menunjukkan toleransi.
    Resistor 5 warna : ketiga pita warna terdepan menunjukkan nilai resistansi,pita ke empat menunjukkan faktor pengali dari ketiga warna terdepan, pita ke lima menunjukkan toleransi.

    • NIM 5211418041
      Permisi, saya ingin menambahkan saja contoh untuk memperjelas dari cara membaca sebuah kode resistor
      contoh 4 warna : Sebuah resistor terdapat 4 pita warna yang dimulai dari warna kuning, hijau, hitam, perak maka resistor tersebut adalah
      pita ke-1 adalah Kuning = 4
      pita ke-2adalah Hijau = 5
      pita ke-3 adalah hitam = 1
      pita ke-4 adalah Perak = Toleransi 10%
      Sehingga nilai resistor tersebut adalah 54Ω dengan toleransi ±10%
      Lalu sama halnya dengan resistor yang memiliki 5 pita warna dimana warna 1,2,3 menunjukan koefisien nilai, lalu untuk pita 4 sebagai multiplier atau pengali dan pita 5 sebagai ambang batas toleransi resistansi yang dapat di terima oleh resistor tersebut.
      Contoh 5 warna : sebuah resistor terdapat 5 pita warna yang dimulai dari kuning, ungu, hijau, hitam,coklat
      Pita ke -1 Kuning = 4
      Pita ke-2 Ungu = 7
      Pita ke-3 Hijau = 5
      Pita ke 4 Hitam = 1
      Pita ke-5 Perak = 10%
      Sehingga resistor tersebut adalah 475Ω dengan toleransi ±10 %
      terima kasih

      • maaf mas, cuma mau membenarkan hasil pada contoh yang pertama itu hasilnya 45Ω dengan toleransi +- 10% dan yang tertulis diatas adalah 54Ω dengan toleransi +- 10%. Karena pita ke-1 adalah Kuning = 4, pita ke-2 adalah Hijau = 5, pita ke-3 adalah hitam = 1, pita ke-4 adalah Perak = Toleransi 10%
        terimakasih,

        • terima kasih mas atas perbaikan contoh soal mas, karena saya hanya membaca berdasarkan gambar tabel kode warna mungkin salah membaca. terima kasih

  17. 5211418054

    2.Bila kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah (misalnya Baterai), Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan (spark) yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan (discharge). Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif (isolator) ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor.

    Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :

    1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn
    dari rumus diatas bisa disimpulkan benar kalu di rangkai seri nilai nya mengecil

    • 5211418054

      3. Dioda terbentuk dari bahan semikonduktor tipe P dan N yang digabungkan. Dengan demikian dioda sering disebut PN junction. Dioda adalah gabungan bahan semikonduktor tipe N yang merupakan bahan dengan kelebihan elektron dan tipe P adalah kekurangan satu elektron sehingga membentuk Hole. Hole dalam hal ini berfungsi sebagai pembawa muatan. Apabila kutub P pada dioda (biasa disebut anode) dihubungakan dengan kutub positif sumber maka akan terjadi pengaliran arus listrik dimana elektron bebas pada sisi N (katode) akan berpindah mengisi hole sehingga terjadi pengaliran arus.

      Sebaliknya apabila sisi P dihubungkan dengan negatif baterai/sumber, maka elektron akan berpindah ke arah terminal positif sumber. Didalam dioda tidak akan terjadi perpindahan elektron.

      Untuk mengetahui kondisi dioda disini kita ambil contoh dioda penyearah yang lebih lazim digunakan pada papan rangkaian. Contoh tipe dioda penyearah seperti 1N4001, 1N4002, 1N4007 dan lainnya, masing masing memiliki ketahanan yang berbeda sesuai dengan tipenya. Gunakan multimeter yang telah diatur pada posisi ohm meter X1 atau X10. Untuk lebih jelasnya, ikuti langkah langkah berikut ini:
      Atur selektor multimeter pada ohm meter X1 atau X10 (disesuaikan).
      Kalibrasi multimeter dengan menyatukan kedua ujung probe, lalu atur hingga jarum berada dalam posisi 0.
      Hubungkan kabel probe hitam pada kaki anoda dioda sedangkan probe merah dihubungkan ke kaki katoda dioda. Ingat, kaki katoda pada dioda dapat diketahui dengan melihat tanda gelang pada salah satu ujung dioda, jika katoda sudah ditemukan maka, di ujung yang satunya lagi adalah kaki anoda.
      Lihat arah pada jarum multimeter! Apabila jarum bergerak ke kanan menenjukan nilai tertentu (biasanya mendekati nol) maka sampai saat ini sementara dioda dalam keadaan baik. Ini terjadi karena dioda mendapatkan bias tegangan positif dari probe hitam pada kaki anoda, sedangkan katodanya mendapat bias tegangan negatif dari probe merah. Karena dioda akan bekerja jika arus yang masuk ke anoda lebih postif dari pada arus yang masuk ke katoda.
      Sekarang, kita balikan pengukuran kaki diodanya. Hubungkan probe hitam pada kaki katoda, dan probe merah pada kaki anoda.
      Lihat arah pada jarum multimeter! dalam kondisi pengukuran saat ini, harusnya jarum multimeter tidak bergerak / menyimpang ke kanan, karena dioda berada dalam keadaan reverse bias. Maksud dari reverse bias yakni kaki anoda mendapatkan arus lebih negatif pada kaki katoda sehingga membuat dioda tidak berkerja yang artinya tahanan pada dioda membesar pada kisaran mega ohm (MΩ).
      Jika pada saat pengukuran ternyata jarum menyimpang ke kanan menunjukan angka tertentu, maka dapat dipastikan dioda dalam keadaan rusak.

      • 5211418034
        mohon maaf mas mungkin bisa dijelaskan lebih singkat dari jawaban tersebut menjadi bahasa yang lebih mudah dipahami?
        terima kasih

      • 5211418041
        maaf mas yanu jawaban yang anda utarakan belum menjelaskan mengapa dioda hanya dapat menghantarkan listrik satu arah. mungkin saya menambahkan saja mengapa dioda hanya menghantarkan satu arah dikarenakan dioda dibuat dengan mempertemukan dua lapisan bahan semikonduktor (germanium atau silikon) dengan tipe yang berbeda. Satu lapisan dari tipe P (positif) dan satunya lagi dari tipe N (negatif).
        Lapisan semikonduktor tipe P tersambung dengan satu elektroda (kaki atau pin) dan disebut Katoda. Lapisan semikonduktor tipe N tersambung dengan elektroda lainnya dan disebut Anoda.
        Hasil dari penggabungan dua lapisan itu adalah sifat dioda yang menghantarkan listrik hanya ke satu arah. Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator.

  18. 5211418051

    pertama pastinya kita harus mengetahui nilai dari tiap warna serta posisi gelang, entah dengan membaca tabel atau menghafal. lalu membaca dengan memasukkan angka angka yang ada dengan ketentuan :
    Resistor 4 gelang : warna pita 1 dan 2 menunjukkan koefisien nilai, pita 3 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-4 sebagai ambang batas toleransi.
    Resistor 5 gelang : warna pita 1, 2, dan 3 menunjukkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi.

  19. NIM 5211418041

    No.1
    Cara membaca kode warna pada resistor yang memiliki 4 gelang pita warna dimulai dari pita warna 1 dan 3 menunjukan sebagai koefisien nilai, lalu untuk pita 3 sebagai multiplier atau pengali dan pita 4 sebagai ambang batas toleransi resistansi yang dapat diterima oleh resistor tersebut.
    contoh : Sebuah resistor terdapat 4 pita warna yang dimulai dari warna kuning, hijau, hitam, perak maka resistor tersebut adalah
    pita ke-1 adalah Kuning = 4
    pita ke-2adalah Hijau = 5
    pita ke-3 adalah hitam = 1
    pita ke-4 adalah Perak = Toleransi 10%
    Sehingga nilai resistor tersebut adalah 54Ω dengan toleransi ±10%
    Lalu sama halnya dengan resistor yang memiliki 5 pita warna dimana warna 1,2,3 menunjukan koefisien nilai, lalu untuk pita 4 sebagai multiplier atau pengali dan pita 5 sebagai ambang batas toleransi resistansi yang dapat di terima oleh resistor tersebut.
    Contoh : sebuah resistor terdapat 5 pita warna yang dimulai dari kuning, ungu, hijau, hitam,coklat
    Pita ke -1 Kuning = 4
    Pita ke-2 Ungu = 7
    Pita ke-3 Hijau = 5
    Pita ke 4 Hitam = 1
    Pita ke-5 Perak = 10%
    Sehingga resistor tersebut adalah 475Ω dengan toleransi ±10 %

    • maaf mas, cuma mau membenarkan hasil pada contoh yang pertama itu hasilnya 45Ω dengan toleransi +- 10% dan yang tertulis diatas adalah 54Ω dengan toleransi +- 10%. Karena pita ke-1 adalah Kuning = 4, pita ke-2adalah Hijau = 5, pita ke-3 adalah hitam = 1, pita ke-4 adalah Perak = Toleransi 10%
      terimakasih,

      • terima kasih atas perbaikannya mas, maaf kan saya salah menuliskan informasi tersebut dalam kesalahan pembacaan tabel warna yang saya dapatkan. terima kasih

  20. 5211418048
    No. 3
    Dioda bersifat menghantarkan arus listrik hanya pada satu arah saja, yaitu jika kutub anoda kita hubungkan pada tegangan + dan kutub katoda kita hubungkan dengan tegangan – (kita beri bias maju dengan tegangan yang lebih besar dari 0.7 volt) maka akan mengalir arus listrik dari anoda ke katoda (bersifat konduktor). Jika polaritasnya kita balik (kita beri bias mundur) maka arus yang mengalir hampir nol atau dioda akan bersifat sebagai isolator.
    Cara mengetahui kerusakan pada dioda yaitu dengan menggunakan Avometer bila katoda ditempelkan pada kabel merah dan anoda ditempelkan pada kabel hitam dan jarum jarum akan bergerak,lalu katoda ditempelkan pada kabel hitam dan anoda pada kabel merah bila jarum tidak bergerak maka dioda dalam kondisi baik bila jarum bergerak maka dioda dapat dinyatakan putus. cara memperbaiki dioda tidak disarankan bila dioda ingin digunakan untuk kebutuhan sehari hari, karena jika kita membuat sendiri belum tentu dioda tersebut akan bekerja dengan maksimal oleh karena itu lebih baik kita membeli dioda baru jikalau dioda tersebut rusak

  21. 5211418007

    2)Bila kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah (misalnya Baterai), Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan (spark) yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan (discharge). Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif (isolator) ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor.

    Pernyataan tersebut benar ,,Nilai Kapasitansi Kapasitor akan bertambah dengan menggunakan Rangkaian Paralel Kapasitor, sedangkan nilai Kapasitansinya akan berkurang jika menggunakan Rangkaian Seri Kapasitor

  22. 5211418025

    2. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan2 dielektrik yg umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan2 positif akan mengumpul pd salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yg sama muatan2 negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.

    Menurut saya kapasitor yang dirangkai secara seri hasilnya akan lebih rendah dikarenakan nilai penjumlahan keseluruhan dibagi dengan jumlah kapasitornya

  23. 5211418048
    No. 4
    Aplikasi atau penggunaan transistor pada bidang teknik mesin adalah system kelistrikan sepeda motor yang dapat ditemukan dalam rangkaian system pengapian transistor semi-transistor dan penuh, mengubah system sinyal dengan menggunakan flasher tipe transistor, system pengisian menggunakan voltase yang dikontrol secara elektronik

  24. 5211418049
    2. Cara kapasitor menyimpan muatan listrik adalah dengan cara kapasitor dihubungkan dengan baterai, maka plat pada kapasitor yang melekat pada terminal negatif baterai menerima elektron yang diproduksi oleh baterai. Sedangkan plat pada kapasitor yang menempel ke terminal positif baterai kehilangan elektron baterai. Dengan kata lain sebuah muatan akan berpindah melalui kabel penghubung dari baterai ke kapasitor, sehingga kapasitor dapat menyimpan energi listrik.

    Pernyataan jika kapasitor dirangkai seri nilai kapasitasnya semakin rendah adalah benar karena rumus dari kapasitor seri 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn maka dapat disimpulkan bahwa dengan rumus tersebut rangkaian seri memiliki niilai kapasitar yang semakin rendah.

    • nilai kapasitansi kapasitor akan bertambah jika menggunakan rangkaian paralel dan kapasitansi kapasitor akan berkurang jika menggunakan rangkaian seri. Hal ini berbanding terbalik dengan rangkaian resistor atau hambatan.

  25. 5211418016

    2. Jika kedua ujung plat metal dihubungkan ke sumber tegangan (misalnya baterai), maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutup negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutup positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif.

    Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebuat dengan kapasitansi atau kapasitas. Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron.

    • 5211418034
      lalu untuk pernyataan yang ada di soal diatas apakah benar atau tidak nggih mas?, mungkin bisa dijelaskan lebih lanjut?

      • 5211418030
        Izin menjawab mas, pernyataan diatas benar. Jika kapasitor dipasang seri maka nilai kapasitansinya semakin rendah berbanding terbalik jika dipasang pararel maka semakin tinggi.

        • 5211418053
          karena pada setiap pengukuran kapasitor seri ini terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan kepada setiap titik

  26. 5211418044
    1. Cara membaca resistor empat warna yang paling mudah yaitu dengan cara menghapal kode warna yang ada. Kedua pita pertama pada resistor empat warna menunjukan nilai dari resistensinya. Pita ketiga menunjukan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan pada pita pertama dan pita kedua. Sedangkan pita keempat menunjukan toleransi resistor tersebut.

    • 5211418044
      Pada resistor lima warna, ketiga warna pertama, menunjukan nilai resistensinya, sedangkan pita keempat menunjukan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita terakhir (pita kelima) menunjukkan toleransinya.

  27. 5211418053

    2. kapasitor dapat menyimpan listrik yakni dengan menggunakan suatu medan elektrostatik untuk menyimpan muatan listrik. jika kapasitor dihubungkan dengan suatu sumber tegangan maka muatan listrik akan tersimpan pada kapasitor tersebut.
    pernyataan tersebut benar karena terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan kepada setiap titik

    • 5211418036
      Menambahkan
      karena rumus dari kapasitor seri 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn maka dapat disimpulkan dengan rumus tersebut rangkaian seri memiliki nilai kapasitar yang semakin rendah jika dipasang secara seri.

    • maaf mas, ingin menambahkan selain terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan kepada setiap titik alasan lain menurut saya yaitu karena rumus dari kapasitor seri 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn maka dapat disimpulkan bahwa dengan rumus tersebut rangkaian seri memiliki niilai kapasitar yang semakin rendah.
      terimakasih

  28. 5211418039
    1. Resistor yang memiliki 5 pita adalah jenis resistor yang dibuat dengan presisi tinggi, dimana yang memiliki pita tambahan ketiga adalah digit nomor signifikan ke-tiga. Dengan demikian 3 pita pertama menunjukkan digit nomor signifikan, pita ke-empat adalah pengganda dan pita ke-lima menunjukkan toleransi. Ini adalah resistor 5 pita warna yang umum, karena kadang-kadang pita tambahan menunjukan tingkat kegagalan atau koefisiensi suhu

  29. 5211418010
    1) Cara membaca resistor dengan 4 pita warna : Pita ke satu dan kedua menunjukan nilai dari resistansinya, sedangkan pita ketiga menunjukan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan pita kedua, sedangkan pita ke empat menunjukan toleransi resistor tersebut.
    Cara membaca resistor dengan 5 pita warna : pita kesatu, kedua dan ketiga menunjukan nilai dari resistansinya, sedangkan pita keempat menunjukan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita kelima menunjukan toleransi.

  30. 5211418038

    No 1.
    Untuk resistor 4 warna
    Warna perTama menunjukan angka dari kode warna (Gelang ke satu)
    Gelang ke 2 menujukan angka dari kode warna (Gelang ke dua)
    Gelang ke 3 menujukan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke tiga atau pangkatan angka
    Gelang ke 4 menujukan toleransi
    Dan untuk Resistor 5 gelang
    gelang pertama menunjukan angka,
    gelang kedua menunjukan angka,
    gelang ketiga menunjukan angka
    gelang ke empat menujukan faktor perkalian dan gelang ke lima menunjukan toleransi

  31. 5211418034
    2. cara kerja kapasitor hampir seperti kinerja pada baterai yaitu sama-sama menyimpan muatan listrik, sebagai contoh jika menggunakan batrei berdaya 1.5 volt lalu saat melewati kapasitor maka kapasitor akan meniyimpan listrik hingga 1.5 volt jika sudah mencapai teganngan tersebut maka arus yang dialirkan baterai akan sama yaitu 1,5 volt, jika kapasitor kecil maka arus yang dihasilkan setelah melewati kapasitor tersebut pun juga akan lebih sedikit dibanding kapasitor yang besar. intinya kapasitor dapat mengubah nilai kapasitansi setelah melewati kapasitor tersebut
    rangkaian seri adalah rangkaian yang terdiri dari 2 kapasitor atau lebih sama halnya seperti rangkaian paralel hanya bedanya rangkaian seri dalam perhitunganya lebih rumit dan sulit. jadi, untuk nilai kapasitansinya baik paralel atau seri yaitu sama, yang menetukan nilai kapasitansinya yaitu tergantung kemampuan kapasitor tersebut dalam menerima tegangan apakah besar atau kecil.

    • 5211418049

      mohon maaf mas, setahu saya kalau disusun secara seri nilai kapasitasnya semakin kecil karena rumus dari kapasitor seri 1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn maka dapat disimpulkan bahwa dengan rumus tersebut rangkaian seri memiliki niilai kapasitar yang semakin rendah.
      terimakasih,

      • iya mas terima kasih sudah diingatkan, memang jawaban yang saya kirimkan untuk jawaban dari pernyataan belum saya cantumkan

    • jika dilihat dari rumusnya maka pernyataan tersebut maka jawabanya benar karena rumus dari rangkaian seri 1/Ctotal=1/C1+1/C2+…+1/Cn

  32. 5211418006

    1.) Membaca kode warna resistor
    pada resistor empat pita warna: pita pertama dan kedua menunjukkan nilai resistansinya, pada pita ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol yang akan digabungkan, sedangkan pita keempat merupakan nilai toleransi dari resistor tersebut.

    pada resistor lima warna: pita pertama, kedua dan ketiga merupakan penunjuk nilai resistansinya, pita keempat merupakan faktor pengali atau jumlah nol yang akan digabungkan, dan pita kelima merupakan penunjuk nilai toleransinya.

  33. 2. 5211418036
    Dielektrikum yang berada diantara dua plat mengakibatkan arus dari muatan positif tidak dapat mengalir ke arus muatan negatif dan muatan yang tertahan tersebut akan tersimpan pada ujung dielektrikum pada kapasitor. Ya benar, nilai kapasitansi kapasitor akan bertambah jika menggunakan rangkaian paralel dan kapasitansi kapasitor akan berkurang jika menggunakan rangkaian seri. Hal ini berbanding terbalik dengan rangkaian resistor atau hambatan.

  34. 5211418032
    2.Kapasitor bekerja dengan cara menciptakan perbedaan potensial di antara dua konduktor yang sering dinamakan ‘lempengan’ yang dipisahkan oleh materi insulasi yang dinamakan dielektrik, sehingga muatan-muatan yang sama tetapi berlawanan membentuk lempengan-lempengan yang berlawanan, membentuk bidang listrik disepanjang kapasitor.Semakin luas area lempengan, dan semakin kecil celah antara lempengan-lempengan, maka semakin tinggi kapasitansinya. Sebuah kapasitor bisa dialiri dengan cara menghubungkan lempengan-lempengan dengan konduktor lainnya, tetapi dikarenakan voltase tinggi yang bisa lempengan-lempengan itu ciptakan, lempengan-lempengan itu sering dihubungkan dengan materi resistif tinggi untuk alasan keamanan.
    ya,menurut saya apabila kapasitor dirangkai secara seri maka nilai kapasitasnya akan semakin kecil karena prinsip kerjanya sama dengan muatan yang dirangkai secara paralel.

  35. 2) 5211418033
    Misalnya dengan menghubungkan kapasitor ke baterai, maka pelat pada kapasitor yang melekat pada terminal negatif baterai menerima elektron yang diproduksi baterai. Sedangkan pelat pada kapasitor yang menempel ke terminal positif baterai kehilangan elektron ke baterai. Dengan kata lain muatan akan berpindah melalui kabel penghubung dari baterai ke kapasitor.
    Menurut saya pernyataan tersebut adalah benar dengan alasan pada setiap pengukuran kapasitor seri terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan menuju setiap titik.

  36. 5211418039
    2. kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan2 positif akan mengumpul pd salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yg sama muatan2 negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.
    Muatan positif tdk dapat mengalir menujuujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bhn dielektrik yang non-konduktif.
    Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung2 kakinya.

  37. 5211418034
    3. Kerja dioda memang hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. karena jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat. Adapun ciri dioda yaitu hanya mempunyai 2 kaki yaitu yang disebut dengan kaki anoda dan katoda. Karna fungsinya sebagai penyearah maka arus pada dioda hanya dapat mengalir satu arah saja. Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator.
    Cara mengetahui dioda masih baik atau rusak yaitu dengan cara mengeceknya dengan volt meter atau multimeter digital, apabila kedua sumbu dioda sudah disambungkan dengan multimeter digital namun jarumnya tidak bergerak menunjukan tegangan yang ada pada dioda tersebut maka dioda tersebut rusak

    • jika dilihat dari rumusnya maka pernyataan tersebut maka jawabanya benar karena rumus dari rangkaian seri 1/Ctotal=1/C1+1/C2+…+1/Cn

    • Bagaimana jika multimeter kutub + – nya dibalik pada saat pengecekan tapi jarumnya bergerak apakah dioda itu bisa dikatakan baik ato rusak?

      • 5211418053
        iya rusak seperti telah kelomok kami jelaskan sebelumya di kelas
        pengukuran dioda:
        Probe merah (+) ditempelkan pada kutub katoda dan probe hitam (-) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum pada papan skala bergerak berarti diode baik, jika diam berarti putus.
        Selanjutnya dibalik : Probe hitam (-) ditempelkan pada kutub katoda dan probe merah (+) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum diam, berarti dioda dalam kondisi baik, jika bergerak berarti dioda rusak

      • jika dioda yang baik maka jarum tidak bergerak atau bergerak infinity (tak terhingga), jika dioda yang rusak maka jarum akan bergerak normal

  38. 1. cara membaca kode warna pada resistor yaitu pertama kita harus memperhatikan tablek kode warna pada resistor lalu lihat warna apa yang ada pada resistor, lalu masukkan angka langsung dari kode warna gelang pertama dan untuk gelang ke dua sama juga langsung masukkan dari kode warna yang ada digelang 2 untuk gelang ke 3 masukkan nilai warna yang ada pada gelang ketiga setelah itu pangkatkan nilai pada gelang pertama dan gelang kedua menggunakan nilai gelang ke 3 (contoh misal nilai gelang pertama 1 dan gelang kedua 0 dan gelang ketiga 5 maka menjadi 10^n atau 10^5) selanjutnya untuk gelang yang keempat merupakan toleransi dari nilai resistor tersebut untuk nilai toleranseinya juga terdapat pada tabel nilai resistor

  39. 5211418043
    3. Dioda adalah piranti elektronik yang hanya dapat melewatkan arus/tegangan dalam satu arah saja, dimana dioda merupakan jenis VACUUM tube yang memiliki dua buah elektroda. Karena itu, dioda dapat dimanfaatkan sebagai penyearah arus listrik, yaitu piranti elektronik yang mengubah arus atau tegangan bolak-balik (AC) menjadi arus atau tegangan searah (DC).
    Dioda daya umumnya digunakan sebagai penyearah arus/tegangan (rectifier) dengan karakteristik puncak tegangannya maksimum dan arus maju maksimum. Dioda daya pada umumnya terbuat dari bahan silikon.
    Cara mengetahui kerusakan pada dioda yaitu dengan menggunakan Avometer bila katoda ditempelkan pada kabel merah dan anoda ditempelkan pada kabel hitam dan jarum jarum akan bergerak,lalu katoda ditempelkan pada kabel hitam dan anoda pada kabel merah bila jarum tidak bergerak maka dioda dalam kondisi baik bila jarum bergerak maka dioda dapat dinyatakan putus.

  40. 5211418054

    4.penerapan transistor melalui sistem pengapian dari transistor motor penuh: jika terminal dasar TR2 menerima sinyal dari kumparan pick up, arus yang mengalir melalui R akan cenderung menuju massa melalui terminal C ke terminal E TR2 . Sebagai hasilnya, basis TR1 tidak memiliki arus sehingga TR1 akan OFF, sehingga arus pada koil primer koil pengapian akan pecah dan akan menyebabkan pada kedua koil koil pengapian. Terjadinya induksi semacam itu menghasilkan percikan api di busi.

  41. 5211418030
    2.Dalam sebuah sirkuit elektronik, bila kita menghubungkan kapasitor ke baterai, inilah yang terjadi:

    -Pelat pada kapasitor yang melekat pada terminal negatif baterai menerima elektron yang diproduksi baterai.
    -Pelat pada kapasitor yang menempel ke terminal positif baterai kehilangan elektron ke baterai.
    Setelah kapasitor di-charge, kapasitor memiliki tegangan yang sama seperti baterai (1,5 volt pada baterai berarti 1,5 volt pada kapasitor). Untuk kapasitor kecil, memiliki kapasitas kecil. Tapi untuk kapasitor besar, dapat menyimpan cukup banyak muatan listrik. Kita dapat menemukan kapasitor sebesar kaleng soda yang dapat menyimpan muatan listrik cukup untuk menyalakan lampu senter selama satu menit atau lebih.

    Jika kapasitor dirangkai secara seri maka nilai kapasitansinya semakin rendah/berkurang.

    • 5211418053
      karena pada setiap pengukuran kapasitor seri ini terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan kepada setiap titik

    • Kenapa pada saat kapasitor dirangkai seri nilai kapasitansinya semakin rendah/ berkurang?bukan sebaliknya?,jelaskan secara singkat mas

  42. 2. Kapasitor atau Capacitor merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang paling dasar dan paling sering digunakan dalam rangkaian elektronika. Komponen yang sering disebut juga dengan Kondensator (Condensator) ini dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara sehingga sering digunakan sebagai penggeser fasa dan juga sebagai filter (penyaring) dalam pencatu daya. Kapasitor juga memiliki sifat melewatkan arus AC (arus bolak-balik) dan menghambat arus DC (arus searah). Kemampuan penyimpanan muatan listrik Kapasitor ini disebut dengan Kapasitansi dengan satuannya adalah Farad (F), Bila kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah (misalnya Baterai), Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan (spark) yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan (discharge). Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif (isolator) ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor. Nilai kapasitansi atau kapasitas muatan kapasitor ini juga tergantung pada bahan dielektrik yang digunakannya. Jika konstanta bahan dielektrik atau permitivitas bahannya bernilai besar maka nilai kapasitansinya juga akan menjadi besar. Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat kapasitansi kapasitor adalah luas daerah permukaan kepingan pelat dan jarak antara pelat paralel tersebut. Semakin luas kepingan pelat-pelatnya, semakin besar pula nilai kapasitansinya. Namun nilai kapasitansi ini berbanding terbalik dengan jarak antara kepingan pelat-pelatnya. Semakin dekat jarak antara kedua pelatnya, semakin besar pula nilai kapasitansinya.

    • 5211418043
      nilai kapasitansi kapasitor akan bertambah jika menggunakan rangkaian paralel dan kapasitansi kapasitor akan berkurang jika menggunakan rangkaian seri. Hal ini berbanding terbalik dengan rangkaian resistor atau hambatan.

      • 5211418053
        rangkaian Kapasitor paralel tidak terjadi sama sekali pembagian untuk tegangan atau muatan listrik, semua tegangan akan memiliki jumlah yang sama pada setiap titik yang ada di rangkaian kapasitor paralel tersebut alasannya karena pada titik yang sama kapasitor paralel tersebut dihubungkan, sehingga tidak memiliki perubahan yang berarti. sedangkan pada setiap pengukuran kapasitor seri ini terjadi pembagian tegangan dari sumber tegangan kepada setiap titik.

  43. 5211418050
    1.Cara membaca kode warna pada resistor dengan 4 dan 5 pita warna yaitu dengan mengetahui nilai dari tiap warna dan posisi gelang dari membaca tabel atau menghafal tabel. Kemudian masukkan angka-angka yang tertera dengan ketentuan seperti berikut:
    A. 4 pita warna : warna pita 1 dan 2 menunjukkan koefisien nilai, pita 3 sebagai pengali, dan pita 4 sebagai ambang batas toleransi
    B. 5 pita warna : warna pita 1, 2, 3 menunjukkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali, dan pita 5 sebagai ambang batas toleransi

  44. 3. Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat Adapun ciri dioda yaitu hanya mempunyai 2 kaki yaitu yang disebut dengan kaki anoda dan katoda. Karna fungsinya sebagai penyearah maka arus pada dioda hanya dapat mengalir satu arah saja Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator, cara mengecek dioda rusak atau tidak menggunakan alat multimeter caranya tempelkan ujung pencolok merah pada kaki anoda dan yang hitam pada kaki katoda lihat pada multimeter maka jarum tidak boleh bergerak, Jika bergerak berarti Dioda sudah short Kemudian coba dibalik anoda dengan colok hitam Sedangkan katoda dengan pencolok merah. maka jarum harus bergerak, Jika tidak berarti dioda sudah putus atau rusak.

  45. 5211418043
    4.
    Aplikasi / penggunaan transistor pada sistem kelistrikan sepeda motor dapat ditemukan dalam rangkaian sistem pengapian transistor semi-transistor dan penuh, mengubah sistem sinyal dengan menggunakan flasher tipe transistor, sistem pengisian menggunakan voltase yang dikontrol secara elektronik, dan sebagainya. Gambar berikut di atas menunjukkan penerapan transistor melalui sistem pengapian dari transistor motor penuh: jika terminal dasar TR2 menerima sinyal dari kumparan pick up, arus yang mengalir melalui R akan cenderung menuju massa melalui terminal C ke terminal E TR2 . Sebagai hasilnya, basis TR1 tidak memiliki arus sehingga TR1 akan OFF, sehingga arus pada koil primer koil pengapian akan pecah dan akan menyebabkan pada kedua koil koil pengapian. Terjadinya induksi semacam itu menghasilkan percikan api di busi.

  46. 5211418029
    No.1
    Resistor deengan empat warna kedua pita pertama menunjukkan nilai dari resistansinya, sedangkan pita ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pta pertama dan pita kedua. Untuk pita warna keempat menunjukkan toleransinya
    Sebagai contoh resistor warna hijau, biru, hitam dan emas. Berarti nilainya :
    Pita ke-1 : hijau =5
    Pita ke-2 : biru =6
    Pita ke-3 : Hitam=1
    Pita ke-4 : Emas=Toleransi 5%
    maka nilai resistansinya 56 Ohm dengan toleransi 5%

    Sedangkan pada resistor 5 warna, ketiga warna pertama menunjukkan nilai resistansinya, sedangkan pita keempat menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita terakhir menujukkan toleransinya
    Contoh sebuah resistor terdapat warna kuning, ungu, hijau, hitam, dan coklat. Maka :
    Pita ke-1 : Kuning=4
    Pita ke-2 : Ungu=7
    Pita ke-3 : Hijau=5
    Pita ke 4 : Hitam=1
    Pita ke-5 : Coklat= 1%
    Sehingga nilai resistansinya 475 Ohm dengan toleransi 1%

    • Nim 5211418041

      saya sependapat dengan mas rizal, dimana resistor 4 atau 5 hanya memiliki perbedaan pada warna no 1,2,3 sebagai nilai resistansinya pada resistor 5 warna yang sedangkan resistor 4 warna hanya pada 1,2. lalu pada warna no. 4 sebagai mutipier sedangkan pada resistor 4 warna pada warna no 3, dan pada warna no.5 pada resistor 5 warna sebagai toleransi yang sedangkan resistor 4 warna terjadi pada warna no.4

      terima kasih

      • 5211418053
        lalu bagaimana mengetahui pita pertama dan pita terakhir di badan resitor itu yang mana? apakah ada tanda atau cara mengetahuinya?

        • nim 5211418041
          untuk mengetahui pita pertama itu biasanya warnanya terdiri dari salah satu warna berikut yaitu ada warna hitam, coklat, merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu, abu-abu dan ungu yang dimana warna tersebut mewakili angka 0 hingga 9. warna dari pita pertama merupakan warna dasar sedangkan pita terakhir yang diggunakan sebagai ambang toleransi warnanya paling dominan perak atau emas. mungkin itu saja yang saya tau mas

          • 5211418053
            yang saya tanyakan itu bagaimana mengetahui posisi kepala dan kaki pada sebuah resistor mas. karena perlu tahu mana kepala mana kaki untuk menentukan pita pertama dan selanjutnya sebelum menghitung nilai setiap warna pitanya

        • menurut saya cara mengetahui pita pertama dan pita terakhir di badan resitor yaitu dengan melihat warna yang paling dekat dengan ujung badan resistor, yang paling dekat dengan ujunglah yang dihitung pita pertama.
          terimakasih

          • 5211418041
            mungkin untuk mengetahui letak kepala atau kaki bisa paling mudah yaitu pada bagian kaki biasanya warnanya perak atau emas pada resistor 5 warna jadi itu yang menjadi patokan, dan saya sependapat sama mas fachry dengan melihat warna paling terdekat. terima kasih

  47. 5211418037
    1. cara membaca resistor empat pita yaitu, untuk pita pertama dan kedua adalah nilai resistor, kemudian pita keempat adalah pengalinya (misal 3, berarti x1000), dan pita keempat adalah toleransinya
    cara baca resistor lima pita adalah, untuk pita pertama, kedua, dan ketiga adalah nilai resistor kemudian pita keempat adalah pengalinya, pita kelima adalah toleransi.
    Kode warna
    hitam=0 (pengali=1)
    coklat=1 (pengali=10) (toleransi=+-1%)
    merah=2 (pengali=100) (toleransi=+-2%)
    oranye=3 (pengali=1k)
    kuning=4 (pengali=10k)
    hujau=5 (pengali=100k) (toleransi=+-0.5%)
    biru =6 (pengali=1M) (toleransi=+-0.25%)
    ungu=7 (pengali=10M) (toleransi=+-0.1%)
    abu-abu=8
    putih=9
    silver= (pengali=0.01) (toleransi=+-10%)
    emas= (pengali=0.1) (toleransi=+-%)

    • 5211418043
      Contoh :
      Gelang ke satu : Coklat = 1
      Gelang ke dua : Hitam = 0
      Gelang ke tiga : Hijau = 5
      Gelang ke empat : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke dua atau kalikan 105
      Gelang ke lima : Perak = Toleransi 10%
      Jadi, nilai Resistor adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm (10,5 MOhm dengan toleransi 10%.)

  48. 5211418007

    3)Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja.karena Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat
    Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator

    Dioda yang sudah rusak memang terkadang dapat dilihat langsung dari fisiknya, seperti terlihat gosong, Retak, Pecak, putus dan sebagainya, namun tak jarang kerusakan Dioda tidak terlihat secara fisik (Visual), maka perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui kondisi sebuah Dioda, apakah masih bagus atau sudah rusak.

  49. 4. contoh penggunaan transistor pada teknik mesin adalah pada sistem pengapian pada kendaraan, Sistem pengapian Transistor (Fully Transistorized Ignition) adalah sistem pengapian yang memanfaatkan komponen transistor sebagai saklar elektronik sebagai pemutus arus primer untuk menghasilkan induksi elektromagnetik.
    Sistem pengapian ini akan menggantikan jenis pengapian konvensional masih banyak memanfaatkan komponen mekanikal.

  50. 5211418031
    No.2 kapasitor dapat menyimpan muatan listrik yang ditentukan oleh kapasitas dari kapasitor itu sendiri diakibatkan oleh adanya dielektrik yang berada diantara kedua kaki kapasitor sehingga arus dari muatan positif ke muatan negatif tidak akan mengalir.benar,Rangkaian kapasitor secara seri akan mengakibatkan nilai kapasitansi total semakin kecil

  51. 5211418049
    3. Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat. Dioda hanya mempunyai 2 kaki yaitu yang disebut dengan kaki anoda dan katoda. Karna fungsinya sebagai penyearah maka arus pada dioda hanya dapat mengalir satu arah saja. Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator.

    Cara menentukan dioda rusak atau tidak yaitu dengan menggunakan Avometer bila katoda ditempelkan pada kabel warna merah dan anoda ditempelkan pada kabel warna hitam dan jarum jarum akan bergerak,lalu katoda ditempelkan pada kabel warna hitam dan anoda pada kabel warna merah bila jarum tidak bergerak maka dioda dalam kondisi baik bila jarum bergerak maka dioda dapat dinyatakan putus atau rusak.

  52. 5211418032
    3.Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat,dengan kata lain apabila dioda mengalirkan arus listrik dengan dua arah kemungkinan salah satunya akan terhambat.
    cara menhetahui dioda rusak atau tidak bisa dicek menggunakan multimeter

  53. 5211418029
    No.2
    Bila kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah (misalnya Baterai), Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan (spark) yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan (discharge). Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif (isolator) ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor.

    Nilai kapasitansi atau kapasitas muatan kapasitor ini juga tergantung pada bahan dielektrik yang digunakannya. Jika konstanta bahan dielektrik atau permitivitas bahannya bernilai besar maka nilai kapasitansinya juga akan menjadi besar. Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat kapasitansi kapasitor adalah luas daerah permukaan kepingan pelat dan jarak antara pelat paralel tersebut. Semakin luas kepingan pelat-pelatnya, semakin besar pula nilai kapasitansinya. Namun nilai kapasitansi ini berbanding terbalik dengan jarak antara kepingan pelat-pelatnya. Semakin dekat jarak antara kedua pelatnya, semakin besar pula nilai kapasitansinya.

    Kapasitor jika dirangkai seri makin kecil nilai kapasitansinya adalah benar karena sesuai dengan rumus
    Ct=1/C1+…..+1/Cn

  54. NIM 5211418041
    No.2
    Kapasitor sendiri merupakan Komponen Elektronika yang berfungsi untuk menyimpan Muatan Listrik dalam waktu yang relatif dengan satuannya adalah Farad. Variasi Nilai Farad yang sangat besar mulai dari beberapa piko Farad (pF) sampai dengan ribuan Micro Farad (μF) sehingga produsen komponen Kapasitor tidak mungkin dapat menyediakan semua variasi nilai Kapasitor yang diinginkan oleh perancang Rangkaian Elektroni. Dan apabila kapasitor dipasang secara seri nilai kapasitansinya akan rendah, maka BENAR karena Nilai Kapasitansi Kapasitor akan bertambah dengan menggunakan Rangkaian Paralel Kapasitor, sedangkan nilai Kapasitansinya akan berkurang jika menggunakan Rangkaian Seri Kapasitor dikarenakan dari rumusnya sendiri menyatakan bahwa
    1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn
    Sehingga kapasitansi yang dapat diperoleh lebih kecil dibadingkan kapasitor yang dipasang paralel

  55. 5211418054

    3. Dioda terbentuk dari bahan semikonduktor tipe P dan N yang digabungkan. Dengan demikian dioda sering disebut PN junction. Dioda adalah gabungan bahan semikonduktor tipe N yang merupakan bahan dengan kelebihan elektron dan tipe P adalah kekurangan satu elektron sehingga membentuk Hole. Hole dalam hal ini berfungsi sebagai pembawa muatan. Apabila kutub P pada dioda (biasa disebut anode) dihubungakan dengan kutub positif sumber maka akan terjadi pengaliran arus listrik dimana elektron bebas pada sisi N (katode) akan berpindah mengisi hole sehingga terjadi pengaliran arus.

    Sebaliknya apabila sisi P dihubungkan dengan negatif baterai/sumber, maka elektron akan berpindah ke arah terminal positif sumber. Didalam dioda tidak akan terjadi perpindahan elektron.

    Untuk mengetahui kondisi dioda disini kita ambil contoh dioda penyearah yang lebih lazim digunakan pada papan rangkaian. Contoh tipe dioda penyearah seperti 1N4001, 1N4002, 1N4007 dan lainnya, masing masing memiliki ketahanan yang berbeda sesuai dengan tipenya. Gunakan multimeter yang telah diatur pada posisi ohm meter X1 atau X10. Untuk lebih jelasnya, ikuti langkah langkah berikut ini:
    Atur selektor multimeter pada ohm meter X1 atau X10 (disesuaikan).
    Kalibrasi multimeter dengan menyatukan kedua ujung probe, lalu atur hingga jarum berada dalam posisi 0.
    Hubungkan kabel probe hitam pada kaki anoda dioda sedangkan probe merah dihubungkan ke kaki katoda dioda. Ingat, kaki katoda pada dioda dapat diketahui dengan melihat tanda gelang pada salah satu ujung dioda, jika katoda sudah ditemukan maka, di ujung yang satunya lagi adalah kaki anoda.
    Lihat arah pada jarum multimeter! Apabila jarum bergerak ke kanan menenjukan nilai tertentu (biasanya mendekati nol) maka sampai saat ini sementara dioda dalam keadaan baik. Ini terjadi karena dioda mendapatkan bias tegangan positif dari probe hitam pada kaki anoda, sedangkan katodanya mendapat bias tegangan negatif dari probe merah. Karena dioda akan bekerja jika arus yang masuk ke anoda lebih postif dari pada arus yang masuk ke katoda.
    Sekarang, kita balikan pengukuran kaki diodanya. Hubungkan probe hitam pada kaki katoda, dan probe merah pada kaki anoda.
    Lihat arah pada jarum multimeter! dalam kondisi pengukuran saat ini, harusnya jarum multimeter tidak bergerak / menyimpang ke kanan, karena dioda berada dalam keadaan reverse bias. Maksud dari reverse bias yakni kaki anoda mendapatkan arus lebih negatif pada kaki katoda sehingga membuat dioda tidak berkerja yang artinya tahanan pada dioda membesar pada kisaran mega ohm (MΩ).
    Jika pada saat pengukuran ternyata jarum menyimpang ke kanan menunjukan angka tertentu, maka dapat dipastikan dioda dalam keadaan rusak.

  56. 5211418037
    2. kapasitor dapat menyimpan muatan listrik sementara yang ditentukan oleh kapasitas dari kapasitor itu sendiri. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya dielektrik yang berada diantara kedua kaki kapasitor sehingga arus dari muatan positif ke muatan negatif tidak akan mengalir.
    jika kapasitor dihubungkan secara seri apakah nilainya akan turun, jawabannya adalah iya

  57. seperti yang telah kita ketahui bahwa kapasitor bekerja dengan cara menyimpan arus listrik, analogi sederhanya misal jika kita menghubungkan kapasitor dengan arus DC maka kemungkinan yang terjadi adalah:
    a. kaki terminal kapasitor yang dihubungkan dengan terminal negatif sumber arus DC akan menerima elektron? energi dari sumber arus DC
    b. kaki terminal kapasitor yang dihubungkan dengan terminal positif sumber arus DC akan membuang elektron yang diterima dari sumber arus DC

    ketika muatan elektron telah memenuhi kapasitansi maka kapasitor akan memiliki tegangan yang sama dengan sumber arus DC. lalu pada kapasitor kecil hanya sedikit arus yang bisa disimpan, sedangkan pada kapasitor elektrolit memiliki kekuatan menyimpan arus yang lebih besar daripada kapasitor yang lainnya

    lalu timbul pertanyaan jika kapasitor dipasang secara seri, maka apakah nilai kapasitansinya lebih rendah? benarkah? jawabanyya benar

  58. 5211418052
    1. – Cara membaca resistor 4 warna : kedua pita warna pertama pada resistor 4 warna menunjukkan nilai dari resistensinya, sedangkan pada pita ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pita pertama dan pita kedua. untuk pita warna keempat menunjukkan toleransi resistor tersebut. sebagai contoh, sebuah resistor terdapat warna hijau, biru, hitam, dan emas. berarti nilai resistor tersebut adalah
    pita pertama : hijau = 5
    pita kedua : biru = 6
    pita ketiga : hitam = 100
    pita keempat : emas = toleransi 5%

    sehingga nilai resistor tersebut adalah 56Ω dengan toleransi 5%
    – cara membaca resistor 5 warna : pada resistor dengan pita 5 warna, ketiga pertama menunjukkan nilai resistensinya, sedangkan pita keempat menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita terakhir menunjukkan toleransinya. sebagai contoh, sebuah resistor terdapat warna kuning, ungu, hijau, hitam, dan coklat. berarti nilai resistor tersebut adalah

    pita pertama : kuning = 4
    pita kedua : ungu = 7
    pita ketiga : hijau = 5
    pita keempat : hitam = 100
    pita kelima : coklat = toleransi 1%
    sehingga nilai resistor tersebut adalah 475Ω dengan toleransi 1%

  59. 5211418044
    No: 2
    -Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan2 dielektrik yg umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan2 positif akan mengumpul pd salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yg sama muatan2 negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.
    Muatan positif tdk dapat mengalir menujuujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bhn dielektrik yang non-konduktif.
    Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung2 kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan – muatan positif dan negatif di awan.
    – menurut saya benar karena jika kapasitor dirangkai secara paralel, maka sebaliknya nilainya semakin tinggi.

  60. 5211418053

    3. Dioda adalah gabungan bahan semikonduktor tipe N yang merupakan bahan dengan kelebihan elektron dan tipe P adalah kekurangan satu elektron sehingga membentuk Hole. Hole dalam hal ini berfungsi sebagai pembawa muatan. dioda hanya akan meloloskan arus setengah gelombang saja sedangkan setengah gelombang yang lain akan di block.
    cara mengukur dengan multitester Probe merah (+) ditempelkan pada kutub katoda dan probe hitam (-) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum pada papan skala bergerak berarti diode baik, jika diam berarti putus. Selanjutnya dibalik probenya jika jarum diam, berarti dioda dalam kondisi baik, jika bergerak berarti dioda rusak

  61. 5211418029
    3. Karena Struktur dioda adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N
    salah satu caranya dengan menggunakan multimeret berikut caranya
    Pertama copot dulu dioda jika masih menempel pada PCB rangkaian,
    Kemudian arahkan saklar selector pada ohm meter,
    Setelah itu tempelkan ujung pencolok merah pada kaki anoda dan yang hitam pada kaki katoda,
    Jihat pada multimeter maka jarum tidak boleh bergerak,
    Jika bergerak berarti Dioda sudah short,
    Kemudian coba dibalik anoda dengan colok hitam
    Sedangkan katoda dengan pencolok merah. maka jarum harus bergerak,
    Jika tidak berarti dioda sudah putus atau rusak.

  62. 521141838
    No. 2
    Pada kapasitor terdapat 2 siklus kerja yaitu pengisian Dan pengosongan, scr teori ketika 2 Logan konduktor yang melalui sebuah elektrikum di aliri listrik maka salah satu kaki kapasitor yang menempel pada arus negatif akan terdapat benyak elektron, sebaliknya pada kaki kapasitor yang menempel pada positif akan kehilangan elektron .hal itu di akibatkan karena adanya dielektrik yang berada pada kedua kaki kapasitor.muatan akan tertahan (TERSIMPAN) pada kedua ujung dielekrik kapasitorpada saat pengisian

    Setuju. JikaKapasitor jika di rangkai secara seri maka nilai akan semakin rendah dan bila di rangkai secara pararel maka nilai akan lebih banyak

  63. 3) 5211418033
    Dioda dapat menghantar arus saja karena arus mengalir dari kaki anoda menuju katoda, dan ika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat.
    Dioda dapat diketahui baik buruknya menggunakan multitester dengan cara:
    a.Kalibrasi terlebih dahulu multimeter analog sebelum digunakan.
    b.Putar selektor multimeter pada posisi ohm-meter (Ω) x1
    c.Hubungkan probe warna merah pada salah satu kaki dioda yang terdapat tanda gelang. Sedangkan probe warna hitam dihubungkan pada kaki dioda yang satunya lagi.
    d.Setelah probe multimeter dihubungkan pada kedua kaki dioda. Maka jarum multimeter seketika akan bergerak ke kanan dan menunjukan nilai tertentu. Biasanya pada dioda yang masih berfungsi dengan baik, jarum multimeter akan menunjukan pada nilai ±100 ohm.
    e.Selanjutnya hubungkan kedua probe multimeter analog pada dioda, akan tetapi dibalik menghubungkannya.
    f.Baca posisi jarum multimeter dan amati. Jika jarum tidak bergerak sama sekali. Maka bisa dipastikan dioda tersebut berkondisi baik. Jika jarum multimeter bergerak sedikit saja, atau bergerak kekanan menunjukan nilai tertentu. maka dioda tersebut mengalami kebocoran atau rusak.

  64. 5211418047
    1. Cara membaca resistor dengan 4 pita warna dengan cara Pita ke satu dan kedua menunjukan nilai resistansinya, sedangkan pita ketiga menunjukan jumlah nol yang menggabungkan pita pertama dan pita kedua, sedangkan pita ke empat menunjukan toleransi resistor pada resistor tersebut.
    Cara membaca resistor dengan 5 pita warna dengan cara pita kesatu, kedua dan ketiga menunjukan nilai resistansi, sedangkan pita keempat menunjukan jumlah nol, dan pita kelima menunjukan toleransi.

  65. 5211418030
    3.Karena dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator/penghambat.
    Untuk mengetahui apakah sebuah Dioda dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan pengukuran terhadap Dioda tersebut dengan menggunakan Multimeter (AVO Meter).
    Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Analog :
    1.Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x100
    2.Hubungkan Probe Merah pada Terminal Katoda (tanda gelang)
    3.Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Anoda.
    4.Baca hasil Pengukuran di Display Multimeter
    5.Jarum pada Display Multimeter harus bergerak ke kanan
    6.Balikan Probe Merah ke Terminal Anoda dan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang).
    7.Baca hasil Pengukuran di Display Multimeter
    8.Jarum harus tidak bergerak (jika jarum bergerak kemungkinan dioda rusak).

  66. 5211418037
    3. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.
    cara menentukan baik dan buruknya dioda yaitu dengan multimeter jika probe merah ke katoda dan probe hitam ke anoda, maka jaru akan bergerak kekanan jika tidak bergerak maka dioda telah rusak/putus, kemudian balikkan probe yang merah ke anoda dan yang hitam ke katoda, jarum harusnya tidak bergerak jika bergerak maka dioda telah rusak/bocor

  67. 5211418029
    No.3
    Karena dioda dibuat dengan mempertemukan dua lapisan bahan semikonduktor (germanium atau silikon) dengan tipe yang berbeda. Satu lapisan dari tipe P (positif) dan satunya lagi dari tipe N (negatif).
    Lapisan semikonduktor tipe P tersambung dengan satu elektroda (kaki atau pin) dan disebut Katoda. Lapisan semikonduktor tipe N tersambung dengan elektroda lainnya dan disebut Anoda.
    Hasil dari penggabungan dua lapisan itu adalah sifat dioda yang menghantarkan listrik hanya ke satu arah. Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator.

    Cara mengetahui kerusakan pada dioda yaitu dengan menggunakan Avometer bila katoda ditempelkan pada kabel merah dan anoda ditempelkan pada kabel hitam dan jarum jarum akan bergerak,lalu katoda ditempelkan pada kabel hitam dan anoda pada kabel merah bila jarum tidak bergerak maka dioda dalam kondisi baik bila jarum bergerak maka dioda dapat dinyatakan putus.

  68. 5211418031
    No 3 *Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat,dengan begitu dioda mengalirkan arus listrik dengan dua arah kemungkinan salah satunya akan terhambat.
    *Cara mengetahui kerusakan pada dioda yaitu dengan menggunakan Avometer bila katoda ditempelkan pada kabel merah dan anoda ditempelkan pada kabel hitam dan jarum jarum akan bergerak,lalu katoda ditempelkan pada kabel hitam dan anoda pada kabel merah bila jarum tidak bergerak maka dioda dalam kondisi baik bila jarum bergerak maka dioda dapat dinyatakan putus.

    • 5211418030
      Ijin bertanya mas, bagaimana dioda mengalirkan arus dua arah dan akan ada satu arah arus yang terhambat, bisa dijelaskan?

  69. 3. 5211418036
    Dioda dibuat dari bahan semikonduktor positif dan negatif yang digabungkan. Bahan tipe N adalah bahan yang kelebihan elektron dan tipe P kekurangan elektron sehingga membentuk hole yang dapat membawa muatan. Jika kutub P (anoda) dihubungkan kutub positif sumber dan kutub N (katoda) dihubungkan kutub negatif maka arus akan mengalir. Dan jika jika kutub P dihubungkan kutub negatif dan sebaliknya maka arus tidak akan mengalir. Cara mengetahui kerusakan pada dioda yaitu dengan menggunakan Avometer jika katoda ditempelkan pada kabel merah dan anoda ditempelkan pada kabel hitam dan jarum jarum akan bergerak, lalu katoda ditempelkan pada kabel hitam dan anoda pada kabel merah maka dioda dapat dinyatakan putus

  70. 5211418053

    4. penggunaan transistor pada bidang teknik mesin dapat kita jumpai pada switch lampu sein motor, sebagai saklar pada AC, dan sebagai pengendali motor stepper atau motor dc lain.
    transistor banyak dimanffatkan untuk saklar karena Sifat saturasi dan cut off pada transistor membuat nya memiliki karatersistik sebagai switch electric.

  71. 5211418039
    4. Fungsi transistor yang lazim dilihat pada sistem kontrol adalah sebagai driver atau pengendali motor DC. Motor DC akan off atau on jika kondisi transistor dalam keadaan saturasi atau cut off. Tidak hanya on off saja, transistor ini juga bisa berfungsi sebagai penentu arah putaran motor DC. Apakah motor nya berputar searah jarum jam atau berlawanan dengan jarum jam. Rangkaian nya sering di sebut dengan H-Bridge resistor.

  72. 5211418034
    4. transistor dapat digunakan sebagai saklar lampu listrik rumah. Sifat saturasi dan cut off pada transistor membuat nya memiliki karatersistik sebagai switch electric. Ketika Transistor berada dalam kondisi saturasi maka tegangan dari Collector akan di lewatkan ke Emitor dan lampu pun dapat menyala. namun, jika Transistor berada dalam kondisi cut off maka Tegangan tidak akan di lewatkan dari dari collector ke emitter maka lampu akan padam. Pemicu kondisi transistor berada pada kondisi saturasi maupun cut off di tentukan oleh trigger pada kaki basis Transistor.

    • 5211418053
      listrik rumah kan arusnya AC mas, lalu apakah bisa transistor yang umumnya bekerja pada arus DC dipakai sebagai sakar rumah? apakah tidak meledak?

      • mungkin hal itu bisa dilakukan dengan syarat transistor yang digunakan pun transistor yang bisa bekerja pada arus dc, karena transistor memang terdiri dari 2 yaitu transistor arus ac dan arus dc

  73. 5211418044
    No: 3
    Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat.
    Dioda hanya mempunyai 2 kaki yaitu yang disebut dengan kaki anoda dan katoda. Karna fungsinya sebagai penyearah maka arus pada dioda hanya dapat mengalir satu arah saja. Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator.
    Cara mengetahui apakah dioda rusak atau tidak adalah pertama melihat dari fisiknya jika dioda retak ,pecah atau semacamnya. Cara kedua adalah mengecek dioda dengan multimeter

    • 5211418036
      Menambahkan
      Adapula jenis dioda yang dapat menghantarkan arus dan dapat dipasang terbalik yaitu dioda zener namun dioda ini juga dapat menghantarkan arus seperti pada dioda normal pada umumnya.

  74. 5211418047
    2. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan2 dielektrik yg umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan2 positif akan mengumpul pd salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yg sama muatan2 negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.
    Muatan positif tdk dapat mengalir menujuujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bhn dielektrik yang non-konduktif.
    Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung2 kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan – muatan positif dan negatif di awan.
    Memang benar,jika kapasitor dihubungkan secara seri maka nilainya akan turun.

  75. 5211418052
    2. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan2 dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan2 positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan2 negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi.
    Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif
    Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung2 kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan – muatan positif dan negatif di awan.

    – Susunan seri pada kapasitor yaitu kapasitor disusun dalam satu garis hubung yang tidak bercabang. Jika sebuah kapasitor disusun secara seri maka dapat ditentukan kapasitor pengganti total dari seluruh kapasitor yang ada dalam rangkaian seri tersebut. Pada susunan seri ini berlaku aturan:

    Muatan pada setiap kapasitor adalah, yakni sama dengan jumlah muatan pada kapasitor pengganti.
    Qs = Q1 = Q2 = Q3 = Q4
    Beda potensial (V) pada ujung-ujung kapasitor pengganti sama dengan beda potensial yang ada di masing-masing kapasitor
    Vs = V1 + V2 + V3 + V4
    Kapasitas kapasitor pengganti dapat dicari dengan rumus
    Cs = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4
    untuk n buah kapasitor yang kapasitasnya sama dapat menggunakan rumus cepat
    Cs = C/n
    Yang perlu di ingat karena kapasitas pengganti dari susunan seri beberapa kapasitor selalu lebih kecil dari kapasitas masing-masing, jadi kapasitor yang disusun seri, maka nilai kapasitasnya semakin rendah.

  76. 5211418032
    4. pengaplikasian transistor pada bidang teknik mesin seperti yang terjadi pada sistem kelistrikan sepeda motor dapat ditemukan dalam rangkaian sistem pengapian transistor semi-transistor dan penuh, mengubah sistem sinyal dengan menggunakan flasher tipe transistor, sistem pengisian menggunakan voltase yang dikontrol secara elektronik.

  77. 5211418049
    4. Penggunaan transistor pada teknik mesin yaitu salah satunya diterapkan pada Sistem pengapian elektronik dengan memanfaatkan transistor untuk memutus dan mengalirkan arus primer koil. Jika pada sistem pengapian konvensional pemutusan arus primer koil dilakukan secara mekanis dengan membuka dan menutup kontak pemutus, maka pada sistem pengapian elektronik pemutusan arus primer coil dilakukan secara elektronis melalui suatu power transistor yang difungsikan sebagai saklar (switching transistor). Pada sistem pengapian ini dipasang didalam distributor untuk menggantikan breaker point (platina) dan cam. Signal generator membangkitkan tegangan untuk mengaktifkan transistor pada igniter untuk memutus arus primer pada igintion coil.

    • 5211418034
      mohon maaf mas mungkin bisa dijelaskan lagi tentang perbedaan cara pemutusan secara mekanis dan elektronis?
      terima kasih

      • 5211418053
        Perbedaan pemutusan secara mekanik yaitu dilakukan secara manual sedangkan elektronis dilakukan secara manual tapi dengan bantuan listrik atau bisa otomatis dengan bantuan komponen elektronik

  78. Nim 5211418041
    No.3
    Mengapa dioda hanya dapat menghantarkan arus listrik searah dapat terjadi karena Dioda (Diode) merupakan Komponen Elektronika Aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Oleh karena itu, Dioda sering dipergunakan sebagai penyearah dalam Rangkaian Elektronika. Dioda pada umumnya mempunyai 2 Elektroda (terminal) yaitu Anoda (+) dan Katoda (-) dan memiliki prinsip kerja yang berdasarkan teknologi pertemuan p-n semikonduktor yaitu dapat mengalirkan arus dari sisi tipe-p (Anoda) menuju ke sisi tipe-n (Katoda) tetapi tidak dapat mengalirkan arus

    • saya ingin menambahkan jawaban saya sendiri cara untuk mengetahui kondisi dioda dappat dilakukan secara :
      Lihat secara Fisik
      Jika ada dioda dalam sebuah rangkaian yang kelihatan mencurigakan seperti hangus, gosong atau pecah. Bisa jadi Dioda tersebut sudah rusak, karena dioda sendiri jika sudah pecah atau gosong mungkin diakibatkan karena adanya tegangan tinggi yang mengalir melebihi batas kemampuan dioda itu sendiri. Sebab dioda penyearah biasanya dibatasi dengan Arus dalam satuan Ampere tertentu. Namun sebenarnya jarang sekali dioda bisa sampai pecah, meski tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.

      Cara Mengetahu Dioda Rusak dengan Multimeter
      Jika anda memiliki Multimeter dirumah, ini justru akan jadi lebih mudah karena alat ini mampu mengukur putus tidaknya suatu penghantar dengan ohm meter. Namun sebelum itu anda harus tahu yang mana pin Anoda dan yang mana pin Katoda, lihat gambar dibawah ini. Basanya Katoda yang ada warna putihnya jika dilihat secara fisik.

      • 5211418036
        Menambahkan
        Adapula jenis dioda yang dapat menghantarkan arus dan dapat dipasang terbalik yaitu dioda zener namun dioda ini juga dapat menghantarkan arus seperti pada dioda normal pada umumnya

  79. 5211418044
    No:4
    Penggunaan resistor pada bidang teknik mesin contohnya pada lampu LED pada mobil. Jika kita menghubungkan LED secara langsung dengan power supplay maka LED akan rusak karena nilai arus yang terlalu besar. Untuk mengurangi arus pada LED maka digunakan lah resistor sebagai penahan Arus, sehingga LED bisa menyala tapi tida merusak nya karena kelebihan Arus.

    • 5211418044
      Ralat
      Penggunaan transistor pada bidang teknik mesin contohnya sistem pengapian Transistor (Fully Transistorized Ignition) adalah sistem pengapian yang memanfaatkan komponen transistor sebagai saklar elektronik sebagai pemutus arus primer untuk menghasilkan induksi elektromagnetik.

  80. 4) 5211418033
    Secara ringkas transistor bekerja dengan mekanisme: jika ada arus pemicu (arus kecil) yang mengalir dari Base ke Emitter maka arus besar akan mengalir dari Kolektor ke emitor (untuk tipe atau model NPN) atau bahkan jika ada pemicu arus (arus kecil) Emitor ke Base, maka arus besar akan mengalir dari Emitter ke Collector (untuk tipe PNP). Contohnya pada penggunaan transistor pada sistem kelistrikan sepeda motor. Yang dapat ditemukan dalam rangkaian sistem pengapian transistor, semi-transistor, dan penuh, mengubah sistem sinyal dengan menggunakan flasher tipe transistor, sistem pengisian menggunakan voltase yang dikontrol secara elektronik, dan sebagainya.

  81. 5211418051

    3. seperti yang sudah dijelaskan teman teman diatas secara ilmiah, saya akan menerangkan dengan cara mudah. ibaratkan sebuah pintu, dioda merupakan sebuah pintu yang hanya dapat dibuka ke satu sisi saja (misal keluar). jadi apabila ada arus yang ingin kembali pulang, maka tidak bisa karena pintu hanya dapat terbuka keluar. hal tersebut sinkron dengan fungsi utama dioda, yaitu sebagai penyearah arus.

    lalu cara mengecek dioda masih bisa berfungsi dengan baik dapat menggunakan antara multitester atau ohm meter. pertama hubungkan terminal katoda dengan probe hitam, lalu anoda denga probe merah, jika alat menunjukkan nilai, maka dapat diperkirakan sementara dioda dalam keadaan baik. lalu lanjutkan dengan cara membalik probe, dengan probe hitam ke anoda dan probe merah ke katoda. jika alat menunjukkan OL atau simbol infinity maka dapat dipastikan dioda masih dapat berfungsi dengan baik. jika ternyata malah menunjukkan nilai, maka dapat dipastikan dioda tidak dapat berfungsi dengan baik.

  82. 5211418037
    4. transistor digunakan dalam sistem pengapian transistor yaitu sebagai pemutus aliran primer untuk menghasilkan induksi elektromagnetik.

    • 5211418047
      Untuk pengertian transistor saya cukup setuju dengan jawaban anda, tpi untuk penerapan nya bisa ditambahkan?

      • menurut saya Sistem pengapian transistor untuk memutus dan mengalirkan arus primer koil. Jika pada sistem pengapian konvensional pemutusan arus primer koil dilakukan secara mekanis dengan membuka dan menutup kontak pemutus, maka pada sistem pengapian elektronik pemutusan arus primer coil dilakukan secara elektronis melalui suatu power transistor yang difungsikan sebagai saklar (switching transistor). Pada sistem pengapian ini dipasang didalam distributor untuk menggantikan breaker point (platina) dan cam. Signal generator membangkitkan tegangan untuk mengaktifkan transistor pada igniter untuk memutus arus primer pada igintion coil

  83. 5211418050
    2. Pada dasarnya sebuah kapasitor terdiri dari dua plat konduktor yang disekat dengan sebuah dielektrik sebagai perantara diantara kedua konduktor. Bahan dielektrik tersebut bermacam-macam sesuai dengan jenis kapasitor, diantaranya adalah keramik, kertas, mika, dan lain-lain. Pada kerja kapasitor hanya terdapat dua siklus, yaitu siklus pengisian dan pengosongan. Secara teori ketika kedua logam konduktor yang melalui sebuah dielektrikum dialiri oleh sebuah arus listrik, maka salah satu kaki kapasitor yang menempel pada arus negatif akan terdapat banyak elektron, sebaliknya pada kaki kapasitor yang menempel pada kutub positif akan kehilangan banyak elektron.

    Sesuai pernyataan tersebut, bahwa kapasitor bekerja dengan cara menyimpan arus listrik

    Sedangkan pernyataan yang berbunyi jika kapasitor dirangkai secara seri maka nilai kapasitasnya semakin rendah itu merupakan benar adanya, karena kalau dirangkai secara paralel maka nilai kapasitasnya tinggi

  84. 521141838
    No.3
    Cara kerja dioda adalah dioda hanya dapat mengalirkan arus listrik dalam satu arah saja. Jika arus listrik datang dari arah berlawanan maka dioda akan menghambat.
    Adapun ciri dioda yaitu hanya mempunyai 2 kaki yaitu yang disebut dengan kaki anoda dan katoda. Karna fungsinya sebagai penyearah maka arus pada dioda hanya dapat mengalir satu arah saja.
    Dengan kata lain Dioda hanya dapat menghantarkan arus dari anoda menuju katoda saja dan jika posisinya dioda dibalik maka dioda dapat berfungsi sebagai isolator
    Dan cara mengetahui kondisi dioda yaitu dengan cara mengecek dengan multi tester dengan selektor ohm ., jika jarum bergerak kondisi baik jika tidak bergerak kondisi dioda jelek

    • 5211418036
      Menambahkan
      Adapula jenis dioda yang dapat menghantarkan arus dan dapat dipasang terbalik yaitu dioda zener namun dioda ini juga dapat menghantarkan arus seperti pada dioda normal pada umumnya.

  85. 4. 5211418036
    Aplikasi transistor pada bidang teknik mesin biasa digunakan pada sistem kelistrikan sepeda motor pada rangkaian sistem pengapian transistor semi transistor dan penuh yang mengubah sistem sinyal menggunakan flasher tipe transistor.

  86. 5211418047
    3. Dioda memiliki fungsi yang unik yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N. Dan apabila dioda mengalirkan arus listrik dengan dua arah kemungkinan salah satunya akan terhambat.
    Cara mengetahui apakah dioda masih baik atau sudah rusak bisa dicek menggunakan multi tester.

  87. 5211418030
    4.Penerapan transistor pada bidang teknik mesin :
    1.Rangkaian indikator kendaraan : dalam hal ini reflektor dapat digunakan otomatis dan akan menyala ketika menerima cahaya dari kendaraan lain yang lewat didekatnya.
    2.Rangkaian power supply : power supply sendiri berfungsi merubah arus tegangan bolak balik (AC) menjadi arus searah (DC), dengan fungsi tersebut maka arus tegangan listrik yang tadinya arus kuat menjadi arus kecil.
    3.Rangkaian saklar digital : saklar sendiri digunakan untuk memutus ataupun menghubungkan jaringan listrik.

      • 5211418030
        Dioda sendiri berfungsi sebagai penyearah AC to DC namun transistor dapat berfungsi sebagai switching/saklar dan stabilizer pada power suplly.

  88. 5211418038
    No.4

    Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, di mana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
    Aplikasi atau penggunaan transistor pada bidang teknik mesin adalah system kelistrikan sepeda motor yang dapat ditemukan dalam rangkaian system pengapian transistor semi-transistor dan penuh, mengubah system sinyal dengan menggunakan flasher tipe transistor, system pengisian menggunakan voltase yang dikontrol secara elektronik

  89. 5211418052
    3. – Dioda terbentuk dari bahan semikonduktor tipe P dan N yang digabungkan. Dengan demikian dioda sering disebut PN junction. Dioda adalah gabungan bahan semikonduktor tipe N yang merupakan bahan dengan kelebihan elektron dan tipe P adalah kekurangan satu elektron sehingga membentuk Hole. Hole dalam hal ini berfungsi sebagai pembawa muatan. Apabila kutub P pada dioda (biasa disebut anode) dihubungkan dengan kutub positif sumber maka akan terjadi pengaliran arus listrik dimana elektron bebas pada sisi N (katode) akan berpindah mengisi hole sehingga terjadi pengaliran arus.
    Sebaliknya apabila sisi P dihubungkan dengan negatif baterai/sumber, maka elektron akan berpindah ke arah terminal positif sumber. Di dalam dioda tidak akan terjadi perpindahan elektron.
    – cara menentukan apakah dioda itu masih baik atau rusak dengan mengeceknya menggunakan multimeter digital, langkah langkahnya sebagai berikut :
    1. Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω)
    2. Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang)
    3. Hubungkan Probe Merah pada Terminal Anoda.
    4. Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
    5. Display harus menunjukan nilai tertentu (Misalnya 0.64MOhm)
    6. Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda dan Probe Merah ke Katoda
    7. Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
    8. Nilai Resistansinya adalah Infinity (tak terhingga) atau Open Circuit.
    **Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah Rusak.

  90. 5211418029
    No. 4
    Pada sistem pengapian elektronik memanfaatkan transistor untuk memutus dan mengalirkan arus primer koil. Jika pada sistem pengapian konvensional pemutusan arus primer koil dilakukan secara mekanis dengan membuka dan menutup kontak pemutus, maka pada sistem pengapian elektronik pemutusan arus primer koil dilakukan secara elektronis melalui suatu power transistor yang difungsikan sebagai saklar (switching transistor).

  91. 5211418050
    3. Mengapa dioda hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja? karena memang fungsi utama dari dioda adalah sebagai penyearah arus. Dimisalkan arah arusnya masuk, maka arus tersebut tidak akan bisa keluar lagi.

    Cara mengetahui suatu dioda masih baik atau sudah rusak yaitu dengan di cek menggunakan alat multitester atau ohm meter

  92. 5211418052
    4. penggunaan transistor pada bidang teknik mesin biasa digunakan disistem pengapian kendaraan bermotor. sistem pengapian transistor (elektronik) bekerja secara elektronik dengan menggunakan transistor untuk memutuskan arus primer.

  93. 5211418047
    4. Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, di mana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
    Penggunaan transistor pada bidang teknik mesin contohnya pada kiprok sepeda motor. Fungsi dasarnya adalah sebagai penyearah arus dari generator/dari dinamo motor, sehingga dapat dikatakan fungsinya mirip dioda pada rangkaian power supply. Yang membedakan adalah pada kiprok ini biasanya ampere nya besar karena mengingat kegunaan nya adalah untuk menyalurkan tegangan bolak-balik dari generator dan mengubah menjadi tegangan ssarah atau tegangan DC, dan kemudian akan diteruskan untuk mengisi aki dan memutus arus pengisian jika aki sudah penuh.

  94. 5211418034
    mohon maaf mas mungkin bisa dijelaskan lagi tentang perbedaan cara pemutusan secara mekanis dan elektronis?
    terima kasih.

  95. NIM 5211418041
    NO.4 transistor pada bidang teknik mesin diterapkan pada

    1. Electronic Stability Control/Program ( ESC/ESP )
    Basic cara kerjanya adalah mengontrol laju pengendaraan dengan secara selektif memberikan pengereman pada roda yang paling membutuhkan. Dalam kondisi jalan lurus, kendaraan pun melaju lurus di permukaan jalan rata, maka pengereman tepusat pada ke-empat roda secara bersamaan. Namun jika jalan berbelok atau mobil melaju berbelok atau kondisi jalan tidak rata. maka beban pengereman tidaklah terpusat pada ke empat roda secara merata. ESP mengatur pengereman sedemikian rupa agar mobil tidak kehilangan kendali sekalipun pengereman tiba-tiba sewaktu berbelok disertai kecepatan tinggi. ESP bekerja dengan sensor elektronis (48 kilobyte) yang keseluruhannya mengontrol akselerasi, pengereman di berbagai jenis kondisi jalanan, mengontrol putaran masing-masing roda, menurunkan rpm untuk pada kondisi tertentu untuk menghindari selip.

    2. ABS ( Anti-lock Break System ) pada Mobil
    Sistem pengereman yang dimaksud pada ABS ( Anti-lock Breaking system) adalah sistem pengereman yang menghindari terkuncinya roda sehingga mobil tetap dapat dikendalikan dalam pengereman mendadak. Sistem ini diadopsi dari teknologi serupa di pesawat terbang. ABS bekerja apabila pada mobil terjadi pengereman keras sehingga salah sebagian atau semua roda berhenti sementara mobil masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Hal ini tentu sangat berbahaya terutama di jalan licin dan kelokan.
    3. ABC ( Active Body Control )
    ABC (Active Body Control) merupakan teknologi suspensi yang bersifat aktif ciptaan Mercedes Benz, dimana fungsinya memperbaiki kualitas penguasaan kendaraan di segala medan. Sistem ABC memisahkan pekerjaan dari suspensi menurut elemen aktif dan pasif. Pada dasarnya, gaya atau tekanan yang yang besar diterima oleh hidrolis sedangkan yang kecil di terima oleh peredam kejut yang konvensional. Jika sistem suspensi aktif yang full, sangat menyedot tenaga mesin dan semakin memboroskan bahan bakar.

    4. sistem pengapian yang berbasis transistor

  96. 5211418031
    4.Jika pada sistem pengapian konvensional pemutusan arus primer koil dilakukan secara mekanis dengan membuka dan menutup kontak pemutus, maka pada sistem pengapian elektronik pemutusan arus primer koil dilakukan secara elektronis melalui suatu power transistor yang difungsikan sebagai saklar (switching transistor). Contoh penggunaan transistor di bidang kelistrikan, yaitu saklar karena sebagai cut off,contoh lain di bidang teknik mesin sendiri yaitu pengeras di radio di mobil atau untuk stabilisator sinyal radio

  97. 5211418051

    4. transistor memiliki banyak fungsi, antara lain sebagai saklar, penguat, gerbang logika, pembangkit oscilator dan masih banyak lagi. namun dalam bidang teknik mesin lebih banyak menggunakan fungsi transistor sebagai saklar yang bayak terdapat pada bidang kelistrikan otomotif.

    • 5211418056
      3. Mengapa dioda hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja? karena memang fungsi utama dari dioda adalah sebagai penyearah arus. Dimisalkan arah arusnya masuk, maka arus tersebut tidak akan bisa keluar lagi.

      Cara mengetahui suatu dioda masih baik atau sudah rusak yaitu dengan di cek menggunakan alat multitester atau ohm meter

  98. 5211418050
    4.Penggunaan transistor pada bidang teknik mesin salah satunya adalah penggunaan saklar elektronik pada sistem pengapian yang menggunakan transistor sebagai pemutus arus primer untuk menghasilkan induksi elektromagnetik

  99. 5211418046

    No 1
    Untuk cara membaca empat warna pita dengan cara sebagai berikut :
    Masukkan angka dari kode warna Gelang ke satu
    Masukkan angka dari kode warna Gelang ke dua
    Masukkan angka dari kode warna Gelang ke tiga
    Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke empat atau pangkatkan angka dengan 10

  100. maaf, mungkin maksudnya pernyataan jawaban nomor 4 yaitu penerapan transistor pada bidang teknik mesin yaitu salah satunya pada sistem pengapian transistor. kita tahu sistem pengapian itu banyak jenisnya

  101. 5211418046

    No 2
    kedua pelat dihubungkan ke sumber tegangan DC atau tegangan searah , Elektron “didorong” ke satu pelat oleh terminal negatif baterai, sementara elektron “ditarik” dari pelat lain oleh terminal positif baterai. Jika perbedaan muatan antara kedua pelat tersebut terlalu besar, maka akan terjadi percikan atau Spark yang melompati celah diantara kedua pelat tersebut dan membuang muatan yang tersimpan atau discharge. Untuk meningkatkan jumlah muatan pada pelat, bahan dielektrik yang berupa non-konduktif atau isolator ditempatkan diantara kedua pelat tersebut. Fungsi dielektrik tersebut dalam kapasitor adalah sebagai “pemblokir percikan” atau “spark blocker” yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan kapasitas muatan kapasitor.

    Nilai kapasitansi tergantung pada bahan dielektrik yang digunakannya.

  102. 5211418056
    No.1
    Resistor deengan empat warna kedua pita pertama menunjukkan nilai dari resistansinya, sedangkan pita ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol yang digabungkan dengan pta pertama dan pita kedua. Untuk pita warna keempat menunjukkan toleransinya
    Sebagai contoh resistor warna hijau, biru, hitam dan emas. Berarti nilainya :
    Pita ke-1 : hijau =5
    Pita ke-2 : biru =6
    Pita ke-3 : Hitam=1
    Pita ke-4 : Emas=Toleransi 5%
    maka nilai resistansinya 56 Ohm dengan toleransi 5%

    Sedangkan pada resistor 5 warna, ketiga warna pertama menunjukkan nilai resistansinya, sedangkan pita keempat menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol, dan pita terakhir menujukkan toleransinya
    Contoh sebuah resistor terdapat warna kuning, ungu, hijau, hitam, dan coklat. Maka :
    Pita ke-1 : Kuning=4
    Pita ke-2 : Ungu=7
    Pita ke-3 : Hijau=5
    Pita ke 4 : Hitam=1
    Pita ke-5 : Coklat= 1%
    Sehingga nilai resistansinya 475 Ohm dengan toleransi 1%

  103. 5211418056
    2. Pada dasarnya sebuah kapasitor terdiri dari dua plat konduktor yang disekat dengan sebuah dielektrik sebagai perantara diantara kedua konduktor. Bahan dielektrik tersebut bermacam-macam sesuai dengan jenis kapasitor, diantaranya adalah keramik, kertas, mika, dan lain-lain. Pada kerja kapasitor hanya terdapat dua siklus, yaitu siklus pengisian dan pengosongan. Secara teori ketika kedua logam konduktor yang melalui sebuah dielektrikum dialiri oleh sebuah arus listrik, maka salah satu kaki kapasitor yang menempel pada arus negatif akan terdapat banyak elektron, sebaliknya pada kaki kapasitor yang menempel pada kutub positif akan kehilangan banyak elektron.

    Sesuai pernyataan tersebut, bahwa kapasitor bekerja dengan cara menyimpan arus listrik

    Sedangkan pernyataan yang berbunyi jika kapasitor dirangkai secara seri maka nilai kapasitasnya semakin rendah itu merupakan benar adanya, karena kalau dirangkai secara paralel maka nilai kapasitasnya tinggi

  104. 5211418056
    3. Mengapa dioda hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja? karena memang fungsi utama dari dioda adalah sebagai penyearah arus. Dimisalkan arah arusnya masuk, maka arus tersebut tidak akan bisa keluar lagi.

    Cara mengetahui suatu dioda masih baik atau sudah rusak yaitu dengan di cek menggunakan alat multitester atau ohm meter

  105. TERIMA KASIH SEMUA MAHASISWA YANG SUDAH BERPARTISIPASI DALAM DISKUSI. SECARA FORMAL WAKTU DISKUSI CUKUP, NAMUN TETAP BISA DILANJUTKAN…

  106. 5211418056
    4. Pada sistem pengapian elektronik memanfaatkan transistor untuk memutus dan mengalirkan arus primer koil. Jika pada sistem pengapian konvensional pemutusan arus primer koil dilakukan secara mekanis dengan membuka dan menutup kontak pemutus, maka pada sistem pengapian elektronik pemutusan arus primer koil dilakukan secara elektronis melalui suatu power transistor yang difungsikan sebagai saklar (switching transistor).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here